Mengenal Lebih Dekat Calon Ketua Himpunan Ilmu Ekonomi Nomor Urut Satu, Annisa Mutiara Jakti

Reporter: Danny Farhan

Annisa Mutiara, Calon Ketua Himpunan Ilmu Ekonomi

Apa latar belakang Anda mencalonkan diri menjadi ketua himpunan?

“Hal yang melatarbalakangi saya mencalonkan diri ada dua, yaitu keresahan dan kepedulian. Keresahan di sini ialah banyak hal di dalam himpunan yang membuat saya resah, baik dari sudut pandang staf himpunan maupun mahasiswa Ilmu Ekonomi itu sendiri. Sebagai staf, saya rasa peran dan fungsi himpunan harusnya dapat lebih ditingkatkan maupun dimaksimalkan sebagaimana mestinya. Kedua, sebagai mahasiswa Ilmu Ekonomi, saya rasa himpunan belum sepenuhnya maksimal dalam mengayomi, menghimpun, ataupun memfasilitasi mahasiswa Ilmu Ekonomi itu sendiri. Saya melihat masih ada kekurangan di dalam himpunan dalam menjembatani antara hal yang dibutuhkan mahasiswa dengan birokrasi yang lebih tinggi.”

“Dari berbagai keresahan saya tersebut, saya ingin adanya perubahan maupun pergerakan. Ini ada kaitannya dengan alasan kedua saya, yaitu kepedulian. Karena di sini saya merasa sebagai bagian dari himpunan maupun mahasiswa Ilmu Ekonomi, tidak ada keberlanjutan (kepemimpinan) jika tidak ada yang nyalon. Rasa kepedulian dan orientasi saya terhadap himpunan membuat saya tergerak untuk menyalonkan diri. Hal ini juga menjadikan saya lebih termotivasi untuk bergerak bersama kawan-kawan membuat himpunan lebih baik.”

“Satu hal yang membuat saya lebih bersemangat adalah antusiasme adik tingkat (angkatan 2021) terhadap himpunan yang tinggi. Hal ini membuat saya berpikir, saya harus menjaga rasa kepedulian dan semangat anak 21 agar tidak terjadi kekosongan keberlanjutan (kepemimpinan). Hal ini tentu membuat kesempatan regenerasi (himpunan) menjadi lebih baik.”

Apa visi dan misi yang Anda miliki dan bagaimana langkah Anda untuk menggaet suara dari mahasiswa agar memilih Anda?

“Saya memiliki visi untuk menjadikan HMPS IE sebagai organisasi kemahasiswaan yang lebih responsif, progresif, dan kontributif berdasarkan pada kerja sama dan solidaritas yang tinggi. Selain itu, saya memiliki berbagai misi untuk himpunan selama satu periode ke depan. Pertama, membangun internal HMPS IE yang solid dan aktif. Kedua, mewadahi aspirasi mahasiswa Ilmu Ekonomi dengan tanggap dan responsif. Ketiga, mendukung dan menjembatani pengembangan potensi Mahasiswa Ilmu Ekonomi dalam bidang akademik maupun non-akademik. Keempat, menjalin hubungan dan kerjasama dinamis dengan pihak internal maupun eksternal HMPS IE. Terakhir adalah menciptakan pengelolaan program kerja yang optimal dan terorganisir. “

“Jika ditanya bagaimana cara menggaet suara dari pemilih, saya memiliki dua cara. Pertama, memperkenalkan diri siapa diri saya ke hadapan mahasiswa Ilmu Ekonomi. Di kesempatan tersebut, kita memberikan value dan menjual semangat dan optimisme saya kalua saya benar-benar ingin maksimal di himpunan. Nah, caranya bagaimana untuk dapat mencapai tujuan tersebut? Saya melakukan sowan baik ke angkatan atas maupun bawah, memperkenalkan diri kepada mereka selama beberapa kali. Hal ini sangat penting dilakukan agar memperluas basis masa dari berbagai angkatan. Selain itu, kita perlu melakukan pendekatan secara personal kepada pemilih. Semua hal tersebut saya yakinkan kembali melalui orasi yang diselenggaran oleh panitia.”

Apa pembaharuan yang Anda tawarkan sebagai calon ketua himpunan?

“Pembaharuan yang saya tawarkan ada beberapa hal. Pertama, saya melakukan pembaharuan pada struktur organisasi Himpunan Ilmu Ekonomi itu sendiri, yaitu dengan adanya pengendali internal guna adanya fokus pengawasan, penjamin mutu organisasi, dan sebagai pengendali komitmen anggota himpunan. Pembaharuan lainnya adalah saya hendak mengefektifkan berbagai program kerja yang ada. Terdapat kegiatan bersama seluruh mahasiswa IE (Ilmu Ekonomi) dan lebih melibatkan mahasiswa IE dalam forum internal. Harapannya agar terdapat koordinasi dan silaturahmi yang kental antar mahasiswa IE dengan himpunannya sendiri.”

Apa keunggulan Anda dibandingkan calon lain?

“Keunggulan saya adalah lebih memperlihatkan bahwa himpunan ini adalah himpunan akademik di mana jati diri kita adalah mengenai permasalahan ekonomi. Peran himpunan mengenai keakademikan akan lebih ditingkatkan dengan menghimpun teman-teman mahasiswa IE mengenai kajian, diskusi, dan penelitian. Menjadikan ekonomi sebagai branding dari himpunan. Bahwa kita mampu menjadi mahasiswa IE yang kritis, aware, dan dapat berkontribusi melalui kajian dan penelitian. “

“Selain itu, keunggulan dari diri pribadi saya adalah ingin menjadi role model dan rekan dari setiap mahasiswa ilmu ekonomi yang dapat membuat orang lain nyaman dan terbantu. Optimisme dan juga rasa pedulian saya terhadap ilmu ekonomi semoga dapat semakin menyebar ke seluruh mahasiswa ilmu ekonomi. Harapannya, kita dapat saling berkerja sama untuk memajukan (himpunan) Ilmu Ekonomi.”

Kenapa mahasiswa Ilmu Ekonomi harus memilih anda?

“Dengan memilih saya, mahasiswa Ilmu Ekonomi telah menunjukkan kepedulian dan juga support­-nya akan keberlanjutan jurusan. Memilih kotak kosong bukanlah pilihan. Dengan memilih saya, kita, Ilmu Ekonomi, bisa memulai apa yang sekarang belum tercapai.”

