Reporter: Fortuna Supriyadi

Apa latar belakang Anda mencalonkan diri menjadi ketua himpunan?
“Latar belakang saya mencalonkan adalah berdasarkan keinginan diri sendiri untuk menginisiasi bakat dan potensi mahasiswa Ekonomi Islam agar lebih maksimal dan bisa dikembangkan. Latar belakang lain adalah dari dukungan teman-teman yang merasa bahwa saya layak menjadi pemimpin HMEI di kepengurusan tahun selanjutnya berdasarkan rekam jejak yang terlihat selama masa kepengurusan yang pertama.”
Apa visi dan misi yang Anda miliki?
“Visi yang saya usung untuk kepengurusan ke depannya apabila saya diberi kesempatan untuk memimpin HMEI adalah mewujudkan HMEI 2022 sebagai organisasi yang berkontribusi aktif dalam memaksimalkan potensi, bakat, dan prestasi mahasiswa Ekonomi Islam. Sedangkan misi yang saya miliki adalah menjadikan HMEI sebagai organisasi yang senantiasa memelihara nilai-nilai Islam berdasarkan Al-Qur’an dan Al-Hadits; membangun kader Internal HMEI yang memiliki kapabilitas dan fleksibilitas kerja yang tinggi; merancang perencanaan arah kerja yang inovatif berdasarkan adaptasi terhadap segala kondisi; memfasilitasi dan mendorong pengembangan minat serta bakat mahasiswa Ekonomi Islam; menciptakan media komunikasi yang efektif dan efisien dalam rangka penyampaian informasi dan penjaringan aspirasi; bersinergi dan berkoordinasi dengan pihak prodi, dekanat, serta organisasi mahasiswa lain demi terwujudnya pelayanan terhadap mahasiswa Ekonomi Islam yang maksimal; membuat, mengelola, dan mengembangkan kegiatan perencanaan keuangan yang inovatif serta berkelanjutan; dan memfasilitasi kegiatan pengembangan kapasitas keilmuan mahasiswa Ekonomi Islam.”
Bagaimana langkah Anda untuk menggaet suara dari mahasiswa agar memilih Anda?
“Cara menggaet suara yang saya lakukan yaitu dengan memaksimalkan peran tim sukses atau timses yang dimiliki. Timses tersebutlah yang akan melakukan sosialisasi melalui pembangunan media kampanye yang efektif sehingga bisa menjangkau seluruh mahasiswa Ekonomi Islam.”
Adakah keresahan yang dirasakan terhadap himpunan selama perkuliahan online yang ingin Anda perbaiki?
“Mungkin bisa saya bagi ke dalam tiga poin. Pertama, budaya dan semangat prestatif di lingkungan Ekonomi Islam tahun ini yang menurun. Oleh karenanya, dibutuhkan inovasi yang baru dan usaha memaksimalkan program kerja di HMEI yang bisa membangun budaya prestatif di lingkungan Ekonomi Islam. Selanjutnya, terkadang anggota himpunan kurang memahami tujuan dan esensi program kerja yang sedang dijalani. Masalah terakhir yaitu disebabkan dengan kondisi online yang menyebabkan susahnya membangun rasa nyaman kepada setiap pengurus. Ketiga hal tersebutlah yang sering kali dirasakan dan bisa diperbaiki ke depannya.”
Apa pembaharuan yang Anda tawarkan sebagai calon ketua himpunan?
“Saya akan lebih berfokus kepada program kerja yang sifatnya berkala tetapi dampaknya maksimal dalam menjawab seluruh kebutuhan dan masalah yang banyak terjadi di Ekonomi Islam serta kerap dihadapi oleh mahasiswa Ekonomi Islam. Sehingga dengan adanya program kerja tersebut akan memberikan dampak yang lebih efektif bagi seluruh warga Ekonomi Islam.”
Apa keunggulan Anda dibandingkan calon lain?
“Saya kurang ahli membandingkan diri sendiri dengan orang lain. Namun, melihat rekam jejak yang dimiliki, saya yakin bahwa saya memang layak untuk menjadi ketua HMEI ke depannya dan membawa banyak pembaharuan dalam memudahkan rangkaian kegiatan HMEI.”
Kenapa mahasiswa Ekonomi Islam harus memilih Anda?
“Saya banyak merasa bahwa program kerja yang saya usung lebih mengutamakan dalam menjawab kebutuhan dan permasalahan mahasiswa Ekonomi Islam. Sehingga dapat memaksimalkan pelayanan HMEI kepada seluruh mahasiswa Ekonomi Islam. Selain itu, dengan program kerja tersebut dapat membawa banyak dampak positif terhadap seluruh mahasiswa Ekonomi Islam.”
Apa harapan Anda untuk keberlangsungan suksesi himpunan kali ini?
“Saya berharap Suksesi Himpunan dapat menjadi wadah bagi kedua calon untuk memecahkan masalah dan menjawab kebutuhan mahasiswa Ekonomi Islam melalui gagasan-gagasan baru yang diusung oleh masing-masing calon. Selain itu, harapan lain terhadap Suksesi ini adalah bisa menjadi ajang bagi seluruh warga Ekonomi Islam untuk menemukan pemimpin yang tepat bagi kepengurusan ke depannya.”
Apa yang ingin Anda sampaikan kepada mahasiswa Ekonomi Islam sebagai peserta dan pemilik hak suara dalam Suksesi Himpunan ini?
“Saya ingin menyampaikan mari kita gunakan hak pilih kita pada tanggal 4 Desember nanti untuk mewujudkan Ekonomi Islam yang lebih baik ke depannya. Selain itu, jangan lupa untuk memilih pemimpin yang sesuai dengan hati nurani masing-masing.”

