Reporter: Naela, Siska, Ghea

Apa latar belakang Anda mencalonkan diri menjadi ketua himpunan?
Sebenarnya, pencalonan diriku sebagai Chairman MSA itu unexpected atau bisa dibilang, di luar dari agendaku. Tapi, karena MSA butuh dan dari teman-teman fungsionaris MSA lainnya mendukung aku untuk maju, maka aku memilih untuk mencalonkan diri untuk menjadi Chairman MSA 2023.
Apa visi dan misi yang Anda miliki dan bagaimana langkah Anda untuk menggaet suara dari mahasiswa agar memilih Anda?
Visiku sendiri itu membuat MSA sebagai MSA yang meningkatkan pengalaman pendidikan dan pengembangan seluruh mahasiswa Manajemen FEB Undip secara inklusif. Kalau untuk langkah apa yang aku lakukan untuk menggaet suara dari mahasiswa, karena waktu Suksesi-nya sendiri yang terbatas, aku dan timku lebih banyak memperkenalkan tentang aku, apa yang aku bawa, dan apa yang menjadi program unggulan. Aku percaya visiku mungkin tidak mewakili semua mahasiswa Manajemen, tapi kalau mereka visiku mewakili keinginan mereka, maka silahkan pilih aku.
Apa pembaharuan yang Anda tawarkan sebagai calon ketua himpunan?
Pembaharuan yang aku tawarkan sendiri itu akselerasi kaderisasi. Pada intinya, aku membuat MSA di tahun depan dalam keberlangsungannya hanya melibatkan dua angkatan, yaitu mahasiswa tahun pertama dan tahun kedua. Aku melihat teman-temanku yang sudah dua tahun berada di MSA, untuk memulai tahun ketiga itu cukup berat, biasanya mereka sudah punya agenda masing-masing: ada yang mau magang, kerja, ada yang sibuk siapin kripsi, atau mungkin juga sambil part-time, usaha, dan segala macam. Jadi, aku merasa paling tepat untuk jabatan tertinggi di angkatan ke-dua karena sudah cukup mumpuni, dan biasanya tahun kedua belum memiliki agendanya masing-masing, jadi lebih berfokus di lingkungan kampus.
Apa keunggulan Anda dibandingkan calon lain?
Sebenarnya, aku dan calon lainnya itu transparan satu sama lain. Dia tau GDO-ku dan begitu juga sebaliknya, kita juga cukup sering berbagi informasi mengenai tips and trick pengembangan diri dan segala macamnya. Jadi, kalau ditanya mengenai keunggulan, aku rasa hampir di beberapa aspek itu kita sama atau setara.
Kenapa mahasiswa (jurusan) harus memilih Anda?
Kembali seperti jawaban aku tadi, aku tidak memaksa teman-teman untuk memilih aku, tetapi selama kita punya satu visi dan tujuan, maka teman-teman silahkan untuk memilih aku. Dan mungkin untuk pertimbangan lainnya, aku akan memudahkan temen-temen di angkatan ketiga. Kenapa? Karena seperti yang aku bilang, temen-temen di angkatan ke-tiga kebanyakan punya agendanya masing-masing, jadi di tahun ketiga teman-teman bisa berfokus ke agenda yang mereka punya.
Apa harapan Anda untuk keberlangsungan suksesi himpunan kali ini?
Aku berharap tidak ada yang goes wrong, apa yang semua direncanakan panitia bisa berjalan dengan baik, dan apa yang sudah diatur tidak ada yang dilanggar oleh siapapun itu. Walaupun waktunya memang sempit, aku berharap teman-teman Manajemen bisa antusias dan berpartisipasi untuk menggunakan suara mereka di hari pemilihan nanti.
Apa yang ingin Anda sampaikan kepada mahasiswa (jurusan) sebagai peserta dan pemilik hak suara dalam suksesi himpunan dan pemira ini?
Untuk teman-teman Manajemen, aku berharap dapat menggunakan suara yang menjadi hak mereka, karena mereka punya hak untuk menentukan kedepannya MSA menjadi seperti apa, karena bagaimanapun MSA itu inklusif dan semua mahasiswa Manajemen adalah bagian dari MSA.
Adakah keresahan yang dirasakan terhadap himpunan selama perkuliahan hingga saat ini dan ingin Anda perbaiki kedepannya?
Untuk keresahan sebenarnya dari dulu selalu sama, dari segi internal fungsionaris, MSA itu kurang komunikasi dan juga bonding. Hubungan antara satu fungsionaris dan fungsionaris lainnya itu bisa sangat distant atau ada jarak, masih ada rasa asing atau sungkan untuk mungkin sekadar saling sapa dan berkomunikasi, apalagi antara fungsionaris dengan mahasiswa Manajemen lainnya yang notabene juga bagian dari MSA meskipun bukan fungsionaris.

