Oleh : Sri Winarni, Chiefke, dan Naufal
Sejumlah mahasiswa KKN Tematik Undip 2021 dengan tim yang bernama Tim Sativ of Wonolopo ini tengah membangun dan mengembangkan desa wisata di Kampoeng Minapadi, Kelurahan Wonolopo, Mijen, Kota Semarang. Tak hanya itu saja, Tim Sativ of Wonolopo memberikan program penyuluhan dan pelatihan strategi pemasaran secara offline maupun online pada kelompok sadar wisata dengan menggunakan protokol kesehatan yang ketat di tengah pandemi Covid-19 ini. Yang mana kelompok sadar wisata ini merupakan salah satu program yang diselenggarakan oleh tim KKN yang dinamakan sama dengan tim KKN Tematik yaitu Pokdarwis Sativ of Wonolopo. Pembentukan Pokdarwis ini diperuntukkan untuk Kampoeng Minapadi guna memperkenalkan, melestarikan, dan memanfaatkan potensi daya tarik wisata yang ada di daerah mereka, tepatnya berlokasi di RW III Kelurahan Wonolopo.
Peran dan kontribusi Pokdarwis tersebut harus terus didukung dan dikembangkan, baik secara kualitas maupun kuantitas dalam menopang perkembangan dan pertumbuhan destinasi pariwisata. Untuk mendukung pasca terbentuknya kelompok sadar wisata, maka dari itu perlu adanya sosialisasi atau penyuluhan dan pelatihan mengenai branding wisata Kampoeng Minapadi melalui pemasaran baik secara offline maupun online. Dan juga dihadiri oleh Sumitri selaku Pemateri Kelompok Sadar Wisata dan Sapta Pesona memberikan materi tentang tugas, fungsi, kedudukan dan sapta pesona pariwisata. Sedangkan untuk pelatihannya sendiri lebih cenderung pada pemasaran online, bagaimana cara efektif untuk dapat mem-branding Kampoeng Minapadi melalui sosial media dan website.
Adapun materi yang disampaikan meliputi model pemasaran, faktor keberhasilan, konten pemasaran, strategi promosi, dan pemasaran. Pemasaran offline yaitu door to door, menyebar brosur, pamflet, booklet, maupun poster, hadiah produk gratis atau program diskon, sponsorship acara dan komunitas, publikasi cetak lokal, berpartisipasi dalam pameran, dan sebagainya. Sedangkan untuk pemasaran secara online yaitu situs web, blogging, media sosial (Facebook, Instagram, Tiktok), e-mail marketing, bayar per klik iklan (PPC), Affiliate Marketing, dan sebagainya. Dan juga pelatihan marketing melalui website atau sosmed, serta penyerahan akun-akun marketing tersebut.
Tak hanya memberikan penyuluhan dan pelatihan mengenai strategi pemasaran serta pembentukan Pokdarwis saja guna membantu pengembangan wisata kampung Minapadi untuk meningkatkan branding Tim Sativ of Wonolopo juga memberikan program yang dapat menunjang wisata disana yakni perihal manajemen mengenai penerapan K3 di tempat wisata. Hal ini untuk membantu mempersiapkan tempat wisata yang digandrungi oleh wisatawan yakni tempat wisata yang aman dan nyaman untuk ke depannya. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan yang serius dalam manajemen salah satunya perihal K3 (keselamatan dan kesehatan kerja). Hal ini berdasarkan pada anjuran pemerintah pada Panduan Pelaksanaan K3 & Kelestarian Lingkungan di Daya Tarik Wisata Kementrian Pariwisata & Ekonomi Kreatif (Edisi Agustus 2020) yang mana di dalamnya terdapat anjuran bagi tempat wisata menerapkan K3 untuk keselamatan para wisatawan.
Dalam pelaksanaan program tersebut, Tim Sativ of Wonolopo memberikan edukasi pada pengelola wisata terkait pengertian, maksud, serta tujuan K3 di tempat wisata. Kemudian juga memberikan cara penerapan program K3 seperti adanya identifikasi bahaya, penilaian risiko, serta memberikan rekomendasi pengendalian bahaya. Selain itu Tim Sativ of Wonolopo juga memberikan contoh konkrit pengendalian yaitu pemberian safety sign untuk dipasang ketika tempat wisata akan dibuka untuk publik nantinya. Guna mempermudah penerapannya Tim Sativ of Wonolopo memberikan buku panduan penerapan K3 di tempat wisata, dengan ini diharapkan dalam keberjalanan tempat wisata nanti pihak pengelola mampu menerapkan serta mengembangkan manajemen program K3 dengan baik.

