
Cokro, (8/8/2024) – Mahasiswa KKN dari Universitas Diponegoro (Undip) telah melaksanakan program penyuluhan pencegahan demam berdarah dengue (DBD) di Desa Cokro. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan ibu-ibu desa tentang langkah-langkah pencegahan DBD, khususnya untuk melindungi anak-anak mereka.
Acara yang berlangsung di posyandu pada hari Selasa ini dihadiri oleh sekitar 20 ibu rumah tangga. Mahasiswa KKN Undip memulai sesi dengan menjelaskan apa itu DBD, gejala-gejala yang harus diwaspadai, dan pentingnya pencegahan. Dalam materi yang disampaikan, mereka menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, terutama menghindari genangan air yang dapat menjadi tempat berkembang biak nyamuk Aedes aegypti.
Selain pemaparan teori, mahasiswa KKN juga mengadakan sesi tanya jawab. Para peserta terlihat antusias dan aktif bertanya, menunjukkan kepedulian mereka terhadap kesehatan keluarga. “Kami berharap kegiatan ini dapat membantu ibu-ibu di sini lebih waspada dan menerapkan langkah-langkah pencegahan yang tepat,” ujar salah satu mahasiswa.
Program ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan KKN Undip dalam memberdayakan komunitas lokal dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa. Rencana ke depan termasuk kunjungan lanjutan untuk memastikan penerapan informasi yang telah disampaikan dan memberikan dukungan lebih lanjut kepada warga.

Kegiatan ini diharapkan dapat membawa perubahan positif dalam upaya pencegahan DBD di Desa Cokro, serta membangun kesadaran yang lebih luas tentang pentingnya menjaga kesehatan lingkungan untuk melindungi anak-anak dari penyakit tersebut. (Naura Aulia Zulfa)

