Belajar Startup untuk Menghadapi Era Kebiasaan Baru

Oleh: Fatimah dan Luvita

(Undip 25/04) Demi mendukung perkembangan perekonomian Indonesia di era new normal, Unit Kegiatan Mahasiswa Research and Business Universitas Diponegoro (UKM R’nB Undip) menghadirkan sebuah acara dengan tajuk “Roadshow dan Sosialisasi Startup: Road to R’nB Startup Competition 2021”. Acara ini diselenggarakan pada Minggu, 25 April 2021 pukul 09.15 – 11.40 WIB menggunakan platform Zoom. Selain untuk mengembangkan perekonomian di era new normal, acara yang dihadiri oleh kurang lebih 260 orang partisipan ini juga dilangsungkan sebagai salah satu tahapan dalam R’nB Competition 2021.

Acara dimulai dengan pembukaan oleh master of ceremony (MC), yaitu Muhammad Rafli dan Deriza Angelina. Setelah pembukaan, seluruh partisipan diminta untuk menyanyikan lagu Indonesia Raya. Selepas itu, dilakukan sesi sambutan-sambutan. Sambutan pertama disampaikan oleh ketua pelaksana Roadshow dan Sosialisasi Startup 2021, Ardan Chrisyufa, dan sambutan kedua disampaikan oleh vice presiden direktur R’nB, Windi Permatasari. Sesi penyampaian materi kemudian dilakukan sebagai penyambung sesi sebelumnya. Terdapat 2 materi yang disampaikan dalam acara ini, yaitu mengenai “Mahasiswa, Bertumbuh dan Startup” dan “R’nB Competition 2021”.

Materi “Mahasiswa, Bertumbuh dan Startup” dibawakan oleh Hendro Sarjito, atau biasa dipanggil Hendro. Dalam presentasinya, Hendro menyatakan bahwa Indonesia adalah negara yang memiliki potensi serta peluang besar. Potensi dan peluang tersebut harus diolah sebaik mungkin agar dapat memberikan dampak positif bagi sekitar. Startup, sebagai salah satu cara dalam mengolah potensi dan peluang, digadang-gadang dapat menjadi sarana alternatif untuk ditekuni anak muda. Startup juga tentunya akan dapat membantu negara serta masyarakat, karena dalam pembentukannya seorang perintis harus meyakini betul bahwa solusi yang ia tawarkan, lewat startup-nya itu, harus dapat membantu menyelesaikan permasalahan yang ada di masyarakat.

Hendro memaparkan bahwa dalam memulai sebuah usaha rintisan, selain memantapkan tujuan startup, seorang perintis harus menyiapkan strategi semaksimal dan serealistis mungkin, baik dalam strategi pemasaran, strategi anggaran, hingga financial projection-nya. Tentu saja akan ada banyak tantangan dan hambatan yang akan dihadapi perintis, salah satunya terkait pendanaan, namun jangan ragu sebab akan ada banyak hal yang dapat dilakukan perintis untuk menutupi kekurangan dana, yaitu dengan pengajuan modal pada lembaga-lembaga keuangan hingga mengikutsertakan startup yang bersangkutan dalam kegiatan pitching (presentasi di depan calon investor).

Dalam sesi materi pertama, Hendro juga memaparkan mengenai hal-hal apa saja yang harus selalu diperhatikan dalam perkembangan sebuah startup dan cara-cara apa saja yang dapat dilakukan untuk mengetahui keadaan pasar. Di akhir sesinya, Hendro berpesan agar seluruh partisipan tidak pantang menyerah dalam berkreasi dan berkolaborasi. “Ketika membuat platform, dari ideation to creation, muaranya di proyeksi. Ide itu kalau ga dijalankan, kita nggak akan tahu validasi seperti apa, evaluasinya seperti apa, dan kita tidak akan pernah tahu proyeksi kita ke depannya itu seperti apa. Ide kita layak dijalankan lagi atau nggak, (gitu maksudnya). Makanya, sebagai penutup, temen-temen jangan lelah untuk berkreasi dan gunain (apa yang dimiliki) sebagai ladang kreativitas buat temen-temen semua,” pesan Hendro.

Guna meningkatkan keseruan acara, panitia mengadakan kegiatan ice breaking seusai materi pertama berupa game tebak gambar. Hal ini disambut dengan antusias oleh para partisipan. Acara dilanjutkan dengan materi kedua yang disampaikan oleh ketua pelaksana, Ardan Chrisyufa. Materi kedua dipresentasikan mengenai R’nB Competition 2021. Pemateri menyampaikan bahwa R’nB Competition tahun ini mengusung tema “Peran Mahasiswa sebagai Technopreneur Muda dalam Pemulihan Ekonomi di Era New Normal”, yang bertujuan untuk memberikan pengenalan dan pengarahan sebagai awal membangun startup. Tak lupa diadakan pula perkenalan mengenai kompetisi UKM R’nB itu sendiri, yang diharapkan dapat menjadi wadah bagi mahasiswa untuk memecahkan permasalahan yang terjadi di masyarakat.

Serangkaian acara R’nB Competition dilangsungkan dengan tiga sesi. Dimulai dengan kegiatan roadshow sebagai pengenalan startup dan launching R’nB Competition, seperti yang diadakan saat ini. Sesi selanjutnya diadakan sebuah webinar yang serupa dengan kegiatan roadshow dengan mengundang para pembicara yang luar biasa. Sebagai penutup, diadakan kegiatan yang berisi presentasi startup dari masing-masing peserta lomba. “Konsep lomba semua online kecuali untuk final day, tapi itu juga tetap akan menyesuaikan dengan situasi nanti,” tambah Ardan. Sesi pertanyaan kembali dibuka untuk materi kedua ini. Di akhir roadshow diadakan sesi dokumentasi bersama. Kemudian acara ditutup oleh MC pada pukul 11.40 WIB.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *