Mengenal Potensi Industri Halal Indonesia melalui Seminar Internasional SEHATI 11

Oleh: Salma Vaza

Sabtu (24/10/2020) – Telah berlangsung International Webinar Sharia Economic Activity (SEHATI) 11 yang diselenggarakan secara online melalui platform Zoom Meeting dan live Youtube oleh Kelompok Studi Ekonomi Islam (KSEI) Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Universitas Diponegoro (Undip). Acara tersebut mengusung tema “Reconstruction of The Halal Industry Towards Indonesia as The Center for Global Islamic Economics”. Dalam penyelenggaraannya, seminar ini menghadirkan tiga pembicara Dr. Irfan Syauqi Beik (Director of Distribution and Empowerment, BAZNAS), Dato’ Prof. Dr. Sudin Haron (President & Chief Executive Officer of Kuala Lumpur Business School), dan Dr. Sutan Emir Hidayat (Director of Islamic Economy Supporting Ecosystem, KNEKS).

Acara ini diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, kemudian dilanjutkan sambutan oleh Rizka Aulia selaku ketua panitia SEHATI 11, dilanjutkan oleh Syarieful Khuluq sebagai ketua KSEI FEB Undip, kemudian disambung oleh Firmansyah selaku Wakil Dekan Akademik dan Kemahasiswaan FEB Undip. Selanjutnya, terdapat sesi pemaparan materi yang dipimpin oleh moderator untuk tiga pembicara. Seminar internasional ini dihadiri oleh berbagai kalangan baik mahasiswa hingga umum. Jadi, peserta tidak sebatas lingkup Undip saja, melainkan dari berbagai kalangan yang ingin mengetahui lebih lanjut mengenai industri halal di Indonesia.

Acara inti dimulai oleh moderator yaitu Prof. Dra. Indah Susilowati M.Sc., Ph.D. selaku dosen Universitas Diponegoro. Sebagai pembawa materi pertama, Dr. Irfan Syauqi Beik menyampaikan mengenai “Optimalisasi Zakat dalam Pengembangan Industri Halal”. Indonesia berpotensi sebagai pusat ekonomi syariah dunia karena Indonesia memiliki pangsa pasar makanan halal sebesar 13% pada tahun 2018. Pada 2020 Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) memiliki target zakat sebesar 12,48 triliun. Adapun peran BAZNAS dalam industri halal diantaranya mendorong sertifikasi halal, melaksanakan industri halal secara berkelanjutan dan mengembangkan pasarhalal.com.

Pemateri kedua yakni Dr. Sutan Emir Hidayat, yang membahas mengenai potensi Indonesia sebagai pusat industri halal terutama saat pandemi. Dalam pemaparan materi, Dr. Sutan Emir Hidayat menyebutkan beberapa sector yang mengalami peningkatan seperti penggunaan aplikasi digital berbasis “halal lifestyle”,online learning, serta peningkatan zakat, infaq, shadaqah (ZISWAF). Peran pemerintah dalam revitalisasi industri halal saat new normal dibutuhkan untuk mengantisipasi adanya goncangan perekonomian saat pandemi.

Pemateri terakhir adalah Dato’ Prof. Dr. Sudin Haron. Pada materi ini, pembahasan mengenai industri halal di Indonesia sangat ditekankan, seperti regulasi peraturan halal, jenis-jenis industri halal, hingga pengembangan sumber daya manusia agar industri halal semakin berkembang di Indonesia.

Setiap sesi pemaparan materi dilanjutkan dengan sesi tanya jawab oleh peserta seminar dan dijawab oleh pembicara. Diakhir acara diumumkan tiga pemenang Twibbon Challenge. Nantinya akan diadakan Awarding Night pada Sabtu (24/10/2020) malam hari sebagai penutup dari rangkaian acara SEHATI 11. Dalam Awarding Night juga diumumkan pemenang lomba Islamic Economic Olympiad (IEO) dan Sharia Paper Competition (SPACE).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *