Semarang – Tim Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) IDBU 46 Universitas Diponegoro menyelenggarakan Workshop UMKM bertajuk “Manajemen Usaha, Pengelolaan Keuangan, dan Pengembangan Produk Berkelanjutan” di Balai Kelurahan Rowosari, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, Sabtu (1/8). Kegiatan yang berlangsung pukul 08.30–11.30 WIB ini diikuti oleh pelaku UMKM se-Kelurahan Rowosari sebagai upaya meningkatkan kapasitas pelaku usaha dalam mengelola bisnis secara lebih efektif melalui penerapan manajemen usaha, pengelolaan keuangan, pengembangan produk berkelanjutan, serta pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi dan pemasaran digital.
Workshop dibuka oleh Lurah Kelurahan Rowosari, Eko Pudjo Harijadi, S.IP., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, transformasi digital menjadi salah satu aspek penting dalam pengembangan usaha mikro agar mampu bertahan dan berkembang di tengah perubahan zaman. “Digitalisasi UMKM itu penting, demi mendukung keberlanjutan UMKM di Rowosari ini,” ujarnya.
Kegiatan diawali dengan pelaksanaan pre-test untuk mengukur pemahaman awal peserta mengenai materi yang akan disampaikan. Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Lurah Kelurahan Rowosari, Eko Pudjo Harijadi, S.IP., serta Dosen Pembimbing Tim KKN-T IDBU 46 Universitas Diponegoro, Dr. Drs. Fuad Mas’ud, MIR., yang memberikan motivasi kepada peserta agar terus mengembangkan kapasitas usaha dan mampu memanfaatkan perkembangan teknologi dalam mendukung pertumbuhan bisnis.
Pada sesi pertama, peserta memperoleh materi mengenai manajemen usaha dan pengelolaan keuangan yang disampaikan oleh Jeanne M. J. Patalala, S.E.. Materi membahas pentingnya perencanaan usaha, pencatatan keuangan yang tertib, serta strategi pengelolaan keuangan sebagai fondasi keberlanjutan usaha. Penyampaian materi berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab yang dimanfaatkan peserta untuk berdiskusi mengenai tantangan yang dihadapi dalam menjalankan usaha.
Sesi berikutnya disampaikan oleh Andreas Bakara Sitanggang yang membawakan materi mengenai optimalisasi media sosial sebagai sarana promosi dan pemasaran digital. Selain memperoleh penjelasan mengenai strategi pemasaran digital, peserta juga mengikuti praktik langsung pembuatan akun media sosial usaha, penyusunan profil bisnis, serta langkah-langkah dasar dalam membuat konten promosi yang menarik untuk memperluas jangkauan pasar.
Sebagai bentuk evaluasi pembelajaran, peserta mengerjakan post-test setelah seluruh materi selesai disampaikan. Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan di Stand Edukasi UMKM yang memberikan pendampingan secara langsung kepada peserta dalam pembuatan dan pengelolaan akun media sosial usaha, sehingga materi yang diperoleh dapat langsung diimplementasikan untuk mendukung promosi dan pemasaran produk.
Selama kegiatan berlangsung, para peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi melalui partisipasi aktif dalam sesi diskusi, tanya jawab, serta saat pendampingan praktik penggunaan media sosial di Stand Edukasi UMKM.
Melalui kegiatan ini, Tim KKN-T IDBU 46 Universitas Diponegoro berharap para pelaku UMKM di Kelurahan Rowosari mampu menerapkan manajemen usaha dan pengelolaan keuangan yang lebih baik, mengoptimalkan pemanfaatan media sosial sebagai sarana pemasaran digital, serta meningkatkan daya saing dan keberlanjutan usahanya di tengah perkembangan ekonomi digital. Program ini juga menjadi wujud kontribusi Tim KKN-T IDBU 46 dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 8 (Decent Work and Economic Growth) melalui peningkatan kapasitas pelaku UMKM dalam manajemen usaha dan pengelolaan keuangan, serta SDG 9 (Industry, Innovation and Infrastructure) melalui optimalisasi media sosial sebagai sarana promosi dan pemasaran digital guna memperluas jangkauan pasar serta mendorong inovasi dan keberlanjutan usaha.