Apa harapan Anda untuk keberlangsungan suksesi himpunan kali ini?

“Harapan saya untuk suksesi ke depannya, semoga dapat lebih siap. Koordinasi dengan cakahim dan panlih pemira bisa lebih komunikatif. Suksesi tahun ini sudah jauh lebih baik dibanding tahun kemarin. Semoga bisa ditingkatkan lagi ke depannya.”

Apa yang ingin Anda sampaikan kepada mahasiswa Ilmu Ekonomi sebagai peserta dan pemilik hak suara dalam suksesi himpunan dan pemira ini?

Untuk seluruh mahasiswa IE, kita adalah keluarga. Oleh sebab itu, kita sudah seharusnya saling support dan menguatkan. Semoga seluruh mahasiswa IE dapat menjadi satu keluarga yang saling ada dan harmonis. Mari tunjukkan rasa demokratis kita dengan berpartisipasi dalam menggunakan hak pilih kita. Berpartisipasi dalam pemira merupakan pilihan baik karena golput bukanlah pilihan.

Adakah keresahan yang dirasakan terhadap himpunan selama perkuliahan online yang ingin Anda perbaiki?

“Pastinya ada, keresahan yang paling kerasa di masa (kuliah) online ini adalah interaksi, komunikasi, dan koordinasinya terbatas. Output yang diinginkan juga belum maksimal. Pondasi rasa nyaman satu sama lain masih ada sekat. Itu sebabnya, komitmen dan tanggung jawab tiap individu semakin rendah sebagai konsekuensi dari kondisi online ini tidak berat sehingga mudah disepelekan.”

Mengenal Lebih Dekat Calon Ketua Himpunan Ekonomi Islam Nomor Urut Dua, Iman Maula Zulkarnayn

Reporter: Fortuna Supriyadi

Iman Maula, Calon Ketua Himpunan Ekonomi Islam Nomor Urut Dua

Apa latar belakang Anda mencalonkan diri menjadi ketua himpunan?

“Latar belakang saya mencalonkan adalah berdasarkan keinginan diri sendiri untuk menginisiasi bakat dan potensi mahasiswa Ekonomi Islam agar lebih maksimal dan bisa dikembangkan. Latar belakang lain adalah dari dukungan teman-teman yang merasa bahwa saya layak menjadi pemimpin HMEI di kepengurusan tahun selanjutnya berdasarkan rekam jejak yang terlihat selama masa kepengurusan yang pertama.”

Apa visi dan misi yang Anda miliki?

“Visi yang saya usung untuk kepengurusan ke depannya apabila saya diberi kesempatan untuk memimpin HMEI adalah mewujudkan HMEI 2022 sebagai organisasi yang berkontribusi aktif dalam memaksimalkan potensi, bakat, dan prestasi mahasiswa Ekonomi Islam. Sedangkan misi yang saya miliki adalah menjadikan HMEI sebagai organisasi yang senantiasa memelihara nilai-nilai Islam berdasarkan Al-Qur’an dan Al-Hadits; membangun kader Internal HMEI yang memiliki kapabilitas dan fleksibilitas kerja yang tinggi; merancang perencanaan arah kerja yang inovatif berdasarkan adaptasi terhadap segala kondisi; memfasilitasi dan mendorong pengembangan minat serta bakat mahasiswa Ekonomi Islam; menciptakan media komunikasi yang efektif dan efisien dalam rangka penyampaian informasi dan penjaringan aspirasi; bersinergi dan berkoordinasi dengan pihak prodi, dekanat, serta organisasi mahasiswa lain demi terwujudnya pelayanan terhadap mahasiswa Ekonomi Islam yang maksimal; membuat, mengelola, dan mengembangkan kegiatan perencanaan keuangan yang inovatif serta berkelanjutan; dan memfasilitasi kegiatan pengembangan kapasitas keilmuan mahasiswa Ekonomi Islam.”

Bagaimana langkah Anda untuk menggaet suara dari mahasiswa agar memilih Anda?

“Cara menggaet suara yang saya lakukan yaitu dengan memaksimalkan peran tim sukses atau timses yang dimiliki. Timses tersebutlah yang akan melakukan sosialisasi melalui pembangunan media kampanye yang efektif sehingga bisa menjangkau seluruh mahasiswa Ekonomi Islam.”

Adakah keresahan yang dirasakan terhadap himpunan selama perkuliahan online yang ingin Anda perbaiki?

“Mungkin bisa saya bagi ke dalam tiga poin. Pertama, budaya dan semangat prestatif di lingkungan Ekonomi Islam tahun ini yang menurun. Oleh karenanya, dibutuhkan inovasi yang baru dan usaha memaksimalkan program kerja di HMEI yang bisa membangun budaya prestatif di lingkungan Ekonomi Islam. Selanjutnya, terkadang anggota himpunan kurang memahami tujuan dan esensi program kerja yang sedang dijalani. Masalah terakhir yaitu disebabkan dengan kondisi online yang menyebabkan susahnya membangun rasa nyaman kepada setiap pengurus. Ketiga hal tersebutlah yang sering kali dirasakan dan bisa diperbaiki ke depannya.”

Apa pembaharuan yang Anda tawarkan sebagai calon ketua himpunan?

“Saya akan lebih berfokus kepada program kerja yang sifatnya berkala tetapi dampaknya maksimal dalam menjawab seluruh kebutuhan dan masalah yang banyak terjadi di Ekonomi Islam serta kerap dihadapi oleh mahasiswa Ekonomi Islam. Sehingga dengan adanya program kerja tersebut akan memberikan dampak yang lebih efektif bagi seluruh warga Ekonomi Islam.”

Apa keunggulan Anda dibandingkan calon lain?

“Saya kurang ahli membandingkan diri sendiri dengan orang lain. Namun, melihat rekam jejak yang dimiliki, saya yakin bahwa saya memang layak untuk menjadi ketua HMEI ke depannya dan membawa banyak pembaharuan dalam memudahkan rangkaian kegiatan HMEI.”

Kenapa mahasiswa Ekonomi Islam harus memilih Anda?

“Saya banyak merasa bahwa program kerja yang saya usung lebih mengutamakan dalam menjawab kebutuhan dan permasalahan mahasiswa Ekonomi Islam. Sehingga dapat memaksimalkan pelayanan HMEI kepada seluruh mahasiswa Ekonomi Islam. Selain itu, dengan program kerja tersebut dapat membawa banyak dampak positif terhadap seluruh mahasiswa Ekonomi Islam.”

