Reporter: Ghea dan Danny
FISIP Undip (21/5) – Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Opini menyelenggarakan pelatihan jurnalistik dan pengembangan diri bertajuk “Pelatihan O-Academy: Dare to Plan Your Career to Improve Your Quality“ pada Sabtu, 21 Mei 2022. Pelatihan ini menghadirkan Utami Diah Kusumawati, dosen Universitas Multimedia Nusantara, dan Apri Rokhyadi, content creator. Acara dimulai dengan pembukaan oleh MC dan dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indoesia Raya dan Mars Undip.
Pada sambutannya, Ketua Pelaksana O-Academy, Nadhilah Ishmah, berharap agar peserta dapat mempersiapkan diri terhadap dunia kerja dan pengembangan diri melalui pelatihan ini. “Dengan pelatihan ini, kami harapkan teman-teman dapat mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja melalui peningkatan kemampuan diri, khsusunya bagi teman-teman jurnalis,” ucap Nadhilah. Selain itu, Pimpinan Umum LPM Opini, Anisa Azriana, berpesan agar pelatihan ini dapat menjadi wadah pengembangan diri bagi para peserta. “Besar harapan saya, pelatihan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya sebagai wadah pengembangan diri peserta,” terang Anisa.
Jurnalisme Data: Menjadikan Liputan Lebih Akurat
Jurnalisme data merupakan cabang ilmu jurnalistik yang berfokus untuk menghasilkan reportase dan peliputan berbasis data menggunakan komputer serta alat pembantu lainnya. Menurut Kak Utami, sapaan dari Utami Diah Kusumawati, perlu dipahami oleh setiap jurnalis agar menghasilkan produk jurnalistik yang lebih akurat dengan berbasis data. “Kita ga belajar hanya untuk mengambil talking news aja, ya. Tapi kalau kita punya datanya, jika ada narasumber yang ngomong, adik-adik bisa membuktikannya, ‘Apakah betul klaim yang disampaikan oleh narasumber?’,” ujar kak Utami. “Jadi, bukan hanya bicara kata-kata, tetapi juga menyuguhkan fakta yang berupa data kepada pembaca. Jadi, lebih bertanggung jawab sebagai jurnalis dan liputannya menjadi lebih akurat,” lanjut Kak Utami.
Jurnalisme data dapat disajikan dalam berbagai bentuk, seperti contoh ilustrasi maupun grafik. Hal ini digunakan agar pembaca tidak merasa bosan dan letih ketika membaca liputan yang tersajikan. Selain itu, pembaca juga dapat lebih mudah memahami maksud yang hendak reporter atau penulis sampaikan. “Dengan didukung dengan grafik dan data, pembaca bisa langsung mengambil intisari (tulisan)-nya,” terang kak Utami.
Mempersiapkan Karier dan Membangun Personal Branding Bagi Mahasiswa
Tahapan mempersiapkan karier adalah tahapan yang krusial untuk bisa mendapatkan pekerjaan atau profesi impian. Kak Apri, sapaan dari Apri Rokhyadi, membagikan kiat-kiatnya untuk mempersiapkan karier kepada para peserta Pelatihan O-Academy. Menurutnya, ada empat kiat yang perlu dipahami dan diterapkan: Ask Yourself, Research, Take Action, dan Find Your Support System. Empat kiat ini akan memberikan mahasiswa pemahaman terkait passion dan skill yang mereka miliki, kualifikasi dari pekerjaan atau profesi yang diinginkan, juga kesadaran untuk melakukan pengembangan diri Kak Apri juga memberikan informasi mengenai jalur atau tahapan apa saja yang biasanya dilewati para calon pegawai di masa rekrutmen, salah satunya yaitu CV Screening. Kak Apri mendorong para mahasiswa untuk memperbanyak pengalaman dan mengasah soft maupun hard skills. “Yang dilihat dari CV itu bukan template atau seberapa bagus tampilannya, tapi konten,” tutur Kak Apri. Dalam Pelatihan O-Academy, Kak Apri menggarisbawahi tiga basic skills atau keterampilan dan kemampuan yang harus dimiliki di abad ke-21. Learning skills, literacy skills, serta life skills adalah tiga skills tersebut. Ketiga skills itu juga menjadi salah satu perhatian utama perusahaan-perusahaan ketika merekrut pegawai baru. “Intinya, kita perlu mempersiapkan diri (serta) mengetahui posisi yang kita lamar kualifikasinya itu seperti apa. Kemudian,
(selanjutnya) merefleksi diri apakah kita punya kualifikasi itu atau belum,” ujar Kak Apri.
Alumni Sekolah Bisnis Manajemen ITB ini turut berbagi informasi mengenai pembangunan citra diri melalui LinkedIn, sebuah situs web jaringan sosial yang berorientasi bisnis, terutama digunakan untuk jaringan profesional. Membangun citra diri melalui situs web tersebut yaitu dengan memilih kelebihan kita, tidak menonjolkan atau memperlihatkan kelemahan dengan berlebihan, serta mengomunikasikan competitive value yang kita miliki. IONS: Identify your brand, Optimize your profile, Network, dan Share adalah rumus membangun Personal Branding melalui Linkedin sehingga situs web itu dapat menjadi wadah kita untuk memberikan citra diri yang berkualitas dan membangun jejaring yang kuat.

