
Kabupaten Semarang (29/06) – Sekelompok mahasiswa Universitas Diponegoro penerima Beasiswa Bakti BCA, Kelompok Nakula, menggelar acara Jalan Sehat dan Bazar UMKM Napak Tilas Sejarah Srumbung Gunung pada Minggu, 29 Juni 2025 di Desa Wisata Kreatif Perdamaian (DWKP) Srumbung Gunung, Dusun Poncoruso, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang. Acara yang diadakan di lereng Gunung Ungaran ini berpusat di Angkringan Joglo Mbah Ridhu dan diramaikan oleh masyarakat setempat baik dari Srumbung Gunung maupun sekitarnya.
Jalan Sehat dan Bazar UMKM
Acara Jalan Sehat dan Bazar UMKM dimulai dengan registrasi peserta jalan sehat pada pukul 06.30 WIB. Warga setempat yang sudah melakukan registrasi mendapatkan kupon yang nantinya akan diundi untuk mendapatkan doorprize yang sudah disiapkan oleh panitia. Setelah registrasi, pembukaan acara dilaksanakan pada pukul 07.30 WIB dan dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala Desa Poncoruso, Bapak Haryoko, dan Ketua Pelaksana, Arya Harris Prasetyo.
Sebagai pemanasan panitia menyiapkan senam sebelum melakukan jalan sehat. Rute jalan sehat kali ini melewati beberapa situs sejarah yang ada di Srumbung Gunung diantaranya adalah Makam Mbah Ridhu, Makam Mbah Pathok, dan Sendang Tirta Sari. Di beberapa titik jalan sehat panitia menyiapkan 3 pos, pos pertama adalah pembagian air minum untuk peserta, di pos kedua terdapat penyobekan kupon, dan pos ketiga adalah pembagian snack dan air minum.
Setelah jalan sehat peserta dapat menikmati makanan dari para pelaku UMKM yang sudah siap berjualan di sekitar Angkringan Joglo Mbah Ridhu. Terdapat berbagai macam makanan yang tersedia seperti lotek, dimsum, dawet, tahu campur, es potong, dan lain sebagainya. Peserta kemudian dikumpulkan kembali di area Angkringan Joglo Mbah Ridhu untuk sesi pembagian doorprize dan karaoke. Terdapat 3 doorprize utama yang sudah disiapkan panitia. Setelahnya acara pagi itu ditutup dengan sesi dokumentasi.
Kontribusi Nyata Pembangunan Desa
Acara yang diadakan oleh Kelompok Nakula ini merupakan bagian dari tugas mereka sebagai Bakti Champions, penerima Beasiswa Bakti BCA, yaitu Community Empowerment. Community Empowerment ini adalah bentuk nyata implementasi dari tagline #BuktiBaktiku, “acara ini merupakan salah satu bukti kami dalam berkontribusi langsung pada masyarakat dengan memberdayakan potensi dan meningkatkan perekonomian mereka,” ujar Arya, Ketua Pelaksana sekaligus Ketua Kelompok Nakula.
“Acara Jalan Sehat dan Bazar UMKM hari ini merupakan acara puncak dari Community Empowerment kami. Dengan rute jalan yang melewati situs-situs sejarah kami harap peserta dapat lebih mengenal budaya dan tradisi DWKP Srumbung Gunung sehingga kedepannya desa wisata ini dapat lebih dikenal khalayak ramai. Selain itu dengan adanya bazar UMKM diharapkan dapat meningkatkan perekonomian warga,” lanjut Arya.
Sebelum acara puncak Napak Tilas ini Kelompok Nakula sudah melakukan beberapa pelatihan sebagai bentuk kontribusi langsung pada masyarakat Srumbung Gunung, “pelatihan yang sudah kami lakukan diantaranya ada pelatihan mengenai manajemen keuangan, promosi digital, desain kemasan dan feeds, juga optimalisasi e-commerce. Kami juga bersedia dan siap mendampingi UMKM di sini dalam pembuatan QRIS dan membuka toko online,” ungkap Arya.
Tanggapan Perangkat Desa dan Pokdarwis
Kepala Desa Poncoruso, Bapak Haryoko, menyatakan bahwa kegiatan Napak Tilas Sejarah ini tepat sasaran, “dari segi ekonomi, dengan diadakannya acara seperti ini, dapat menambah penghasilan para pelaku UMKM. Di samping itu, acara ini juga dapat menjadi hiburan bagi para warga dan dapat dengan kompak mengikuti jalan sehat,” ujar beliau. Bapak Haryoko menambahkan bahwa beliau berharap kegiatan seperti ini dapat diadakan lagi dan Kelompok Nakula dapat ikut mengawal serta mempromosikan tempat wisata yang ada di Srumbung Gunung ini.
Di sisi lain, Bapak Eko Widodo, Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) DWKP Srumbung Gunung, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Kelompok Nakula yang sudah mengadakan acara ini sehingga dapat membantu UMKM warga juga meningkatkan semangat warga. “Hari ini sangat meriah sekali dan warga juga sangat happy, terima kasih untuk tim Nakula yang sudah merancang event yang sangat berdampak untuk warga,” ujar beliau.
Manfaat yang Dirasakan Masyarakat
Acara puncak Community Empowerment ini juga disambut baik oleh warga. Ibu Siti Mukaromah, salah seorang warga Srumbung Gunung, mengungkapkan bahwa ia sangat bersemangat untuk berpartisipasi dalam kegiatan Napak Tilas Sejarah ini, “saya sangat bersemangat dan senang untuk berpartisipasi dalam acara ini, sangat seru dan bermanfaat, bisa jadi tambah sehat dengan kegiatan jalan sehat,” ujar beliau. Ibu Suniati, salah satu warga Srumbung Gunung, membenarkan pernyataan Ibu Siti, “sangat menyenangkan, anak-anak jadi senang, dan merasa lebih fresh juga dapat menghilangkan stress,” tambah beliau.
Ibu Siti dan Ibu Suniati setuju bahwa dengan diadakannya acara seperti ini dapat membantu perekonomian di Desa Srumbung Gunung karena dapat meramaikan UMKM di desa mereka. Selain itu, melalui acara ini pula keduanya merasa nama DWKP Srumbung Gunung dapat lebih dikenal serta dapat memajukan perekonomian desa. Keduanya berharap bahwa acara ini dapat dirutinkan sehingga desa mereka dapat lebih maju lagi.
Reporter: Cantika