Apa harapan Anda untuk keberlangsungan suksesi himpunan kali ini?

“Saya berharap Suksesi Himpunan dapat menjadi wadah bagi kedua calon untuk memecahkan masalah dan menjawab kebutuhan mahasiswa Ekonomi Islam melalui gagasan-gagasan baru yang diusung oleh masing-masing calon. Selain itu, harapan lain terhadap Suksesi ini adalah bisa menjadi ajang bagi seluruh warga Ekonomi Islam untuk menemukan pemimpin yang tepat bagi kepengurusan ke depannya.”

Apa yang ingin Anda sampaikan kepada mahasiswa Ekonomi Islam sebagai peserta dan pemilik hak suara dalam Suksesi Himpunan ini?

“Saya ingin menyampaikan mari kita gunakan hak pilih kita pada tanggal 4 Desember nanti untuk mewujudkan Ekonomi Islam yang lebih baik ke depannya. Selain itu, jangan lupa untuk memilih pemimpin yang sesuai dengan hati nurani masing-masing.”

Mengenal Lebih Dekat Calon Ketua Himpunan Mahasiswa Ekonomi Islam Nomor Urut Satu, Muhammad Naufal Majid

Reporter: Amanda Yasmien

M. Naufal Majid, Calon Ketua Himpunan Ekonomi Islam Nomor Urut Satu

Apa latar belakang Anda mencalonkan diri menjadi ketua himpunan?

“Tentunya dilatar belakangi karena adanya kegelisahan dan beberapa permasalah dari segi internal yang kualitasnya masih kurang. Hanya orang-orang tertentu yang mendapat upgrade dari softskill maupun hardskill, seperti yang mendapatkan posisi di himpunan, serta lebih ke arah peng–upload-an yang kurang merata dari segi internal dalam  sumber daya manusianya di beberapa internal HMEI. Terdapat beberapa orang yang tidak mendapat nilai dari keorganisasian itu sendiri, seperti hanya menyelesaikan beberapa kepanitian saja, maka dari itu saya ingin berkontribusi atau punya kewenangan yang cukup agar bisa meminimalisir dari permasalahan seperti partisipasi yang kurang dari prokernya serta permasalahan yang ada di internal terkait sumber daya manusianya dalam HMEI.”

Apa visi dan misi yang Anda miliki ?

“Untuk visi yang saya bawa dan tawarkan untuk teman-teman Ekonomi Islam yaitu mewujudkan  Himpunan Mahasiswa Ekonomi Islam yang produktif, aktif, prestatif, dan inovatif. Tentunya seperti nama kabinet yang saya bawa yakni prospektif yang berarti  mencapai tujuan dari visi misi tersebut dan tentu tujuannya ini yaitu mewujudkan  HMEI itu produktif, aktif, prestatif dan inovatif dari segi organisasi maupun dari segi  mahasiswanya.”

“Untuk mencapai visi tersebut saya mempunyai/menginisiasi/menawarkan tujuh misi yang saya bawa yang pertama melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi, poin pertama ini menjadi dasar atau pedoman sebagai mahasiswa karena mahasiswa sendiri itu mempunyai tiga hal  yang harus jadi acuan  yaitu pendidikan, pengabdian, dan penelitian. Yang kedua  meningkatkan  ketakwaan dan kebermanfaatan karena jika suatu mahasiswa hanya diberikan softskill atau hardskill saja dan tidak diberikan wadah siraman rohani  sama saja kosong. Yang  ketiga pengembangan kualitas SDM mahasiswa Ekonomi Islam. Yang keempat meningkatkan sinergi dan eksistensi HMEI. Yang kelima peningkatan semangat dan iklim prestasi Ekonomi Islam. Yang keenam peningkatan sinergi  dengan ormawa lain birokrasi warga Ekonomi Islam. Yang terakhir pelaksanaan program kerja serta mengakomodasi gagasan dan inovasi.”

Bagaimana langkah Anda untuk menggaet suara dari mahasiswa agar memilih Anda?

“Saya menggerakkan teman-teman dari tim media di dalam tim sukses saya terutama dalam Instagram yang menjadi hal paling menarik dari segi caption agar tidak bosan. Tak lain saya juga menawarkan visi misi dan bebeapa program kerja yang menjadi suatu alasan teman-teman untuk tertarik dengan proker yang ditawarkan seperti Interseru yang menginisiasi dari  internship yang ada di BEM FEB. Selain itu ada ngaji bersama HMEI yang dapat menarik seligus bermanfaat. Serta saya menawarkan teman-teman peduli untuk bersama yang menjadi wadah atau menghimpun bantuan pada yang terkena musibah sebagai cara pengabdian Tri Dharma Perguruan Tinggi di beberapa desa terpencil.”

Apa pembaharuan yang Anda tawarkan sebagai calon ketua himpunan?

“Hal yang baru atau pembaharuan menurut saya itu berawal dari hal lama yang menjadi suatu masalah.yaitu kualitas SDM itu tersendiri serta tentunya hal yang baru ditawarkan itu ada interseru, ngaji bersama HMEI, peduli untuk bersama, serta I-Course, about karir, pelatihan excell dan talkshow cerdas finansial. Itu menjadi suatu gagasan baru untuk pembaharuan di HMEI sendiri, namun pembaharuan tersebut saya lebih menekankan pada kualitas sumber daya manusianya.”

Apa keunggulan Anda dibandingkan calon lain?

“Tentunya track record di berbagai kepanitian maupun di dalam organisasi saya dari departemen PSDM dan divisi kaderisasi yang menjadi hal sangat strategis dan menarik, karena PSDM lebih paham mengenai internal itu yang menjadi pembeda dibandingkan calon lain dengan lebih memahami segi internal.”

Kenapa mahasiswa Ekonomi Islam harus memilih Anda?

“Tiga hal yang harus teman-teman Ekonomi Islam tahu yaitu track record saya, visi misi yang saya tawarkan, dan program kerja inovasi yang saya tawarkan.”

Apa harapan Anda untuk keberlangsungan suksesi himpunan kali ini?

“Harapannya untuk tahun ini siapapun yang terpilih paslon satu atau  dua mempunyai visi yang sama dengan mewujudkan HMEI ke arah yang lebih baik walaupun memiliki cara yang berbeda-beda. Untuk Suksesi di tahun ini siapupun yang terpilih harus menjalankan grand design  atau visi misi dan program kerja sesuai yang mereka pimpin dan yang ditawarkan.”

