Upacara Penyambutan Mahasiswa Baru, “Mengukuhkan Semangat Bhinneka Tunggal Ika”

Reporter: Rachel & Yusuf

Upacara Penerimaan Mahasiswa Baru

Undip (5/8) – Bertempat di Stadion Universitas Diponegoro (Undip), telah berlangsung Upacara Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) 2019 dengan mengangkat tema “Mengukuhkan Semangat Bhinneka Tunggal Ika”. Upacara dihadiri oleh rector, Senat Akademik-Majelis Wali Amanat (SA-MWA), dekan dari masing-masing fakultas dan dosen pengajar. Di tahun ini Undip menerima mahasiswa sebanyak 11.586. Jumlah tersebut terdiri dari Program Doktoral berjumlah 300 orang, Program Magister berjumlah 212 orang, Program Profesi dan Spesialis berjumlah 34 orang, Program Sarjana berjumlah 9.205 orang dan Program Vokasi berjumlah 1.030 orang.

Upacara yang diawali dengan simulasi keselamatan kerja dari Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) lalu dilanjutkan devile dari masing-masing fakultas (pembawaan bendera masing-masing fakultas oleh Resimen Mahasiswa). Kemudian dekan dari tiap-tiap fakultas memasuki lapangan dengan diiringi lagu nasional Tanah Air Beta yang dibawakan oleh PSM Undip. Dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mengheningkan Cipta.

Upacara PMB tahun 2019/2020 dibuka oleh Ketua Senat Akademik. “Lebih dari 50% lulusan Universitas Diponegoro lulus dengan IPK cumlaude,” kata Ketua MWA dalam sambutannya. Hal itu ditujukan supaya mahasiswa baru lebih bersemangat dan bersungguh-sungguh. Lalu dilanjutkan dengan pembacaan laporan penerimaan mahasiwa baru dari Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan serta pembacaan Keputusan Rektor tentang Penerimaan Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2019/2020 oleh Kepala Biro Akademik.

Momen yang paling ditunggu-tunggu adalah penyematan jas almamater dan penyerahan Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) oleh Rektor Universitas Diponegoro, Yos Johan Utama yang dimulai dari perwakilan mahasiswa Program Doktoral, dilanjutkan Program Magister, lalu perwakilan dari Program Profesi dan Spesialis, dilanjutkan dengan Program Sarjana, dan diakhiri perwakilan dari Program Vokasi. Setelah selesai dilakukannya penyematan jas almamater, seluruh mahasiswa baru menirukan pembacaan Sapta Prasetya Mahasiswa dan dilanjutkan dengan pembacaan naskah berita acara serah terima mahasiswa baru Universitas Diponegoro dan menyanyikan lagu Mars Undip.

Acara dilanjutkan dengan sambutan dari Rektor Universitas Diponegoro. Dalam sambutannya, Yos Johan memperkenalkan seluruh dekan dari masing-masing fakultas, serta dosen asing yang berasal Amerika. Yos Johan menyampaikan bahwa orang-orang yang masuk Undip adalah orang-orang terpilih. “Dari 130.000 pendaftar program sarjana yang diterima hanya 9.000 mahasiswa, maka kalian harus bersyukur dan bangga bisa masuk di Undip,” kata Yos Johan. Tak hanya itu juga ia juga menyampaikan bahwa Undip merupakan universitas nomor satu yang paling banyak mengajukan hak paten, maka dari itulah Undip merupakan universitas riset. Ia juga menyampaikan bahwa Universitas Diponegoro merupakan universitas yang menerapkan Pancasila, kampus yang penuh kasih sayang dengan melarang dan mengecam dengan keras perpelocoan, penistaan dan hal-hal yang berbau kekerasan kepada mahasiswa baru.

Acara berakhir dengan para mahasiswa baru dipersilahkan untuk foto bersama dengan rektor beserta dengan dekan dari masing-masing fakultas. Setelah berakhirnya sesi foto, mahasiswa baru dipersilahkan pulang dengan sesuai arahan oleh Resimen Mahasiswa.

“Penyambutan Undip terhadap mahasiswa sangat luar biasa, kami merasa sangat diperhatikan. Perasaan saya ketika masuk Undip tentunya sangat bangga karena tadi disebutkan bahwa Undip merupakan salah satu universitas terbaik di Indonesia. Harapan saya selama berkuliah di Undip adalah dapat mengembangkan potesi diri, meraih prestasi yang dapat bermanfaat bagi diri saya tentunya, Undip, agama dan negara,” ungkap mahasiswa baru, Noval Ramadhan, Departemen Ilmu Komunikasi 2019.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *