Oleh Michelle Jenifer
(Undip 20/08) – Pendidikan Karakter (Pendikar) Orientasi Diponegoro Muda (ODM) Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Universitas Diponegoro (Undip) kembali dimulai untuk hari kedua melalui zoom meetings. Mahasiswa baru langsung terbagi sesuai dengan program studi masing-masing. ODM hari kedua ini membawakan dua tema, yaitu Kita dan Undip serta Undip untuk Indonesia.
Pada program studi Akuntansi, materi sesi pertama mengenai Merdeka Belajar disampaikan oleh Mutiara Tresna selaku salah satu dosen di program studi Akuntansi. Mutiara menjelaskan program-program apa saja yang bisa dipilih mahasiswa dalam Program Merdeka Belajar seperti pertukaran mahasiswa baik dalam maupun luar negeri, magang/praktik kerja, studi independen, KKN tematik, wirausaha, riset atau penelitian, kampus mengajar, dan proyek kemanusiaan. Program Merdeka Belajar sendiri memiliki banyak manfaat diantaranya meningkatkan kompetensi diri mahasiswa, eksplorasi pengetahuan dan kemampuan lapangan, mendapat jaringan diluar program studi universitas sendiri, dan masih banyak lagi.
Setelah pemaparan Program Merdeka Belajar, Tiara menjelaskan mengenai Program Kreativitas Mahasiswa (PKM). Tiara juga menjelaskan jenis-jenis PKM seperti PKM Wirausaha, PKM Karya Cipta, dan sebagainya. Pelaksanaan PKM ini bertujuan menjadikan mahasiswa kreatif dan inovatif untuk menanggapi dan memecahkan isu-isu atau permasalahan disekitar mereka. Tiara juga memberikan beberapa contoh judul PKM yang telah masuk ke pendanaan PIMNAS. “Sayangi diri anda karena di luar sana ada banyak orang yang menyayangi anda,” pesan Tiara menutup pemaparan materinya. Setelah materi selesai, moderator memberi penugasan terkait PKM kepada mahasiswa baru. Lalu acara dilanjutkan dengan permainan kahoot bersama mahasiswa baru.
Setelah ice breaking, acara dilanjutkan ke sesi materi selanjutnya mengenai Prestatif dan Pencerah bersama Aditya Septiani. Prestasi dapat menginspirasi orang untuk meraih sesuatu yang lebih di dalam hidupnya. Lalu ada contoh sosok Pencerah yaitu karakter Muslimah, seorang guru sederhana dalam film Laskar Pelangi. Aditya juga menjelaskan bagaimana menjadi mahasiswa yang prestatif dan pencerah, yaitu dengan mawas diri terhadap kelebihan dan kekurangan, memunculkan keunikan diri yang positif, memiliki kebebasan bereksprei, memiliki sifat yang baik, keteladanan, dan lainnya. Mahasiswa perlu memiliki keyakinan dan kompetensi, integritas moral, serta motivasi tinggi untuk mendarma bakti ilmu. Mahasiswa yang prestatif merupakan mahasiswa yang memiliki sikap dan perilaku selalu ingin maju serta daya juang tinggi mencapai kesuksesan. Mahasiswa yang pencerah adalah yang mampu menjadi teladan dan cermin bagi orang lain.
Setelah pemaparan materi kedua, mahasiswa baru kembali dipecah ke dalam breakout room untuk berdiskusi mengenai simbol diri mereka. Setelah berdiskusi, mereka kembali ke main room untuk mempresentasikan kesimpulan simbol diri kelompok mereka serta kontribusi mereka untuk Undip. Mahasiswa baru sangat antusias untuk mempresentasikan hasil diskusi mereka dilihat dengan banyaknya anak yang menggunakan fitur raise hand agar terpilih. Setelah beberapa kelompok mempresentasikan simbol kelompok mereka, materi sesi kedua ditutup dengan sedikit feedback dari Aditya. Ia juga memberi tips kepada mahasiswa baru untuk tetap aktif nantinya saat kuliah daring dimulai.
Terakhir, hari kedua ditutup dengan penginformasian mengenai tugas dan judul materi yang akan dibahas pada hari ketiga, Sabtu (21/08).

