FSM (6/12) – Roadshow Pemira Undip 2024 resmi dimulai hari ini. Fakultas Sains dan Matematika (FSM) menjadi fakultas pertama yang dikunjungi dalam rangka Roadshow Pemira Undip 2024. Menggunakan jas lab ala mahasiswa FSM, pasangan calon BEM Undip 2025 dan para calon Majelis Wali Amanat Unsur Mahasiswa (MWA-UM) mengutarakan gagasan dan ide mereka dalam kontestasi Pemira Undip 2024.
Pemaparan dimulai dari Muhammad Ibnu Athaillah lalu disusul oleh Christian Dwi Tama Putra selaku calon MWA UM dari Fakultas Ekonomika dan Bisnis. Kemudian dilanjut Imanda Putri Lidia Latif selaku calon MWA UM dari Fakultas Hukum. Acara kemudian dilanjut dengan pemaparan visi misi serta gagasan dari pasangan calon ketua bem undip 2025 yang dimulai oleh pasangan nomor urut 2 Ariq-Khayi. Sesi pemaparan diakhiri oleh pemaparan visi-misi dan gagasan Arkan-Sajidah selaku pasangan nomor urut 1.
Di tengah keberjalanan acara, forum diwarnai lontaran kritik keras terhadap pihak KPPR oleh beberapa mahasiswa FSM. Mahasiswa FSM mengeluhkan kinerja KPPR yang dinilai tidak profesional. Misalnya, keterlambatan dimulainya acara, konfirmasi kepastian acara yang dadakan, kebutuhan panelis yang dirasa tidak memadai, dan beberapa miskomunikasi terkait perizinan tempat.
“Menurut aku sangat jauh dari kata profesional ya, jauh sekali karena ya tadi yang sudah aku sebutkan koordinasi tidak ada sebelumnya kemudian konfirmasi itu tidak dilakukan” ujar Ketua BEM FSM, Hana Tsabita. “..kita tahu bersama timeline berubah secara sepihak,.… yang sebelumnya FSM bukan fakultas yang pertama akhirnya FSM itu menjadi fakultas yang pertama. Jadi kita bisa lihat mungkin mereka coba-coba” tambahnya.
Bayu Saputra, Kadiv PDD mewakili pihak KPPR yang ada di lokasi dikarenakan Ketua KPPR Undip berhalangan hadir karena sakit memberikan tanggapan perihal kritik yang dilontarkan oleh audiens.
“Kami sudah berkoordinasi dengan SM Fakultas Sains dan Matematika, dari SM FSM bilang ke kami bahwa tempatnya sudah ada persetujuan, bisa langsung dipakai, tapi ternyata dari satpam ada miskomunikasi antara satpam dan SM Fakultas,”
“itu kan yang menghubungi dari ketua kami ya, Alvito sendiri, dan aku pun baru tau pagi itu si Vito juga baru menghubungi ketua bem nya, aku belum tahu penjelasannya kenapa dia baru menghubungi pagi itu,” tambahnya saat ditanya terkait keterlambatan konfirmasi.
Reporter: Qosim & Rayhan