Apa yang ingin Anda sampaikan kepada mahasiswa Ekonomi Islam sebagai peserta dan pemilik hak suara dalam suksesi himpunan dan pemira ini?

“Teman-teman warga Ekonomi Islam jangan lupa untuk gunakan hak suaranya di tanggal 4 Desember 2021 untuk menentukan masa depan Ekonom Islam atau HMEI untuk maju atau berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Serta tentunya siapapun yang teman-teman pilih atau vote harap menghargai atau bertoleransi dengan teman-teman yang berbeda pilihan.”

Adakah keresahan yang dirasakan terhadap himpunan selama perkuliahan online yang ingin Anda perbaiki?

“Kegelisahan yang seperti dijelasan dari latar belakang yaitu terlepas dari sumber manusianya serta perkuliahan online sendiri ini lebih pada koordinasinya yang kurang seperti staf mudanya sungkan untuk bertanya dan berkonsultasi dengan beberapa kating maupun kahim.”

Mengenal Lebih Dekat Calon Ketua Himpunan Akuntansi Nomor Urut Dua, Laudza Indra

Reporter: Shafina Munifa

Laudza Indra, Calon Ketua Himpunan Akuntansi Nomor Urut Dua

Apa latar belakang Anda mencalonkan diri menjadi ketua himpunan?

“Latar belakang saya mencalonkan diri jadi calon ketua KMA sendiri untuk bisa lebih melayani ke warga Akuntansi dan mungkin ada beberapa inovasi untuk KMA ke depannya yang ingin saya bawa juga dan inovasi itu kembali lagi bertujuan untuk melayani warga Akuntansi.”

Bagaimana langkah Anda menggaet suara dari warga Akundip?

“Untuk hal ini mungkin bisa lewat kampanye-kampanye yang sudah disediakan oleh panitia suksesi KMA ya, mungkin itu salah satu cara untuk menggait suara dari Akundip.”

Inovasi seperti apa yang akan Anda bawa sebagai calon ketua KMA?

“Mungkin ada beberapa inovasi seperti mengadakan pertemuan atau bincang-bincang dua arah antara mahasiswa, dan jajaran dosen Akuntansi. Dan KMA menjadi salah satu organisasi yang mewadahi hal tersebut.”

Apa keunggulan Anda dibandingkan calon lain?

“Keunggulan dari formatur nomor satu mungkin inovasi yang akan saya bawa untuk KMA ke depannya itu bertujuan untuk melayani warga Akuntansi.”

Kenapa warga Akundip harus memilih Anda?

“Kenapa warga Akundip harus memilih saya karena saya sudah memiliki pengalaman organisasi semenjak SMA dan saya akan selalu amanah serta mengedepankan kepentingan Akuntansi Undip.”

Apa saja harapan Anda untuk keberlangsungan Suksesi tahun ini, dan apa yang Anda bisa sampaikan untuk seluruh warga Akundip sebagai pemilik hak suara ?

“Harapan untuk Suksesi tahun ini semoga lancar dan sukses sampai hari pemilihan besok dan untuk warga Akundip saya mengingatkan untuk gunakan suara kalian di hari pemilihan besok, karena satu suara dari kalian akan sangat berpengaruh untuk Akuntansi dan FEB ke depannya.”

Mengenal Lebih Dekat Calon Ketua Himpunan Akuntansi Nomor Urut Satu, Abimata Dwiokta

Reporter: Lula Salwa

Apa yang melatar belakangi Anda untuk mencalonkan diri menjadi ketua himpunan?

“Yang melatar belakangi sampai akhirnya maju menjadi kandidat ketua yang pertama karena keinginan untuk melayani lebih ke Akuntansi, terutama di Akuntansi ini sudah banyak proses yang dilalui. Dan menurut saya Akuntansi memberi banyak hal dan proses baik untuk saya sendiri.”

Apa visi dan misi yang Anda miliki?

“Untuk visinya ingin menjadikan Keluarga Mahasiswa Akuntansi (KMA) sebagai organisasi yang mampu melayani mahasiswa Akuntansi secara penuh dan mampu mewadahi, mengembangkan mahasiswa akuntansi, serta aspek-aspek yang terkait dengan dinamika mahasiswa Akuntansi secara optimal. Saya sendiri memiliki 4 misi, yang pertama menjaga dan mengembangkan rasa kekeluargaan yang ada di program studi S-1 Akuntansi Undip. Yang kedua membentuk iklim prestatif baik dalam aspek akademik maupun non akademik dalam program studi S-1 Akuntansi, yang ketiga memperkuat dan mengembangkan pondasi dalam pelayanan yang diberikan Keluarga Mahasiswa Akuntansi (KMA). Yang terakhir menjalin relasi yang baik kepada pihak-pihak stakeholder.”

Bagaimana langkah Anda untuk menggaet suara dari mahasiswa Akuntansi agar memilih Anda?

“Seperti proses yang udah dilalui sebelumnya melalui kampanye, baik di angkatan atau di Akuntansi secara keseluruhan. Terdapat juga proses Mimbar Bebas (Mimbas) yang udah dilalui kemarin.”

Apa pembaharuan yang Anda tawarkan untuk KMA dan Mahasiswa Akuntansi?

“Mengenai dengan pembaharuan yang akan dilakukan, yang pertama yaitu adanya proses pendekatan personal untuk menampung aspirasi serta keresahan seluruh mahasiswa Akuntansi yang dilakukan secara rutin, kemudian adanya Bank Data di mana berisi informasi mengenai magang, lomba, buku-buku pdf, soal ujian, dan lain-lain yang dibutuhkan oleh mahasiswa Akuntansi yang nantinya akan disatukan dalam satu bit.ly yang terstruktur dengan tujuan mahasiswa Akuntansi akan mudah mengakses dan mudah mencari info yang dibutuhkan. Kemudian yang terakhir di mana program studi Akuntansi sudah melaksanakan sertifikasi dan di sini Keluarga Mahasiswa Akuntansi (KMA) akan membantu mewadahi mahasiswa Akuntansi yang ingin mengikuti dengan mengadakan pelatihan serta penyediaan soal atau bahan ajar untuk latihan sebelum melaksanakan seleksi sertifikasi.”

Apa keunggulan yang Anda miliki dibandingkan dengan calon lain?

