Oleh: Annisa Zahi As Zahira
Kupijak jalan yang asing dan jauh,
Dengan sebuah tas penuh doa dari rumah.
Langit kota tak sesyahdu langit kampung,
Tapi mimpi membuatku terus melangkah.
Setiap malam, rindu mengetuk hati,
Teringat hangatnya peluk ibu.
Tapi air mata kubiarkan jatuh diam-diam,
Agar semangat tak ikut luruh.
Di balik letih yang tak selalu terlihat,
Ada tekad yang terus kugenggam kuat.
Karena aku tahu, perjuangan ini bukan sia-sia,
Ada masa depan yang sedang kucipta.
Biar jarak dan waktu membentang ribuan hari,
Aku percaya, semua ini akan berarti.
Dan ketika pulang nanti…
Aku ingin membawa bangga, bukan hanya hadir kembali.

