Pendikar Berakhir, Dipo Muda Resmi menjadi Mahasiswa Baru

Oleh: Luvita dan Deva

Rangkaian acara pendidikan karakter (Pendikar) baik di tingkat fakultas maupun universitas tahun 2021 berakhir pada Sabtu, 21 Agustus. Di tingkat fakultas, sama seperti pendikar hari-hari sebelumnya, kegiatan diselenggarakan oleh masing-masing himpunan program studi pada pukul 08.00 WIB melalui platfrom Zoom Meeting. Pendikar dibuka oleh masing-masing moderator yang kemudian dilanjut dengan pemaparan materi dan diselingi kegiatan ice breaking.

Materi pendikar hari terakhir di tingkat fakultas disampaikan oleh masing-masing dosen dari tiap program studi dengan materi AKKU (Ambisi, Kemampuan, Kondisi, dan Usaha) serta SMART (Specific, Measurable, Action Oriented, Realistic, and Time Base). AKKU dan SMART merupakan lanjutan dari pembahasan materi Declaration of Excellence (DoE) yang sudah diterangkan pada pendikar hari sebelumnya. Materi AKKU dan SMART disampaikan oleh Andrian Budi Prasetyo pada program studi Akuntansi, An’im Kafabih pada program studi Ekonomi Islam, Imroatul Khasanah pada program studi Manajemen, dan Mayanggita Kirana pada program studi Ilmu Ekonomi.

Sebagai penutup dari pendikar tingkat fakultas, kepala masing-masing departemen menyampaikan ucapan selamat dan pesan-pesan kepada mahasiswa baru angkatan 2021. Para kepala departemen berharap bahwa keadaan dan kondisi saat ini tidak menghalangi semangat mahasiswa angkatan 2021 untuk belajar ilmu baru dan mengembangkan kiprah prestasinya bagi Undip. “Selamat untuk kalian semua telah memasuki dunia belajar dengan cara belajarnya orang dewasa dan saya sangat merindukan teman-teman semua melakukan interaksi secara akademiah di kampus kita tercinta,” ucap Akhmad Syakir Kurnia, Ketua Departemen Ilmu Ekonomi dan Ekonomi Islam.

Setelah penutupan pendikar tingkat fakultas, para dipo muda pun langsung melanjutkan kegiatan dengan memasuki Zoom meeting yang telah disediakan panitia ODM Undip 2021. Pada meeting tersebut dibahas materi terakhir dari Pendikar 2021 dan penutupan rangkaian Pendikar tingkat universitas. Materi terakhir dalam rangkaian Pendikar membahas tentang mental gymnastic dengan narasumber Yohanis F. La Kahija, dosen dari fakultas Psikologi Universitas Diponegoro. Hans, sebutan akrabnya, menginginkan bahwa materi mental gymnastic dapat menjadikan dipo muda lebih rileks dan siap menghadapi masa perkuliahan.

Ketika pemaparan materi mental gymnastic, Hans sempat memberikan sebuah wejangan yang dapat dipegang oleh para dipo muda untuk menjalani kehidupan perkuliahan di Undip. “Awasi pikiranmu karena pikiran itu bakal jadi kata-kata. Awasi kata-katamu karena kata-kata itu bakal jadi tindakan. Awasi tindakanmu karena tindakan itu bakal jadi kebiasaan. Awasi kebiasaanmu karena kebiasaan itu bakal jadi watak. Awasi watakmu karena watak bisa menjadi nasib,” papar Hans.

Setelah pemaparan mental gymnastic selesai, kegiatan dijeda sementara waktu sebagai pembatas antara materi terakhir Pendikar dan penutupan Pendikar universitas tahun 2021. Saat penutupan Pendikar universitas dimulai, kegiatan diawali dengan pembukaan oleh MC, pembacaan kitab suci Al-Qur’an, dan pemutaran lagu Indonesia Raya serta Mars Universitas Diponegoro. Kemudian kegiatan disambung dengan kesan-pesan perwakilan peserta dan dosen pendidikan karakter. Terakhir, disampaikan juga kalimat penutup rektor Universitas Diponegoro yang diwakilkan oleh Wakil Rektor 1 Bidang Akademik Kemahasiswaan, Budi Setiyono.

Budi menyampaikan kalimat-kalimat terima kasihnya kepada semua pihak yang telah terlibat untuk mensukseskan rangkaian pendidikan karakter tahun 2021. Beliau juga menyampaikan rasa bangga dan berpesan kepada seluruh mahasiswa baru Universitas Diponegoro tahun 2021 untuk terus memiliki rasa kepedulian yang tinggi. “Kalian adalah Diponegoro-Diponegoro Muda yang harus memiliki kepedulian. Tidak hanya kepada masa depan kalian tapi juga masa depan bangsa dan negara,” ucap Budi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *