Reporter: Luvita dan Helen
(Undip 12/3) – Kembali digelarnya ajang Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (PILMAPRES) 2021 di tingkat fakultas, universitas, dan nasional mendorong Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ekonomika dan Bisnis (BEM FEB) Bidang Akademik dan Keilmuan untuk menyelenggarakan sosialisasi Kupas Tuntas Pemilihan Mahasiswa Berprestasi FEB pada 12 Maret 2021. Dengan menggunakan platform Ms. Teams, kegiatan yang dihadiri oleh kurang lebih 19 peserta ini membahas perihal ketentuan-ketentuan apa saja yang ada dalam PILMAPRES dan hal-hal yang perlu disiapkan oleh para peserta.
Kegiatan ini dimulai pada pukul 20.05 WIB dan selesai pada pukul 21.40 WIB. Walaupun sempat terkendala, kegiatan tetap dapat berjalan lancar. Sebagai awal rangkaian acara, pembukaan dilaksanakan oleh Morales Purba yang kemudian dilanjut dengan pemaparan materi oleh Maal Naylah, S.E., M.Si.. Setelah pemaparan materi, rangkaian acara pun disambung dengan sesi tanya jawab dan diakhiri penutupan.
Kendati penyelenggaraan kegiatan dilakukan pada malam hari, para peserta dapat dikatakan cukup antusias. Bahasan mengenai gagasan tertulis yang akan diajukan, syarat-syarat yang harus ditepati, dan ketentuan-ketentuan yang tidak boleh dilanggar, menjadi topik utama yang dikaji lebih dalam oleh Maal. Selain itu, Maal juga menjelaskan bahwa kemampuan berbahasa, khususnya bahasa Indonesia dan Inggris, pengalaman-pengalaman yang dimiliki, baik keorganisasian, perlombaan, hingga prestasi unggulan, serta wawasan mengenai kebangsaan, semuanya akan dijadikan indikator-indikator dalam hal pemberian nilai yang akhirnya akan menentukan ranking dan lanjut-tidaknya peserta ke tingkat berikutnya, yaitu dari tingkat fakultas ke universitas ataupun tingkat universitas ke nasional.
Sekalipun tantangan yang akan dihadapi tidak mudah, Maal berpesan bahwa tidak perlu takut atau ragu untuk mengikuti ajang PILMAPRES ini. Percaya diri dan peka terhadap sekitar seharusnya menjadi senjata utama dari tiap-tiap peserta. “Pokoknya, semangat ikut aja dulu, ikut, gitu. Kita jangan sudah worry duluan, jangan. Harus percaya diri. Nanti teman-temannya seperti apa kan kita juga tidak tahu, ya, keberuntungan itu akan (datang) ke siapa (atau) ke mana, gitu. Kadang-kadang, justru misalnya, ketika idenya itu ngga mainstream, terus kemudian punya gaya sendiri, ciri khas sendiri, ya, bisa jadi itu malah menarik, gitu. Jadi, silahkan mengaktualisasikan dirinya (masing-masing),” tutup Maal.

