Oleh: Dhia Librani

Tanggal 17 Agustus diperingati sebagai Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Tanggal 17 Agustus menjadi puncak dari segala perjuangan yang dilakukan oleh seluruh bangsa Indonesia, dari golongan muda hingga golongan tua. Peristiwa tersebut menjadi bukti bahwa negara Indonesia telah menjadi sebuah negara yang Merdeka. Akhirnya Indonesia berhasil melepaskan diri dari segala bentuk penjajahan yang dilakukan bangsa lain. Lalu, sebenarnya apa makna kemerdekaan itu sendiri? Kemerdekaan bukanlah akhir dari segala perjuangan yang telah dilakukan, melainkan menjadi sebuah awalan perjuangan Bangsa Indonesia. Karena setelah merdeka, tugas yang diemban justru akan semakin berat. Mempertahankan dan mengembangkan hasil yang diperoleh oleh para pejuang terdahulu tidaklah mudah. Karena seiring dengan berjalannya waktu dan teknologi yang semakin berkembang ini, tantangan yang dihadapai Bangsa Indonesia semakin berat. Contoh konkretnya adalah sekarang ini banyak negara – negara lain yang ingin memecah belah Bangsa Indonesia. Cara yang dilakukanpun bermacam – macam, mulai dari menyebarkan hoax berisi informasi yang sifatnya mengadu domba satu sama lain. Dengan lemahnya rasa persatuan dan kesatuan Bangsa Indonesia akan semakin mudah pihak – pihak diluar sana yang memiliki kepentigan tersendiri untuk memecah belah Bangsa ini. Untuk itu diperlukan kesadaran dari masing – masing individu untuk dapat menjaga persatuan bangsa dan memajukan negara Indonesia agar mampu bersaing dengan negara lain di kancah Internasional.
Perjuangan untuk memajukan negara Indonesia di kancah Internasional sangat memerlukan dukungan dari berbagai pihak. Salah satunya yaitu dari para generasi muda. Generasi muda ini yang akan meneruskan perjuangan para pahlawan yang telah gugur mendahului. Banyak cara yang dapat dilakukan oleh para generasi muda ini. Salah satunya dengan meningkatkan kualitas negara Indonesia. Kualitas dari sutau negara dapat dilihat dari beberapa aspek. Aspek yang pertama yaitu aspek Pendidikan. Hal yang harus diperjuangkan oleh generasi muda di bidang Pendidikan ini yaitu dengan rajin belajar dan meningkatkan prestasi di sekolah maupun di perguruan tinggi. Memperbanyak prestasi apalagi di tingkat internasional akan, meningkatkan kualitas pendidikan Indonesia. Sistem Pendidikan di Indonesia untuk saat ini memang masih perlu untuk dikembangkan dan diperbaiki kedepannya agar sumber daya manusia yang dihasilkan selain berprestasi juga berkualitas. Berkualitas disini dapat diartikan dengan memiliki pemikiran yang inovatif, tingkat problem solving yang tinggi, mampu berkomunikasi dengan baik dan dapat menggunakan ilmunya bagi kepentingan Bangsa. Aspek kedua yaitu aspek Kesehatan. Untuk Kesehatan yang dapat dilakukan oleh generasi saat ini yaitu dengan menjaga pola hidup yang sehat dengan mengkonsumsi makanan yang sehat dan bergizi, rajin berolahraga, menjaga kebersihan lingkungan sekitar, dan apabila sedang sakit segara berobat agar cepat mendapatkan penanganan. Pola hidup yang sehat akan menjaga kita dari segala bentuk penyakit. Jika banyak generasi muda yang memiliki tubuh yang fit dan kuat, terhindar dari penyakit mutu kesahatan Indonesia akan meningkat dan mungkin saja bisa meningkatkan angka harapan hidup penduduk Indonesia untuk kedepannya.
Aspek yang ketiga yaitu dari segi budaya. Indonesia merupakan negara yang luas dan berbentuk kepulauan. Karena berbentuk kepulauan Indonesia terbagi menjadi beberapa daerah dengan masing – masing budaya yang berbeda. Tak jarang, beberapa kebudayaan Indonesia tak luput dari pengaruh penjajahan di Indonesia. Kebudayaan yang beragam ini, dapat dimanfaatkan dengan memperkenalkannya kepada bangsa luar. Banyak hasil kebudayaan Indonesia yang sudah menarik perhatian bangsa luar dan beberapa juga sudah diakui dunia. Dengan cara tersebut, dunia akan lebih mengenal Indonesia. Dari ketigas aspek tersebut, selain dibutuhkan juga kontribusi dari Pemerintah. Jika generasi muda telah melakukan upaya untuk memajukan bangsa, tetapi Pemerintah Indonesia tidak memberikan dukungan, semua hal tersebut akan terbuang sia – sia.
Terlepas dari ketiga aspek yang telah dibahas, terdapat beberapa hal yang dapat menjadi dasar perjuangan generasi muda. Memupuk rasa persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. Karena Indonesia terbagi menjadi beberapa wilayah, Indonesia memiliki beragam suku, agama, bahasa, warna kulit, dan banyak perbedaan lainnya. Dengan adanya perbedaan, Bangsa Indonesia dapat menjadikan hal tersebut untuk melengkapi kekurangan masing – masing. Dengan menghargai perbedaan yang ada, akan tercipta kehidupan berbangsa yang harmonis dan jauh dari segala konflik antar golongan yang mungkin dapat terjadi. Jika rasa persatuan dan kesatuan Bangsa Indonesia kuat, mereka tidak akan mudah untuk diadu domba oleh bangsa lain. Cara harmonisasi yang paling sederhana dan dapat diterapkan di kehidupan sehari hari yaitu, tidak membeda- bedakan teman, menghargai agama lain saat beribadah, tidak menjelek – jelekkan budaya daerah lain. Semua itu sesuai dengan Semboyan Indonesia “Bhinneka Tunggal Ika” yang memiliki arti walaupun berbeda – beda tetapi tetap satu jua. Karena sejatinya meskipun warga Indonesia berbeda – beda baik suku bangsa, ras, agama, bahasa daerah dan sebagainya, namun mereka tetap satu sebagai BANGSA INDONESIA.
Salam Merdeka!!!

