Oleh: Erva

Sabtu (24/10/2020) – Telah berlangsung Webinar Nasional Explosion yang diselenggarakan secara online melalui platform Zoom Meeting oleh Himpunan Mahasiswa Departemen Akuntansi (HMDA) atau yang biasa disebut Keluarga Mahasiswa Akuntansi (KMA) Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Universitas Diponegoro (Undip). Acara ini berlangsung selama dua hari yakni pada hari Sabtu 24 Oktober 2020 dan Minggu 25 Oktober 2020. Explosion 2020 mengusung tema “Heat up Your Passion Make it Into Motion”. Dalam seminar kali ini menghadirkan empat pembicara yaitu Iyas Lawrence (Founder & Host @maknatalks), Nadhifa Allya Tsana (Writer, Digital Creator, RINTIK SENDU), Sayed Muhammad (Founder & CEO of USS NETWORKS), dan Fitra Eri (Journalist, Car Review, Race Car Driver, OTODRIVER).
Acara ini diawali dengan pembukaan oleh MC, kemudian dilanjutkan sambutan oleh Sakadewa Senajati selaku ketua pelaksana Explosion 2020, dilanjutkan oleh Hizkia Efraldo Saragih sebagai Ketua Umum HMDA FEB Undip, dan yang terakhir sambutan dari Kepala Departemen Akuntansi FEB Undip yakni Agung Juliarto. Selanjutnya adalah sesi pemaparan materi yang dipimpin oleh moderator untuk keempat pembicara. Explosion 2020 ini tidak hanya dihadiri oleh mahasiswa Undip saja, melainkan dari berbagai kalangan di luar Undip yang ingin mengetahui lebih lanjut mengenai passion.
Pada sesi pertama dan kedua dilaksanakan pada Sabtu 24 Oktober 2020. Dalam sesi pertama ini dimoderatori oleh Anggi Rin yang merupakan founder @hersphere_ dan pembicara untuk sesi pertama yaitu Iyas Lawrence, founder & host dari @maknatalks. Pada sesi pertama ini memiliki kategori “Inspiring Talks in Personal” dan mengangkat tema “Life is’nt About Finding Yourself but Creating Yourself”. Iyas Lawrence memberikan tanggapan mengenai pentingnya jiwa kepemimpinan bagi setiap individu dan menjelaskan apresiasi bagi diri sendiri dalam menghadapi setiap fase kehidupan yang dijalani.
Kemudian pada sesi kedua dimoderatori oleh Herfin Angelina, penerima Beswan Djarum Plus 2020, dan pembicara dalam sesi kedua yaitu Nadhifa Allya Tsana, seorang penulis dan digital creator. Pada sesi kedua berkategori “Visualizing Passion in The Middle of Disruption Era” dan bertema “Passion as an Intense, Powerful Devotion and Interest in Something”, Nadhifa Allya Tsana atau yang biasa disapa Tsana ini memberikan cerita atas upaya bagaimana dirinya tetap dapat berkarya di tengah kondisi new normal dan bagaimana cara untuk menemukan peluang atau kegiatan baru pada saat terkendala pandemi ini dan memberikan gambaran secara luas mengenai kekurangan dan kelebihan bekerja sesuai passion diri serta memberikan arahan dalam memanfaatkan segala bentuk opportunity untuk proses meningkatkan kualitas diri (self-improvements) untuk mendukung pengembangan passion yang dimiliki para generasi muda.
Pada sesi ketiga dan keempat dilaksanakan pada Minggu 25 Oktober 2020. Dalam sesi ketiga, pembicaranya adalah Sayed Muhammad, founder & CEO dari USS Networks, dan dimoderatori oleh M. Irham Abdurahman, co founder dari Kost Clink. Sesi ketiga mengangkat tema “What is the most powerful ability for facing this era ?” dan berkategori “Entrepreneur”. Dalam sesi tersebut Sayed menjelaskan pengalamannya dalam memulai bisnis dan membangun USS Networks. Sayed juga berbagi kiat-kiat dalam berbisnis seperti bagaimana cara memilih partner, perlunya passion dalam berbisnis, dan jangan takut untuk gagal. Sayed juga berpesan selagi masih muda cobalah segala hal yang untuk menghabiskan kegagalan di saat muda.
Kemudian sesi terakhir diisi oleh Fitra Eri, yang seorang jurnalis, car review, dan pembalap. Sesi ini dimoderatori oleh Rivaldo Gere Gurky, partner at share & global representative for Indonesia. Pada sesi terakhir ini mengangkat tema “Finding your true life passion to reach self-actualization” dalam kategori “Live Your Passion”. Dalam kesempatan tersebut, Fitra Eri memaparkan bagaimana ketertarikannya dalam dunia otomotif. Kemudian Fitra juga menceritakan awal mula pengalamannya masuk ke dalam dunia racing hingga memenangkan kompetisi di Malaysia. Selain itu, Fitra juga menjelaskan awal mulanya terjun dalam dunia jurnalis yang menulis seputar otomotif.
Sebelum pemaparan materi di setiap sesinya, moderator akan mengadakan sesi interaktif yang berjudul fakta atau bukan. Jadi, setiap pembicara harus memilih fakta atau bukan dari pernyataan yang diajukan oleh moderator. Setelah pemaparan materi dilanjutkan sesi tanya jawab oleh peserta seminar kemudian dilanjutkan mini quiz di setiap sesinya.