“Tentu setiap pribadi mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing, baik dari saya maupun Laudza Indra sebagai kandidat kedua. Tetapi menurut saya, fokus yang saya upayakan yaitu berfokus pada penguatan serta pengembangan pondasi yang baik dalam pelayanan, serta proses penampungan aspirasi dan evaluasi terus menerus dengan pendekatan personal sehingga ke depannya nanti ketika pondasi dan relasi yang baik sudah terbentuk maka akan terbentuk juga iklim yang baik serta aspek-aspek yang berkembang. Sehingga Akuntansi ke depannya akan menjadi selalu lebih baik.”

Kenapa mahasiswa Akuntansi harus memilih Anda?

“Kalau dari saya sendiri, karena apa yang saya bawa di KMA ke depannya akan mampu membantu dan mewadahi mahasiswa Akuntansi secara penuh. Seperti saya sebutkan di misi poin ketiga yaitu memperkuat dan mengembangkan pondasi dalam pelayanan yang diberikan KMA, di sini saya berfokus pada pembentukan pondasi yang baik dalam pelayanan yang diberikan melalui pendekatan personal. Jadi KMA akan secara langsung menampung keresahan-keresahan mahasiswa Akuntansi dan kemudian akan melakukan proses bantuan serta evaluasi terus menerus untuk pelayanan yang optimal kepada seluruh mahasiswa Akuntansi.”

Adakah keresahan yang dirasakan terhadap himpunan selama perkuliahan online yang ingin Anda perbaiki?

“Mungkin hal ini yang saya bawa di pendekatan personal dalam penampungan aspirasi mahasiwa Akuntansi, karena di kondisi online ini pertemuan jadi kurang intens dan jadi jarang bisa ketemu buat bercerita. Dengan adanya pendekatan personal, diharapkan aspirasi-aspirasi mahasiswa bisa lebih tertampung dan menyeluruh, terutama misalnya di semester depan hybrid atau mungkin online, apa yang jadi keresahan mahasiswa akuntansi bisa bersama-sama dibantu untuk diselesaikan.”

Bagaimana cara Anda melakukan bonding kepada mahasiswa Akuntansi di kondisi online seperti ini? Terutama untuk mahasiswa angkatan 2020 dan 2021

“Untuk nge–bonding sendiri diupayakan adanya intensifikasi kegiatan yang melibatkan seluruh angkatan seperti Lingkar Angkatan, di mana seluruh angkatan dapat berkumpul, dan bermain bersama, dan juga ke depannya akan ada peluang bahwa perkuliahan akan dilaksanakan secara hybrid, di sini menurut saya ketika perkuliahan dilakukan secara hybrid maka bonding di Akuntansi akan lebih mudah dilaksanakan karena adanya pertemuan secara langusng dalam dinamika-dinamika yang ada.”

Apa harapan Anda untuk keberlangsungan suksesi himpunan kali ini?

“Harapan untuk suksesi tahun ini tentu dapat berjalan dengan baik dan seluruh mahasiswa Akuntansi menggunakan hak pilihnya dalam Election Day nanti.”

Apa yang ingin Abimata sampaikan kepada mahasiswa Akuntansi sebagai peserta dan pemilik hak suara dalam suksesi himpunan dan atau pemira ini?

“Untuk seluruh mahasiswa akuntansi jangan lupa gunakan hak pilih kalian di Election Day yang diselenggarakan pada tanggal 4 Desember 2021.”

Bersinergi Menuju Peningkatan Iklim Prestatif, Menjadi Sorotan Utama Visi Kedua Calon Ketua HMEI 2022

Reporter: Fitri Widyaningrum

Pemilihan Raya atau biasanya dikenal dengan istilah Pemira merupakan momentum demokrasi mahasiswa Universitas Diponegoro (Undip) dalam ajang memilih Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) baik di tingkat universitas maupun fakultas, termasuk halnya pemilihan Ketua Himpunan Mahasiswa di setiap program studi. Ajang ini dapat menjadi bentuk pembelajaran bagi mahasiswa dalam menyampaikan aspirasi dan hak pilihnya. Oleh karena itu, tidak heran momentum yang diselenggarakan setiap tahunnya ini selalu menjadi topik yang menarik untuk diperbincangkan. Mulai dari siapa kandidatnya, gagasan dan  perubahan yang akan mereka bawa,  termasuk janji-janji yang mereka tawarkan.

Siapakah The Next Ketua HMEI?

Himpunan Mahasiswa Ekonomi Islam (HMEI) sebagai salah satu himpunan mahasiswa di Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Undip turut berpartisipasi dalam pesta demokrasi mahasiswa tersebut. Di tahun ini terdapat dua kandidat calon Ketua HMEI 2022 yakni Muhammad Naufal Majid dengan nomor urut satu dan Iman Maula Zulkarnayn dengan nomor urut dua. Pada Mimbar Bebas yang diselenggarakan pada Minggu (28/11/2021) masing-masing calon Ketua HMEI diberikan kesempatan untuk ber-orasi. Dalam pemaparan Grand Design Organization (GDO), “Prestasi” seakan menjadi soroton utama dalam visi dari kedua kadidat calon tersebut. Sebagaimana kedua calon dalam visinya menekankan pada keinginan untuk meningkatkan prestasi mahasiswa Ekonomi Islam. Hal ini dikarenakan pasalnya adanya penurunan iklim prestatif di antara para mahasiswa Ekonomi Islam.

Tidak hanya itu, karena banyaknya misi yang diusung dari masing-masing calon  menuai komentar dari Ahmad Sulton sebagai panelis dari Senat Mahasiswa FEB Undip. Dikhawatirkan jika terlalu banyak misi akan menggangu kinerja dan misi tersebut sulit untuk direalisasikan, di mana calon nomor urut satu memiliki misi sebanyak enam butir dan calon nomor urut dua mempunyai misi sebanyak delapan butir. Namun, baik Majid maupun Iman memberikan penjelasan bahwa misi-misi tersebut nantinya akan mereka implementasikan dan sudah masuk ke dalam program kerja yang telah mereka susun.

Eksistensi Himpuan Mahasiswa di Tengah Kampus Merdeka

Persoalan lain yang tidak kalah ramai dibahas akhir-akhir ini ialah mengenai eksistensi Organisasi Mahasiswa (Ormawa), Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) serta Himpunan Mahasiswa di tengah pelaksanaan program Merdeka Belajar dan Kampus Merdeka (MBKM). Dengan adanya MBKM, secara tidak langsung menuntut organisasi kemahasiswaan untuk berbenah dan beradaptasi guna menjaga eksistensinya. Hal serupa juga ditanyakan oleh Sochib Maulana selaku Ketua BEM FEB Undip 2021 kepada Majid dan Iman mengenai bagaimana cara mereka mempertahankan bahkan meningkatkan eksistensi HMEI.

