Belajar Berani dan Bersahabat Lewat ORION FEB Undip

Semarang (22/08) – Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip) kembali menyambut mahasiswa baru melalui rangkaian orientasi bertajuk ORION—singkatan dari Orientasi Integritas Diponegoro Muda. Program ini tidak hanya menjadi sarana pengenalan kampus, tetapi juga dirancang untuk membangun kepercayaan diri sekaligus menjalin relasi lintas program studi.

Rangkaian ORION terdiri dari beberapa tahap, mulai dari PPKMB, Pendikar, hingga acara puncak Euphorion. Setiap sesi di dalamnya dirancang untuk menanamkan nilai-nilai penting seperti kejujuran, keberanian, dan kepedulian, sambil menciptakan suasana hangat dan interaktif agar mahasiswa baru merasa nyaman beradaptasi.

Bagi sebagian peserta, ORION memberikan pengalaman yang berbeda dari bayangan awal mereka. Rebika Dwi Sahrani, mahasiswa baru Prodi Ekonomi, mengaku semula mengira kegiatan ini akan mirip orientasi fakultas pada umumnya. “Awalnya kupikir ini kayak OSFAK, tapi ternyata namanya ORION. Dari pagi sampai sekarang rasanya seru banget,” ujarnya.

Hal senada diungkapkan Paulus Beryl Priyantoro dari Prodi Manajemen. Ia mengira kegiatan ini akan terasa kaku dan penuh aturan. “Awalnya dengar cerita dari orang tua dan kakak, katanya disiplin banget. Ternyata seru dan banyak interaksi,” tuturnya sambil tersenyum.

Salah satu momen yang paling berkesan bagi para peserta adalah sesi Pendikar. Rebika menilai sesi ini memberikan pengalaman berbeda karena bisa berinteraksi lebih luas. “Waktu Pendikar seru karena bisa ketemu teman-teman dari prodi lain dan main game bareng. Walau agak pegal karena lama di kelas, tapi nggak apa-apa, yang penting nggak kepanasan,” ceritanya.

Bagi Yanfira Aulia Andhini dari Prodi Ekonomi, Pendikar justru menjadi titik awal untuk melatih kepercayaan diri. “Waktu Pendikar sering ada games untuk presentasi di depan orang yang belum kita kenal. Dari situ aku jadi lebih berani,” ungkapnya.

Tak hanya mereka, Benedict Yosua Mikael Bharoto S. dari Prodi Akuntansi juga merasakan perubahan besar. Sebagai pribadi yang mengaku sulit bergaul, ia justru berhasil menemukan banyak teman baru. “Aku orangnya susah bergaul, tapi dari Pendikar ini sudah punya banyak teman baru,” ujarnya.

Selain memberikan pengalaman yang menyenangkan, ORION juga mengajarkan nilai-nilai penting yang dibutuhkan selama perkuliahan. Benedict menuturkan bahwa nilai kejujuran sangat ditekankan sejak awal. “Sebelum acara mulai, selalu ada pengecekan atribut. Jadi kita belajar disiplin dan jujur,” jelasnya. Paulus pun menambahkan, “Nilai kepedulian juga terasa, terutama saat berinteraksi dengan teman-teman baru di Pendikar.”

Tak hanya memperkenalkan lingkungan kampus, ORION juga menjadi wadah orasi bagi Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM). Rebika dan Andhini mengaku tertarik dengan KSPM (Kelompok Studi Pasar Modal) karena relevan dengan bidang studinya. Paulus memilih UKM yang sama karena minatnya pada investasi, sedangkan Benedict mempertimbangkan BAK (Badan Audit Kemahasiswaan) karena sesuai dengan ketertarikannya di bidang audit.

Setelah melewati rangkaian ORION, mereka merasa lebih siap untuk memulai perkuliahan. Rebika optimistis karena sudah mengenal lingkungan dan memiliki banyak teman. Andhini berharap dapat memperluas relasi, sementara Benedict ingin lebih aktif dan percaya diri dalam berorganisasi. Paulus sendiri bertekad meraih IPK tinggi sambil memperluas jaringan pertemanan.

Meski puas dengan penyelenggaraan ORION, mereka juga menyampaikan masukan. Rebika dan Andhini berharap informasi terkait jadwal dapat diberikan lebih awal agar peserta bisa mempersiapkan diri dengan baik. Paulus menilai sesi Pendikar patut dipertahankan karena menjadi bagian paling menyenangkan, sementara Benedict menganggap keseluruhan rangkaian sudah berjalan baik.

Secara keseluruhan, ORION FEB 2025 bukan sekadar orientasi biasa, melainkan langkah awal untuk menumbuhkan keberanian, memperluas pertemanan, dan membangun rasa percaya diri. Lebih dari sekadar pengenalan kampus, ORION menjadi fondasi yang menguatkan mahasiswa baru untuk menapaki dunia perkuliahan dengan keyakinan.

Reporter: Najwa, Seiya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *