Mahasiswa Undip Lakukan Aksi Menyalakan Lilin sebagai Simbol Duka Cita

Aksi menyalakan lilin sebagai simbol duka cita

Widya Puraya (02/09) – BEM FK UNDIP beserta puluhan mahasiswa menggelar aksi lilin di Lapangan Widya Puraya UNDIP depan Gedung Rektorat pada Senin, 2 September 2024. 

Aksi ini dilakukan sebagai simbol duka cita atas meninggalnya dr. Aulia Risma Lestari yang diduga menjadi korban perundungan saat PPDS Anestesi di RS Kariadi.

Aksi lilin diawali dengan prosesi penyalaan lilin dan mengheningkan cipta. Mahasiswa kemudian menyerukan “hidup mahasiswa” diikuti dengan menyanyikan mars mahasiswa. 

Dalam sunyinya malam, puluhan mahasiswa mendoakan dokter Aulia. Setelah selesai mendoakan dokter Aulia, Koordinator Acara menyampaikan bahwa mereka akan terus mengusut dan menuntut kemajuan atas kasus meninggalnya dokter Aulia.

“Kami berharap ada kemajuan dari penyidikan yang dilakukan oleh kepolisian maupun pihak kampus,” kata Koordinator acara.

Farhan salah satu mahasiswa keperawatan menyampaikan bahwa perlunya partisipatif kampus serta mahasiswa dalam kasus memberantas tindakan perundungan.

“Ini sudah tahun 2024 dan masih terjadinya tindakan bullying itu tidak bisa lagi ditolerir, harus ada tindakan dari pihak kampus serta keaktifan mahasiswa,” ujar Farhan.

Reporter : Alvaro S.

Penulis   : Alvaro S.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *