Luka di Negeri Sendiri

Oleh: Alfina Eka Wardani

Di tanah subur, harapan tumbuh

Namun apa yang diperbuat tangan angkuh

Kini tanah ini menangis, langit berduka

Harapan ditelan tangan tangan durjana

Mereka duduk di kursi megah

Berselimut janji, seolah bijak

Namun dibalik senyumannya

Tersembunyi belati menghunus lemah

Jalan berlubang, sekolah runtuh

Rakyat menjerit

Lantas bagaimana dengan mereka?

Akankah mereka berpesta?

Jangan biarkan gelap yang menang

Jangan biarkan hati nurani hilang

Negeri ini milik kita

Bukan untuk mereka semata

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *