Bersinergi Menuju Peningkatan Iklim Prestatif, Menjadi Sorotan Utama Visi Kedua Calon Ketua HMEI 2022

Reporter: Fitri Widyaningrum

Pemilihan Raya atau biasanya dikenal dengan istilah Pemira merupakan momentum demokrasi mahasiswa Universitas Diponegoro (Undip) dalam ajang memilih Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) baik di tingkat universitas maupun fakultas, termasuk halnya pemilihan Ketua Himpunan Mahasiswa di setiap program studi. Ajang ini dapat menjadi bentuk pembelajaran bagi mahasiswa dalam menyampaikan aspirasi dan hak pilihnya. Oleh karena itu, tidak heran momentum yang diselenggarakan setiap tahunnya ini selalu menjadi topik yang menarik untuk diperbincangkan. Mulai dari siapa kandidatnya, gagasan dan  perubahan yang akan mereka bawa,  termasuk janji-janji yang mereka tawarkan.

Siapakah The Next Ketua HMEI?

Himpunan Mahasiswa Ekonomi Islam (HMEI) sebagai salah satu himpunan mahasiswa di Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Undip turut berpartisipasi dalam pesta demokrasi mahasiswa tersebut. Di tahun ini terdapat dua kandidat calon Ketua HMEI 2022 yakni Muhammad Naufal Majid dengan nomor urut satu dan Iman Maula Zulkarnayn dengan nomor urut dua. Pada Mimbar Bebas yang diselenggarakan pada Minggu (28/11/2021) masing-masing calon Ketua HMEI diberikan kesempatan untuk ber-orasi. Dalam pemaparan Grand Design Organization (GDO), “Prestasi” seakan menjadi soroton utama dalam visi dari kedua kadidat calon tersebut. Sebagaimana kedua calon dalam visinya menekankan pada keinginan untuk meningkatkan prestasi mahasiswa Ekonomi Islam. Hal ini dikarenakan pasalnya adanya penurunan iklim prestatif di antara para mahasiswa Ekonomi Islam.

Tidak hanya itu, karena banyaknya misi yang diusung dari masing-masing calon  menuai komentar dari Ahmad Sulton sebagai panelis dari Senat Mahasiswa FEB Undip. Dikhawatirkan jika terlalu banyak misi akan menggangu kinerja dan misi tersebut sulit untuk direalisasikan, di mana calon nomor urut satu memiliki misi sebanyak enam butir dan calon nomor urut dua mempunyai misi sebanyak delapan butir. Namun, baik Majid maupun Iman memberikan penjelasan bahwa misi-misi tersebut nantinya akan mereka implementasikan dan sudah masuk ke dalam program kerja yang telah mereka susun.

Eksistensi Himpuan Mahasiswa di Tengah Kampus Merdeka

Persoalan lain yang tidak kalah ramai dibahas akhir-akhir ini ialah mengenai eksistensi Organisasi Mahasiswa (Ormawa), Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) serta Himpunan Mahasiswa di tengah pelaksanaan program Merdeka Belajar dan Kampus Merdeka (MBKM). Dengan adanya MBKM, secara tidak langsung menuntut organisasi kemahasiswaan untuk berbenah dan beradaptasi guna menjaga eksistensinya. Hal serupa juga ditanyakan oleh Sochib Maulana selaku Ketua BEM FEB Undip 2021 kepada Majid dan Iman mengenai bagaimana cara mereka mempertahankan bahkan meningkatkan eksistensi HMEI.

Menanggapi hal tersebut, Majid sebagai calon Ketua HMEI nomor urut satu memberikan tangapannya. “Terkait eksistensi, ada beberapa proker yang dapat meningkatkan eksistensi HMEI,” ungkapnya. Proker yang diusung Majid diantaranya ada Internseru, Ngaji Bersama HMEI, Peduli Untuk Bersama, I-Course, About Career, Pelatihan Excell dan Talkshow Cerdas Finansial. Sedangkan menurut Iman, untuk meningkatkan eksistensi HMEI dengan adanya HMEI Hotline. “Selain itu, dengan adanya kerjasama dengan Himpunan Mahasiswa lain di lingkup nasional sesama Prodi Ekonomi Islam,” tambah Iman.