Menanggapi hal tersebut, Majid sebagai calon Ketua HMEI nomor urut satu memberikan tangapannya. “Terkait eksistensi, ada beberapa proker yang dapat meningkatkan eksistensi HMEI,” ungkapnya. Proker yang diusung Majid diantaranya ada Internseru, Ngaji Bersama HMEI, Peduli Untuk Bersama, I-Course, About Career, Pelatihan Excell dan Talkshow Cerdas Finansial. Sedangkan menurut Iman, untuk meningkatkan eksistensi HMEI dengan adanya HMEI Hotline. “Selain itu, dengan adanya kerjasama dengan Himpunan Mahasiswa lain di lingkup nasional sesama Prodi Ekonomi Islam,” tambah Iman.

Kemeriahan Acara Penutupan ODM Undip 2021

Oleh: Dwiki dan Finecia

(Undip 22/8) – Dalam rangka mengenalkan lingkungan kampus kepada mahasiswa baru, Universitas Diponegoro (Undip) menyelenggarakan masa Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 2021 yang dikemas dalam bentuk Orientasi Diponegoro Muda (ODM). ODM Undip 2021 kali ini mengambil tema “Socio-Technology” yang dilaksanakan secara daring selama sepuluh hari yakni 13-22 Agustus 2021.

”Selamat datang Diponegoro Muda tahun 2021, selamat datang di Kampus Perjuangan. Orientasi Diponegoro Muda merupakan gerbang awal bagi mahasiswa untuk memahami fungsi dan perannya di perguruan tinggi. Dengan harapan mahasiswa dapat menanamkan dan mengamalkan nilai-nilai sejak dini, seperti humanity, morality, dan sustainability,” ujar Ichwan Nugraha selaku Ketua ODM Undip 2021 ketika memberikan sambutan pada upacara penutupan ODM Undip.

Selanjutnya, acara ini dilanjutkan dengan sambutan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Undip 2021, M. Chory Firdaus. Ia mengajak dan mengingatkan kepada mahasiswa baru Undip 2021 akan pentingnya membangun pola pikir society 5.0.

“Teman-teman Diponegoro Muda 2021, berbanggalah kalian menjadi bagian dan pewaris Diponegoro Muda yang bermoral, berlandaskan kemanusiaan, berpikir secara luas, serta mampu berperan aktif mengelola dampak perkembangan science dan teknologi dalam menyongsong era society 5.0. Society 5.0 atau sosioteknologi merupakan bidang kajian baru yang melihat pengaruh evolusi teknologi dalam kehidupan sosial. Untuk itu, mulailah bangun pola pikir society 5.0 serta tanamkanlah nilai-nilai ke-diponegoro-an pada diri kalian dan jujur, berani, adil, dan peduli sehingga nantinya diharapkan teman-teman dapat meningkatkan derajat kehidupan di mana pun kalian berada,”  ujar Chory dalam keterangannya.

Wakil Rektor Universitas Diponegoro, Budi Setiyono dalam sambutannya menyambut kehadiran mahasiswa baru di Undip. Dalam kesempatan yang sama, beliau berharap agar mahasiswa baru dapat mencari pengalaman sebanyak-banyaknya selama menimba ilmu di Universitas Diponegoro.

“Kalian adalah generasi yang terpilih di antara ribuan pendaftar yang berminat kuliah di Universitas Diponegoro. Oleh karena itu, saya berharap kalian dapat memaksimalkan keberhasilan kalian ini dengan melanjutkan perjuangan, dengan belajar bersungguh-sungguh, serius, dan memiliki motivasi yang kuat untuk mendarmabaktikan ilmu yang didapat kelak pada saat kalian terjun di tengah masyarakat. Selain itu, biasakanlah diri kalian untuk mengetahui segala seluk beluk perkuliahan dan bebagai macam kegiatan atau organisasi yang dapat kalian ikuti selama menjadi mahasiswa di Universitas Diponegoro. Tentunya, kelak hal tersebut dapat menunjang karir kalian di masa yang akan datang,” jelasnya.

Sandiaga Salahuddin Uno, selaku Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif turut hadir dan memberi sambutan pada acara ini. Kemudian acara dilanjutkan dengan pernyataan opini-opini dari seluruh Ketua BEM dari masing-masing fakultas yang dimulai oleh Ketua BEM FSM dan diakhiri oleh Ketua BEM FIB. Tidak hanya Ketua BEM dari masing- masing fakultas, Ketua BEM Undip ikut memberi opini dan motivasi kepada diponegoro muda untuk memandang pandemi sebagai momentum perubahan dan mendorong generasi muda mengambil bagian dari perubahan. Ia juga mengatakan bahwa di masa pandemi ini, penggunaan teknologi menjadi kunci dalam bertahan dan melanjutkan karya tanpa batas.

Penampilan drama musikal di pertengahan acara dari beberapa mahasiswa menjadi hiburan pada acara ini. Drama, lantunan musik, serta tarian yang ditampilkan membuat penonton ikut merasakan apa yang sedang dipertontonkan. Di tengah-tengah penampilan, terdapat video yang memperlihatkan mozaik bergerak yang membentuk suatu kejadian. Kejadian tersebut menceritakan tentang pentingnya kemampuan untuk menyadari, mempertimbangkan, dan mengembangkan tata etika kelola digital dalam interaksi di dunia digital. Selain drama musikal dan mozaik bergerak, acara ini juga dimeriahkan oleh Band Sakutala, PSM Undip, dan Arash Buana. Rangkaian Acara ODM Undip 2021 akhirnya ditutup oleh penampilan dari Jemimah Cita yang merupakan top 5 di ajang pencarian bakat Indonesian Idol 2021 sekaligus mahasiswi Undip Fakultas Hukum tahun 2017.

Pendikar Berakhir, Dipo Muda Resmi menjadi Mahasiswa Baru

Oleh: Luvita dan Deva

Rangkaian acara pendidikan karakter (Pendikar) baik di tingkat fakultas maupun universitas tahun 2021 berakhir pada Sabtu, 21 Agustus. Di tingkat fakultas, sama seperti pendikar hari-hari sebelumnya, kegiatan diselenggarakan oleh masing-masing himpunan program studi pada pukul 08.00 WIB melalui platfrom Zoom Meeting. Pendikar dibuka oleh masing-masing moderator yang kemudian dilanjut dengan pemaparan materi dan diselingi kegiatan ice breaking.

