Oleh: Luvita Dyaningsih dan Michelle Jenifer (Undip 27/3)
Keluarga Mahasiswa Akuntansi (KMA) memang bersungguh-sungguh dalam meningkatkan minat mahasiswa-mahasiswa akuntansi terhadap berbagai macam lomba, salah satunya adalah lomba paper atau karya tulis ilmiah. Melalui divisi pendidikan dan pelatihannya, KMA telah menyelenggarakan kegiatan bertajuk Sharing Session with Edution dengan tema “Let’s Talk about Paper!”. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Sabtu, 27 Maret 2021 menggunakan platform Zoom Meeting dan berlangsung sejak pukul 15.45 WIB hingga 17.45 WIB dengan dihadiri oleh kurang lebih 50 peserta. Sharing Session kali ini menghadirkan pembicara Wilhelmus Surya Wicaksana Anggri, atau kerap dipanggil Surya, dari Akuntansi 17 sebagai pembicara. Surya merupakan salah seorang mahasiswa akuntansi yang berprestatif di bidang paper, beberapa dari banyaknya prestasi yang pernah ia raih adalah menjadi top 10 dalam ajang bergengsi IAI APA Award tahun 2020 dan mendapatkan gold medal pada ajang Inova Croatia 2020.
Sharing Session with Edution dimulai dengan pembukaan dan pemaparan rangkaian acara oleh MC, Grahito Wisnugraha. Kegiatan dilanjutkan dengan sambutan dari ketua KMA 2021, Yohanes Adji Prakosa, dan pengenalan program Anchor (Akundip Race Warrior) serta Edution (Education about Competition) oleh para person in charge (PIC) dari program-program tersebut, yaitu Alicia Rosa, atau disapa Oca, dan Faiz Rahmansyah, atau disapa Faiz. Sesi selanjutnya dari kegiatan ini adalah sharing session. Surya diwawancarai oleh Oca, selaku moderator, mengenai beberapa hal yang dirasa perlu diperhatikan dan disiapkan saat menghadapi serta melaksanakan lomba paper. Hal-hal yang dibahas contohnya adalah mekanisme lomba paper, kendala-kendala yang dihadapi saat mengikuti lomba, hingga cara mencari rekan tim yang cocok.
Kemudian, dilangsungkan sesi bedah paper yang dimoderatori oleh Faiz. Surya memaparkan bahwa dalam pembuatan paper, hal-hal yang kecil sekalipun dapat dianggap krusial. Mulai dari perancangan abstraksi, pencarian ide dan data, pembuatan paper serta power point, hingga pemilihan judul, semua harus dilakukan secara maksimal agar mencapai hasil yang maksimal pula. Surya berpendapat ide yang akan dituangkan sebaiknya aktual dan bermanfaat bagi masyarakat. Ide tersebut harus didukung oleh data-data terpercaya yang dapat dipertanggungjawabkan. Surya menjelaskan kombinasi tim yang tepat akan menentukan saat mengikuti lomba paper. Rekan tim yang sebaiknya dipilih merupakan mereka yang mau berkontribusi, berkomitmen, dan kooperatif. Lalu perlu juga membuat rentang manajemen waktu pengerjaan paper untuk memudahkan tercapainya target penulisan.
Dalam penulisan juga perlu memperhatikan guideline yang ditentukan panitia. Dimulai dari pemilihan judul yang harus bisa memantik rasa penasaran pembaca dan abstrak yang menjelaskan keseluruhan isi paper secara singkat hingga ide-ide yang out of the box namun tetap bisa diimplementasikan di masyarakat. Dalam proses penulisan ini, Surya kembali mengingatkan agar tim penulis tidak kekurangan data dan memperbanyak literasi untuk memperkaya diksi yang diperlukan. Data yang digunakan harus relevan, akurat, timely, dan up to date. Dalam tahap presentasi paper, manfaatkan waktu untuk menjabarkan permasalahan dan solusinya, didukung dengan poin-poin kuat dalam paper. Surya memberi tips lain seperti desain yang sesuai dengan isi presentasi, penambahan backsound untuk mengangkat suasana presentasi, dan mempersiapkan jawaban prediksi dari pertanyaan juri.
Di akhir, Surya berpesan untuk jangan takut mencoba. Setiap hal dimulai dengan ketidaknyamanan, maka carilah orang-orang yang dapat membantu. Berani berproses dan jangan takut menghadapi resiko. “Ajang kuliah ini bukan ajang kompetisi, loh, di situ (kuliah) itu ajang kolaboratif, ajang cari network, karena kita ngga ada yang tau ke depannya itu orang bakal jadi apa. Jangan sampai ngeremehin orang juga, siapa pun mereka itu. Kita ngga ada yang tau ke depannya gimana. Jadi, kolaborasi tuh paling penting. Terus, do something to proof that you’re worthy, gitu,” tutur Surya.






