Menggali Potensi Diri, dari Hobi Menjadi Prestasi

Reporter: Munnafatu dan Luthfia Nabila

Meylisa Eka Putri merupakan salah satu mahasiswi prodi Manajemen angkatan 2019, Fakultas Ekonomika dan Bisnis, Universitas Diponegoro. Meylisa menekuni cabang olahraga basket bukan tanpa alasan. Basket adalah olahraga pertama yang ia pelajari dan paling berkesan karena secara tidak langsung, masalah yang dihadapi, seperti naik turunnya alur kehidupan, dapat diatasi dengan bermain basket. Masa SMP adalah awal ia terjun ke dalam olahraga ini, dimana setiap siswa-siswi wajib mengikuti kegiatan ekstrakurikuler. Tidak di setiap pertandingan basket ia meraih kesempatan untuk memasuki final dan menang. Butuh waktu dan proses yang sangat panjang untuk meraih hal tersebut. Saat ia dapat meraihnya, jiwa kompetitif Meylisa benar-benar tumbuh dan bangkit untuk mempertahankan pencapaian yang diraihnya.  Sejak saat itu banyak sekali prestasi yang diukir oleh Meylisa.

Prestasi sebagai Dorongan

Berikut ini adalah jabaran prestasi cabang olahraga basket yang berhasil diraih Meylisa: Juara I DBL  Kalimantan Timur (2017), Juara II PORSIMAPTAR AKPOL Nasional (2017), Juara I DBL Kalimantan Timur (2018), MVP DBL Kalimantan Timur  (2018), Juara II POPWIL KALTIM (2018), Juara I lomba UMS Universitas Muhammadiyah Surakarta (2019), Juara II PORSIMAPTAR AKPOL Akademi Kepolisian (2019), Juara I Lomba 3X3 KU20 Wanita Balikpapan (2021), Juara II  Piala GUBERNUR CUP KALTIM (2021), Juara II Kompetisi SBL UNIKA Soegijapranata (2022), Juara II KEJURPROV KALTIM (2022), Juara III FEB UI Universitas Indonesia (2022), Juara I Kompetisi Bola Basket INDTEAM CUP VII (2022), Juara II Pertandingan Bola Basket POMPROV Jawa Tengah (2022), Juara II 3X3 Walikota cup Semarang (2022), Juara II Olimdipo FEB (2022), serta Juara 3 3×3 Basketball POPROV KALTIM (2022).  

Lewat wawancara secara daring dengan LPM Edents, Meylisa sempat mengutarakan bahwa motivasinya datang dari diri sendiri untuk meraih banyak prestasi tersebut. Ia merasa tidak sedikit juga pihak-pihak yang terlibat dalam mendukung mimpi-mimpi yang ia miliki sekaligus percaya akan potensi dirinya, baik itu yang datang dari orang tua, kerabat dekat, pelatih, dan teman-teman. Prestasi yang diraih memberi banyak pesan dan makna. “Prestasi yang aku dapat merupakan bentuk kerja keras dari usaha dan pengorbanan yang aku kasih selama ini di basket, untuk membanggakan orang tua dan orang-orang sekitar,” ungkapnya. 

Pentingnya Manajemen Waktu

Ada berbagai cara yang dilakukan oleh Meylisa agar dapat membagi waktunya antara olahraga basket dan kegiatan kuliah sehingga seimbang di tengah kesibukannya. “Membuat skala prioritas adalah kuncinya. Jika ada event terdekat, kita harus tetap melakukan kewajiban kuliah terlebih dahulu dan mengerjakan tugas. Untuk latihan rutinnya, biasa dilakukan pada jam malam, jadi tidak mengganggu jadwal kuliah. Jika ada event, sebisa mungkin untuk fokus pada event itu,” tuturnya. Proses latihan basket di luar jadwal latihan rutin tiga kali dalam seminggu, biasanya Meylisa juga menambahkannya dengan latihan lain seperti, jogging dan gym. 

Tidak sah rasanya jika kita tidak membicarakan perlombaan atau wishlist yang ingin dipenuhi. “Untuk perlombaan ke depan dalam waktu dekat ini mungkin aku ingin mengikuti event antar-club di Samarinda. Aku akan membela club OSNBC Venus Balikpapan dan harapannya aku dan timku bisa juara 1. Next, yaitu mengikuti kompetisi lainnya di lingkup universitas bersama Tim Basket Undip dan juga Tim Basket Fakultas Ekonomika & Bisnis, terakhir untuk target paling besar kedepannya yaitu Pra-PON dan PON (Pekan Olahraga Nasional, Red) di tahun terakhir, aku berharap dapat menjadi suatu kenangan indah di akhir untuk menutup karir basket, dan semoga aku dapat membawa harum nama Kaltim (Kalimantan Timur, Red), daerah asalku sebagai juara,” ucap Meylisa. 

Basket dan Kehidupan

Meylisa juga membubuhkan beberapa saran yang positif sebagai pendorong untuk melakukan kegiatan yang bermanfaat. Perlu adanya effort, tenaga, dan kemauan yang kuat untuk menekuni suatu hal. “Karena basket adalah olahraga beregu, secara tidak langsung kalian akan mendapat soft skill dari kehidupan tentang bagaimana caranya memahami karakter teman 1 tim, kerja sama, belajar komunikasi yang baik antar personal, disiplin dengan diri sendiri, memiliki komitmen tinggi, daya juang dan etos kerja yang baik, menjadi leader yang bijak, belajar menerima kekalahan, serta menghadapi kemenangan, secara tidak langsung di kehidupan, kita akan dihadapkan dengan berbagai macam problem, sehingga dari basket aku banyak belajar arti hidup,” ujarnya.