BEM FEB bidang Sosial Politik pada hari Kamis siang lalu (23/04/2026) melaksanakan Gelar Wicara Vol. 1 di Dome FEB. Forum disksusi ini mengambil topik mengenai “Efek Konflik Iran-Israel Yang Mana Membuat Harga Energi Naik”. Konflik Iran-Israel tidak hanya menjadi permasalahan di kawasan Timur Tengah saja, tetapi malah masalahnya melebar seperti terjadi efek domino bagi stabilitas ekonomi global, termasuk Indonesia. Dilaksanakannya diskusi ini memang sebagai ruang untuk mahasiswa agar mahasiswa bisa menyampaikan opini maupun perspektif mengenai topik yang sedang panas dibicarakan dan diharapkan makin banyak mahasiswa yang “melek” ataupun sadar atas permasalahan dunia yang sedang terjadi saat ini.
Kami sempat mewawancarai Ketua Pelaksana kegiatan gelar wicara tersebut yaitu Sharen Regina Septiani Situmorang. Menurut pendapat Sharon sendiri mengenai sejauh mana masyarakat Indonesia dapat memahami dampak kenaikan harga energi terhadap lingkungan sehari-hari yaitu pemahaman masyarakat Indonesia saat ini sudah mulai terbuka, hal ini juga dikarenakan terdapat kenaikan-kenaikan harga energi yang mana berdampak langsung terhadap masyarakat itu sendiri contohnya seperti kenaikan harga BBM-Non Subsidi yang kenaikan harga nya lebih dari 50% dari harga normal. Topik ini dipilih karena Sharon sendiri menginginkan mahasiswa ataupun masyarakat untuk berani berpendapat atas hal yang memang membebani kita, seperti kenaikan-kenaikan harga-harga energi tersebut dan juga beliau menginginkan mahasiswa untuk meningkatkan pemahaman mereka.

Sesi diskusi “Gelar Wicara Vol. 1”
Gelar Wicara Vol. 1 ini terbuka untuk umum, sehingga tidak hanya mahasiswa dari FEB saja, melainkan juga dari luar FEB. Selama berlangsung nya diskusi, mahasiswa aktif dalam bertanya maupun memberikan pendapat. Jadi, bisa dikatakan diskusi nya berhasil karena ada diskusi dua arah antara penantik dan juga mahasiswa yang mengikuti diskusi. Di awal dikatakan acara dimulai pukul 13.00, tetapi saat acara berlangsung gelat baru dimulai saat pukul 14.00. Saat dikonfimasi kembali dengan Sharon, ternyata pukul 13.00 itu hanya open gate saja dan acara memang baru dimulai pukul 14.00 dikarenakan masih menunggu mahasiswa-mahasiswa untuk ikut hadir ke dalam disksusi tersebut. Selama berjalannya acara, penulis merasa senang dengan terbukanya pandangan baru mengenai konflik Iran-Israel tersebut, diharapkan untuk kedepannya diskusi bisa dihadiri oleh lehih banyak lagi mahasiswa.
Penulis : Azwa