Materi pendikar hari terakhir di tingkat fakultas disampaikan oleh masing-masing dosen dari tiap program studi dengan materi AKKU (Ambisi, Kemampuan, Kondisi, dan Usaha) serta SMART (Specific, Measurable, Action Oriented, Realistic, and Time Base). AKKU dan SMART merupakan lanjutan dari pembahasan materi Declaration of Excellence (DoE) yang sudah diterangkan pada pendikar hari sebelumnya. Materi AKKU dan SMART disampaikan oleh Andrian Budi Prasetyo pada program studi Akuntansi, An’im Kafabih pada program studi Ekonomi Islam, Imroatul Khasanah pada program studi Manajemen, dan Mayanggita Kirana pada program studi Ilmu Ekonomi.

Sebagai penutup dari pendikar tingkat fakultas, kepala masing-masing departemen menyampaikan ucapan selamat dan pesan-pesan kepada mahasiswa baru angkatan 2021. Para kepala departemen berharap bahwa keadaan dan kondisi saat ini tidak menghalangi semangat mahasiswa angkatan 2021 untuk belajar ilmu baru dan mengembangkan kiprah prestasinya bagi Undip. “Selamat untuk kalian semua telah memasuki dunia belajar dengan cara belajarnya orang dewasa dan saya sangat merindukan teman-teman semua melakukan interaksi secara akademiah di kampus kita tercinta,” ucap Akhmad Syakir Kurnia, Ketua Departemen Ilmu Ekonomi dan Ekonomi Islam.

Setelah penutupan pendikar tingkat fakultas, para dipo muda pun langsung melanjutkan kegiatan dengan memasuki Zoom meeting yang telah disediakan panitia ODM Undip 2021. Pada meeting tersebut dibahas materi terakhir dari Pendikar 2021 dan penutupan rangkaian Pendikar tingkat universitas. Materi terakhir dalam rangkaian Pendikar membahas tentang mental gymnastic dengan narasumber Yohanis F. La Kahija, dosen dari fakultas Psikologi Universitas Diponegoro. Hans, sebutan akrabnya, menginginkan bahwa materi mental gymnastic dapat menjadikan dipo muda lebih rileks dan siap menghadapi masa perkuliahan.

Ketika pemaparan materi mental gymnastic, Hans sempat memberikan sebuah wejangan yang dapat dipegang oleh para dipo muda untuk menjalani kehidupan perkuliahan di Undip. “Awasi pikiranmu karena pikiran itu bakal jadi kata-kata. Awasi kata-katamu karena kata-kata itu bakal jadi tindakan. Awasi tindakanmu karena tindakan itu bakal jadi kebiasaan. Awasi kebiasaanmu karena kebiasaan itu bakal jadi watak. Awasi watakmu karena watak bisa menjadi nasib,” papar Hans.

Setelah pemaparan mental gymnastic selesai, kegiatan dijeda sementara waktu sebagai pembatas antara materi terakhir Pendikar dan penutupan Pendikar universitas tahun 2021. Saat penutupan Pendikar universitas dimulai, kegiatan diawali dengan pembukaan oleh MC, pembacaan kitab suci Al-Qur’an, dan pemutaran lagu Indonesia Raya serta Mars Universitas Diponegoro. Kemudian kegiatan disambung dengan kesan-pesan perwakilan peserta dan dosen pendidikan karakter. Terakhir, disampaikan juga kalimat penutup rektor Universitas Diponegoro yang diwakilkan oleh Wakil Rektor 1 Bidang Akademik Kemahasiswaan, Budi Setiyono.

Budi menyampaikan kalimat-kalimat terima kasihnya kepada semua pihak yang telah terlibat untuk mensukseskan rangkaian pendidikan karakter tahun 2021. Beliau juga menyampaikan rasa bangga dan berpesan kepada seluruh mahasiswa baru Universitas Diponegoro tahun 2021 untuk terus memiliki rasa kepedulian yang tinggi. “Kalian adalah Diponegoro-Diponegoro Muda yang harus memiliki kepedulian. Tidak hanya kepada masa depan kalian tapi juga masa depan bangsa dan negara,” ucap Budi.

Mengulik Dunia Public Speaking Melalui Webinar

Oleh: Rahayu dan Shafina

(21/08) – “Kupas Tuntas : Tips dan Trik menjadi MC dan Moderator” menjadi tema yang diangkat pada Webinar Public Speaking Class Volume II. Webinar diselenggarakan oleh Ikatan Mahasiswa Demak Universitas Diponegoro (Imade Undip). Pelaksanaan webinar sendiri tepat waktu, sesuai dengan jadwal yang telah diarahkan oleh panitia yaitu pukul 09.00 WIB. Sambutan dari Agung Luthfi selaku ketua Imade Undip menjadi pembuka bagi acara ini. Dengan dipandu oleh moderator Wafa Muhammad Rikza, webinar mengundang pembicara berpengalaman yaitu Abrori Shorbanas, selaku jurnalis dan presenter berita TVRI Jawa Tengah.

Dalam sesi materi, Abrori Shorbanas menjelaskan beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika menjadi seorang MC atau moderator. Beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika menjadi MC atau moderator yaitu:

  1. Intonasi
  2. Artikulasi
  3. Aksentuasi
  4. Pemenggalan kalimat
  5. Kecepatan
  6. Volume suara

Selain enam hal yang tersebut, dalam menjadi MC dan moderator terdapat beberapa hal yang menjadi basic public speaking, yaitu :

  • Smiling Face

Smiling face dapat mempengaruhi suasana acara yang sedang dilaksanakan. Dengan wajah tersenyum MC dan moderator dapat menumbuhkan aura positif dan memberikan kenyamanan bagi audience, karena sesungguhnya tugas seorang MC dan moderator adalah untuk menjadi magnet dalam acara yang diselenggarakan.

  • Body Language

Body Language merupakan 50% dari basic public speaking, selain suara, lisan, dan pakaian.

  • Eye-Contact

Dengan Eye-contact maka MC dan moderator dapat menarik audience karena tugas MC dan moderator adalah menjadi magnet pada acara yang dilaksanakan.

