Sekolah Pasar Modal 2021: Be The Great Investor and Let The Capital Works

Oleh: Alam Suprobo

(FEB Undip 22/3) – Telah dilaksanakan Sekolah Pasar Modal (SPM) yang diselenggarakan oleh Kelompok Studi Pasar Modal (KSPM) Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip). Event tahunan yang diselenggarakan oleh KSPM ini mengusung tema “Be The Great Investor and Let The Capital Works”. SPM merupakan salah satu rangkaian Diponegoro Capital Market Days (DCMD) 2021. Acara yang diselenggarakan melalui platform zoom ini dimulai pada pukul 08.40 WIB dan dihadiri juga oleh Hendrar Prihadi selaku Wali Kota Semarang. Tiga pembicara hebat dihadirkan dalam acara ini yaitu Akhmad Nuryanto (Trainer KP BEI Jawa Tengah I), Rendy Yudistira (Senior Educator PT Philip Sekuritas Indonesia), dan Frisca Devi Choirina (Co-Founder Ngertisaham). Dilangsungkannya acara ini bertujuan untuk mengedukasi peserta yang hadir agar berani berinvestasi di pasar modal melalui pembekalan materi yang disampaikan oleh ketiga pembicara. Tidak hanya mahasiwa Undip saja yang menghadiri acara ini melainkan juga ada mahasiswa dari berbagai universitas, kemudian ada juga dosen. Jadi acara ini bukan hanya ditujukan kepada mahasiswa Undip saja melainkan dari berbagai elemen yang ingin mengetahui lebih dalam mengenai investasi di pasar modal.

Pemaparan materi yang pertama disampaikan oleh Akhmad Nuryanto, di mana pemateri telah menjelaskan secara rinci mengenai definisi dari investasi, dan dasar-dasar pasar modal sehingga diharapkan dapat membuka pandangan peserta sebelum lanjut ke sesi berikutnya. Di akhir pemaparan materinya beliau memberikan tips melihat performa perusahaan agar mampu berinvestasi secara tepat kemudian disambung sesi tanya jawab. Pada sesi tanya jawab salah satu pertanyaan yang diajukan yaitu alasan dari adanya aturan auto reject atas investasi. Walaupun sedikit terkendala jaringan akhirnya Yanto (sapaan akrabnya) memberikan jawaban bahwasannya adanya aturan auto reject digunakan untuk keamanan investasi sehingga investor dapat terlindungi. Pemateri kedua yaitu Rendy Yudistira yang menyampaikan materi mengenai analisa teknikal. Di awal penyampaiannya beliau mengatakan, “Analisa teknikal digunakan untuk trading, trading artinya yaitu berdagang saham dalam jangka waktu yang bisa dibilang pendek”. Analisa ini juga digunakan untuk menentukan waktu yang tepat untuk membeli atau menjual saham. Analisa teknikal ini sendiri adalah analisa pergerakan harga kedepan. Dalam menganalisa pergerakan harga data yang digunakan adalah data harga masa lalu dan juga data volume masa lalu. Data harga kaitannya dengan data historis dari harga yang sudah terbentuk sebelumnya sementara data volume berkaitan dengan volume perdagangan yang terbentuk sebelumnya. Rendy juga menjelaskan asumsi dalam analisa teknikal (dow theory) yaitu market action discounts everything, price moves and in trends, dan history repeat itself. Setelah pemaparan materi selesai dilanjutkan sesi tanya jawab di mana peserta SPM sangat antusias sekali dalam bertanya.

Pemaparan materi yang ketiga disampaikan oleh Frisca Devi Choirina mengenai “Pentingnya Analisis Fundamental dan Analisis Teknikal”. Return (cuan) yang optimal akan didapatkan apabila bisa menggabungkan analisis teknikal dan analisis fundamental. Analisis teknikal identik dengan investasi jangka pendek sementara analisis fundamental identik dengan investasi jangka panjang. Belajar analisis fundamental digunakan untuk mengetahui alasan mengapa membeli saham suatu perusahaan, bisa berdasarkan kinerja yang bagus, dan lainnya. Sementara analisis teknikal membantu menentukan kapan waktu yang tepat untuk bisa mengoptimalkan return. Mince (sapaan akrabnya) menyampaikan, “Namanya aja pasar modal bukan pasar cuan jadi fokus kita lebih baik apa? Belajar manajemen resiko dan mengumpulkan modal, cuan itu anggep aja bonus pasti ngikut dengan sendirinya kalau kita udah punya modal yang kuat dan ilmu untuk memanajemen resiko tersebut”. Di akhir penyampaian materi Mince memberikan kalimat yang sangat bagus yaitu berani untung berani rugi juga. Sesi tanya jawab berlangsung sangat seru karena antusias peserta cukup tinggi akan tetapi karena waktu yang terbatas akhirnya dicukupkan. Setelah penyampaian materi dari ketiga pembicara selesai. Acara ini diakhiri dengan sesi kuis berhadiah sampai akhirnya ditutup oleh master of ceremony (MC).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *