
Semarang – Universitas Diponegoro (UNDIP) resmi menggelar Upacara Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) 2025 pada Rabu (13/8). Acara ini dihadiri ribuan mahasiswa baru Program Sarjana dan Sarjana Terapan dari berbagai fakultas. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 13–15 Agustus 2025 di Lantai 2 Gedung Muladi Dome, pukul 07.30 hingga 11.30 WIB. Upacara Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) merupakan agenda tahunan yang diselenggarakan UNDIP untuk menyambut mahasiswa baru sekaligus memperkenalkan lingkungan kampus. Tahun ini, tema yang diusung adalah “UNDIP Bermartabat, UNDIP Bermanfaat, UNDIP Jaya!”.
Bagi mahasiswa baru, menjadi mahasiswa resmi UNDIP adalah pencapaian yang membanggakan. Mahasiswa baru Fakultas Kedokteran Program Studi Gizi mengaku begitu gembira hingga tak bisa tidur semalaman. “Seneng, seru banget, excited! Berangkat jam 5 pagi demi bisa foto sama rektor,” ujar Nadiatul Izzah. Ia membagikan perjuangannya setelah selama tiga tahun mengikuti les di berbagai tempat dan memaksimalkan nilai raport hingga berbuah manis diterima UNDIP jalur SNBP.
Sementara dari FEB, mahasiswa jurusan Manajemen juga membagikan kisahnya. Farrel mengaku sempat struggle karena lintas jurusan dan baru dapat mengkonfirmasi pilihannya mendekati PMB, di sisi lain Fiki mengaku datang sendirian tanpa kenalan sebelumnya namun langsung merasa kompak dengan teman-teman barunya. Jalur masuk penerimaan maba juga sangat beragam, ada yang lewat jalur SNBP, SNBT, ujian mandiri yang semuanya diperjuangkan demi menjadi bagian dari Universitas Diponegoro. “Saya ingin membuktikan kalau saya bisa masuk kampus TOP 10 seperti UNDIP,” ujar Usli.
Mahasiswa baru juga kompak memuji jalannya acara penerimaan mahasiswa baru (PMB). Mulai dari rektor yang ramah, Paduan Suara Mahasiswa (PSM) dan orkestra yang memukau, hingga suasana PMB yang meriah namun hangat. Ada pula yang merasa bangga karena dapat menempuh pendidikan di universitas yang menempati peringkat pertama lulusan paling banyak diterima kerja di Indonesia.
Di balik suksesnya PMB, terdapat peran besar panitia yang sebagian besar berasal dari UKM Racana Diponegoro, Resimen Mahasiswa (Menwa), dan KSR PMI. Proses terpilih menjadi panitia melalui penugasan langsung dari pihak protokol dan rektorat. Persiapan dimulai sejak seminggu sebelumnya dengan rapat bersama unsur akademik dan gladi bersih pagi hari sebelum acara.
Tantangan terbesar bagi panitia adalah mengatur ribuan mahasiswa baru yang sangat antusias. Meski melelahkan, momen ini justru memberikan pengalaman yang sangat berharga bagi mereka. Meski melelahkan, momen ini justru memberikan pengalaman yang sangat berharga karena dapat lebih dekat dengan para pihak rektorat dan akademik. “Harapannya, PMB tahun depan persiapannya lebih baik lagi dan panitianya lebih banyak,” ungkap Andika salah satu panitia PMB.
Setelah resmi menjadi mahasiswa UNDIP, banyak mahasiswa baru yang sudah merancang target selama kuliah, mulai dari fokus pada akademik, mengikuti organisasi, magang hingga mengikuti beasiswa dan program student exchange. Beberapa juga berharap agar dapat lulus tepat waktu.
PMB UNDIP 2025 bukanlah hanya upacara penerimaan mahasiswa baru saja, namun juga merupakan titik awal perjalanan akademik yang akan membentuk generasi unggul untuk masa depan yang cerah.
Reporter: Sabrina, Najwa, Hanin
Penulis: Hanin, Sabrina

