
(FEB 14/2) – Universitas Diponegoro menjadi salah satu kampus yang berpartisipasi dalam program Dukcapil Goes to Campus. Ini merupakan program Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri yang memberikan prioritas layanan pembuatan Identitas Kependudukan Digital (IKD). Program ini menargetkan pembuatan IKD bagi tenaga pendidik serta para mahasiswa.
Dukcapil Goes to Campus berlangsung di lima lokasi yaitu Gedung Prof Sudarto, Fakultas Hukum, Fakultas Ekonomika dan Bisnis, Fakultas Peternakan dan Pertanian, serta Sekolah Vokasi. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, yakni 14-16 Februari 2023 dari jam 09.00-16.00 WIB. Adapun tempat pelaksanaan kegiatan di FEB berada di selasar Gedung Kewirausahaan.
Tujuan pembuatan IKD yaitu mempermudahkan akses layanan publik berupa mempermudah verifikasi diri tanpa membawa KTP dan mempermudah akses data anggota keluarga. Data yang dapat tersinkronisasi dalam IKD yaitu KK, KTP, NPWP, BPJS, data vaksinasi, dan data-data lain yang instansi penerbitnya bekerja sama dengan Kementerian Dalam Negeri.

Berikut tahap-tahap pembuatan IKD yang perlu dilakukan:
- Penduduk mendownload aplikasi “Digital ID” melalui playstore. (Berdasarkan observasi, aplikasi ini hanya tersedia bagi android).
- Melakukan pendaftaran Digital ID dengan memasukkan NIK, email, nomor telepon, dan swafoto .
- Menuju ke petugas dukcapil untuk melakukan scan QR Code.
- Jika proses pendaftaran berhasil maka penduduk akan menerima email yang berisikan kode aktivasi.
- Penduduk melakukan proses aktivasi akun dengan kode yang telah didapatkan, kemudian akan tampil halaman awal aplikasi.
- Pada menu dokumen, terdapat data individu dan keluarga yang bisa ditampilkan dengan memasukkan pin.
Reporter: Naela dan Sukma
Penulis: Naela
Editor: Musa

