
Semarang (23/08) – Panggung megah Orientasi Diponegoro Muda (ODM) Undip 2025 tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk peran BEM Undip bidang Lingkungan Hidup yang bertugas menjaga kebersihan dengan melakukan pemilahan sampah.
Menurut Nandana Geraldi, mahasiswa FPIK angkatan 2023, tim pemilah sampah merupakan bagian dari program Green Dips Scholarship yang dikelola BEM Undip bidang Lingkungan Hidup. Ia menuturkan bahwa program ini terbuka untuk seluruh mahasiswa, dengan informasi pendaftaran yang diperoleh melalui akun Instagram BEM Undip, LH BEM Undip, dan Green Dips Scholarship.
Nanda menuturkan jika relawan Green Dips Scholarship tidak tergabung dalam kepanitian resmi ODM Undip 2025, sehingga dapat disebut sebagai panitia eksternal. Ia juga mengaku motivasinya mengikuti kegiatan ini adalah untuk mencari pengalaman, mengisi waktu luang, sekaligus menikmati konser ODM secara gratis.
Para relawan diwajibkan hadir sejak pukul 03.30 WIB di Stadion Undip. “Persiapan sebelum berangkat jam 3 pagi kemarin sudah ada meeting melalui link teams, itu briefing terkait teknisnya, pembagian tim, dan jobdesc masing – masing.” ujar Nanda.
Tugas relawan dibagi ke dalam beberapa kelompok, yaitu tim edukator yang memberi edukasi pemilahan sampah, tim logistik yang menyiapkan trash bag dan perlengkapan lain, tim runner yang membawa trash bag menuju tim pemilah, serta tim pemilah yang memisahkan sampah berdasarkan kategori. Nanda menambahkan, khusus untuk tim pemilah merupakan tim tambahan karena dari mahasiswa baru harus sudah memilah sendiri sampahnya.
Jenis-jenis sampah yang dipilah disampaikan oleh Nanda ada lima. Jenis pertama yaitu plastik yang ada di dalam kotak makan atau yang sudah terkontaminasi oleh makanan, jenis sampah ini merupakan sampah residu. Jenis kedua yaitu mika yang merupakan residu juga dengan trash bag berwarna hitam. Jenis ketiga yaitu sendok, garpu, dan botol minum dengan trash bag berwarna hijau. Jenis keempat yaitu kertas atau karton yang masih dapat dimanfaatkan dengan trash bag berwarna kuning. Sampah dengan trash bag warna kuning akan dijual dan hasil penjualannya akan dialokasikan untuk Green Dips Scholarship. Jenis kelima yaitu sisa makanan dengan trash bag berwarna ungu, yang nantinya akan diolah menjadi pakan maggot, pupuk, dan kebutuhan lain.
Meski lelah, Nanda menilai pengalaman ini sangat berkesan. “Melihat mahasiswa-mahasiswa baru yang penuh semangat jadi tambah semangat. Harapannya semoga Undip semakin bermartabat, bermanfaat, dan jaya jaya juara!” tuturnya.
Reporter : Shafa, Sabrina
Penulis : Shafa