“Berusahalah untuk berkolaborasi dengan masalah. Jangan pernah berfikir untuk memusnahkannya,” jawab Abrori Shorbanas ketika ditanya mengenai cara mengendalikan rasa nervous ketika menjadi MC dan moderator. Lebih lanjut, beliau mengutip kata-kata dari Najwa Shihab bahwa, ketika seorang MC atau moderator sudah kehilangan rasa takutnya, maka mereka perlu untuk berpindah profesi. 

Tidak hanya itu, sebagai seseorang yang berkecimpung langsung dalam dunia public speaking, Abrori Shorbanas memberikan beberapa hal yang penting dimiliki oleh MC dan moderator. Perlu adanya pengomunikasian dalam menjalankan acara agar jalannya tidak terjadi miss-communication, apalagi jika seorang MC berpasangan. Persiapan yang matang sangat menjadi penentu keberhasilan acara yang dibawakan, sebagai MC dan moderator wajib mengetahui jumlah peserta, tema acara, durasi acara, dan dresscode acara.

Webinar ditutup dengan quotes oleh Abrori Shorbanas “Jika bisa public speaking, kamu bisa merubah hidup anda dan juga orang lain”. Melalui Public Speaking Class Vol. II, Imade Undip berharap bahwa seluruh peserta webinar dapat memahami materi sehingga dapat melatih kemampuan public speaking peserta. Public speaking sangat penting dalam kegiatan setiap orang, tidak hanya untuk menjadi MC dan moderator, namun juga dalam dunia kuliah.

Tax Seminar and Training (TST) Webinar: Retaining Economics Stability Through Taxation Policy in New Normal Era

Oleh: Muhammad Musa Aminullah

(UI 21/8) –Tax Seminar and Training (TST) merupakan acara perpajakan tahunan terbesar dan tertua yang diadakan oleh SPA FEB Universitas Indonesia. Satu dari rangkaian acaranya adalah seminar nasional yang mengangkat tema “Menjaga Stabilitas Perekonomian Melalui Kebijakan Perpajakan di Era New Normal”. Webinar tersebut dilaksanakan melalui platform Zoom Meetings dan Youtube.

Veronica selaku ketua panitia menyampaikan sambutan yang pertama. Dia menyampaikan bahwa acara ini telah berusia 22 tahun mengingat sudah sejak tahun 2000 acara ini terlaksana. Hal inilah yang membuat event ini menjadi event tahunan terbesar dan tertua. Muhammad Ilham selaku chief eksekutif melanjutkan pada sambutan setelahnya bahwa acara ini merupakan wadah belajar untuk mengenal kebijakan yang sedang dijalani pemerintah serta dampak pada stabilitas ekonomi di era new normal. Sambutan terakhir disampaikan oleh perwakilan departemen akuntansi FEB UI yakni Hermawan, beliau mengapresiasi seluruh komponen yang telah berusaha menyelenggarakan acara ini serta kepada seluruh hadirin yang hadir.

Acara yang dihadiri lebih dari 500 orang di zoom meetings tersebut dibuka oleh Yulianus Prastowo Staff Khusus Mentri Keuangan Bidang Komunikasi Strategis. Beliau menyampaikan bahwa pajak menjadi pendukung utama dalam perekonomian, pembiayaan dalam utang, dan optimalnya penerimaan pajak, serta relaksasi pertumbuhan ekonomi. APBN didayagunakan dan didedikasikan sebagai alat perlindungan sosial, insentif terutama untuk pelaku usaha. Beliau mengutip pidato presiden bahwa pemerintah masih fokus dalam reformasi struktural dan fiskal, UU No. 11 Tahun 2020 ciptaker sedang disiapkan seluruh perangkat infrastruktur dalam rangka memudahkan perijinan, iklim investasi yang baik baik dari investor asing dan lokal. Produktif dan inovatif menjadi jalan keluar dari jebakan negara dengan pendapatan menengah. Satu hal yang sedang dikerjakan adalah reformasi sistem informasi perpajakan yang terintegritas, kemudian revisi UU KUP menciptakan pondasi yang kuat bagi sistem perpajakan. Semua itu untuk meningkatkan kesejahteraan dan pengangguran, membangun ekosistem yang lebih baik, dan penguatan hubungan internasional. Harapan pembangunan pondasi sebagai landasan yang holistic dan integritas.

Acara selanjutnya langsung dipandu oleh moderator yaitu Christine Tjen selaku Akademisi FEB UI. Beliau tidak lupa menekankan lagi bahwa acara ini merupakan tempat menambah wawasan terkait peran UU Ciptaker terutama dalam perpajakan dan menjadi sarana edukasi perpajakan fiskal terutama dalam hal pajak.

Masuk pada pembicara pertama yakni Inge Diana Rahmawanti Kepala Subdirektorat Penyuluhan Perpajakan Direktorat Jendral Pajak. Beliau memulai dengan memaparkan kondisi perekonomian saat ini. Pertumbuhan ekonomi mengalami perubahan, pemulihan ekonomi ditopang stimulus serta optimisme vaksin, penerimaan naik 2%. Daerah penyumbang penerimaan adalah daerah yang terdampak tinggi dalam pandemi, selanjutnya beliau masuk pada pembahasan kebijakan perpajakan, Perppu No. 1 Tahun 2020, UU No. 2 Tahun 2020 terkait tarif PPH turun 25% dan pajak penyelenggara perdagangan melalui sistem elektronik. Selain itu, pajak menurut beliau dalam situasi pandemi saat ini sangatlah penting sebagai penopang kebutuhan masyarakat seperti kebijakan insentif kepada masyarakat terdampak. Dilanjut dengan penjelasan latar belakang UU Ciptaker, yaitu dengan tujuan memperkuat perekonomian, meningkatkan investasi. Di dalam UU tersebut meliputi kebijakan-kebijakan seperti meningkatkan pendanaan investasi, kepatuhan wajib pajak, meningkatkan kepastian hukum.

Danny Septriadi, Center Partner of DDTC sebagai narasumber kedua memaparkan materi tentang pajak solidaritas. Beliau menjelaskan beberapa negara latin telah melaksanakan hal ini, begitu juga Indonesia pada tahun 1995 hingga 1996. Poin utama disebutkan adalah bagaimana merelaksasi indusri terdampak. Heru Supriyanto selaku Business Tax Leader A’doilitte Indonesia, beliau menyinggung terkait ombinus law yaitu omnibus law sebagai insentif bagi para wajib pajak; menarik investor asing dan lokal; penyesuaian perundangan KUP, PPB, PPN; perusahaan go public pendapatan berdasarkan penjulan, omnibus law meningkatkan kepatuhan.