Oleh: Musa dan Danny
FEB Undip (1/7) – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Universitas Diponegoro memperingati seratus hari kerjanya dengan menggelar acara yang bertajuk “Dialog Terbuka 100 Hari Kerja BEM FEB Undip 2021”. Acara Dialog Terbuka ini disaksikan langsung oleh mahasiswa FEB Undip melalui platform Ms. Teams dan siaran langsung dari sosial media Instagram BEM FEB Undip pada Senin, 28 Juni 2021 pukul 13.15 WIB. Dialog ini merupakan upaya BEM FEB Undip 2021 untuk memberikan transparansi kerja instansi kepada publik dan menampung aspirasi, kritik, dan saran dari peserta yang hadir pada acara tersebut. Acara dimulai dengan sesi pemaparan dari setiap bidang BEM FEB Undip dan berakhir dengan sesi foto bersama peserta dialog. Tak lupa, sesi tanya jawab hadir untuk memberikan kesempatan peserta untuk memberikan kritik dan saran terhadap kinerja BEM FEB Undip 2021 dalam seratus hari kepengurusannya.
Sesi awal yang dipandu oleh Rifda Almalia Zahra selaku Master of Ceremony (MC) membuka Dialog Terbuka dan dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua BEM FEB Undip 2021, Mochamad Sochib Maulana. Dalam sambutannya, Sochib berharap bahwa dengan kritik dan saran dari peserta dialog dapat meningkatkan kinerja BEM FEB Undip ke depannya. “Semoga, kritik dan saran dari teman-teman audiens FEB Undip maupun di luar FEB Undip dapat terus kita gunakan dan terapkan untuk meningkatkan kinerja BEM FEB Undip ke depannya,” ujar Sochib.
Kemudian, acara berlanjut dengan sesi pemaparan kinerja dalam seratus hari kepengurusan BEM FEB Undip 2021. Pada sesi ini, seluruh ketua bidang, biro, dan unit diberikan waktu sepuluh menit untuk menyampaikan hasil kinerjanya. Dari paparan tersebut dapat dilihat pencapaian dan kinerja terkini dari BEM FEB Undip kepengurusan tahun ini. Sesi ini berjalan baik dan peserta menyimak dengan saksama pemaparan tersebut.
Pada sesi tanya jawab dengan peserta dialog, dinamika diskusi mulai hangat. Diskusi dimulai dengan pertanyaan dari Bahrul Ma’arif, mahasiswa Prodi Ilmu Ekonomi. Ia menanyakan indikator apa yang membuat kinerja BEM FEB Undip 2021 dapat dikatakan baik. Menurutnya, yang diberikan oleh BEM FEB Undip melalui publikasinya hanya sebatas pencapaian yang telah dicapai dalam kepengurusan tahun ini. Selanjutnya, kritikan datang dari M. Subkhi Abdul Hakim, mahasiswa Prodi Ekonomi Islam. Ia menyoroti kajian-kajian yang dikeluarkan oleh BEM masih berkutat pada isu politik dam belum adanya kajian terkait ekonomi. Padahal, sebagai ormawa di Fakultas Ekonomi, BEM perlu memfokuskan diri ke kajian yang sesuai dengan latar belakang pendidikannya. Diskusi terus berjalan dengan berbagai pertanyaan yang dilontarkan oleh peserta. Dialog bersama peserta ini berlangsung hangat dan dinamika yang terjadi sangat membangun keberjalanan BEM FEB Undip 2021 ke depannya.
Pasca berakhirnya sesi tanya jawab dengan peserta, acara berlanjut dengan closing statement dari Ketua BEM FEB Undip 2021. Sochib mengucapkan terima kasih kepada peserta dan tamu undangan yang hadir. Selain itu, ia mengatakan bahwa BEM FEB perlu inisiasi dan inovasi yang tidak dapat didapat oleh BEM sendiri tanpa didiskusikan bersama oleh mahasiswa FEB umumnya. “BEM FEB perlu banyak sekali improvisasi, inisiasi, dan inovasi lainnya yang tentunya tidak bisa kami dapatkan sendiri,” ucap Sochib. Dialog Terbuka 100 Hari Kerja BEM FEB Undip 2021 berakhir dengan sesi dokumentasi dan sesi penutup yang dipandu oleh MC.

