4P Marketing Mix Sebagai Solusi Perencanaan Bisnis UMKM di Kelurahan Jantiharjo

Acara edukasi dan pelatihan perencanaan bisnis di Kelurahan Jantiharjo.

Jantiharjo (01/08) – Bertempat di Aula Kelurahan Jantiharjo telah dilaksanakan edukasi dan pelatihan perencanaan bisnis oleh Agung Samodro mahasiswa KKN Universitas Diponegoro yang berasal dari jurusan Manajemen Fakultas Ekonomika dan Bisnis.

UMKM sebagai unit terkecil bisnis telah lama menjadi tumpuan hidup mayoritas masyarakat Kelurahan Jantiharjo. Oleh karena itu mahasiswa KKN menginisiasi adanya kegiatan edukasi dan pelatihan perencanaan bisnis menggunakan pendekatan 4P (Product, Price, Place, dan Promotion) untuk para masyarakat umum dan pelaku UMKM guna membantu pelaku UMKM dalam merencanakan serta mengembangkan strategi bisnis yang lebih efektif dan juga diharapkan dapat mengoptimalisasikan profit bisnis.

Kegiatan ini dihadiri pemilik usaha kecil, pengrajin, dan pedagang lokal. Acara dimulai dengan sambutan dari perwakilan Lurah Jantiharjo yaitu Bapak Suranto selaku Sekretaris Lurah Jantiharjo. Beliau menyampaikan pentingnya UMKM untuk meningkatkan kesejahteraan finansial bagi pelakunya dan juga peran UMKM dalam penguatan perekonomian lokal. Beliau juga memberikan dukungan penuh dari pihak kelurahan untuk pelaku UMKM di wilayah kelurahan Jantiharjo.

Sambutan Sekretaris Lurah.

Pada Inti acara disampaikan pemaparan materi oleh mahasiswa KKN tentang definisi umum pemasaran, perencanaan pemasaran, tujuan perencanaan pemasaran serta perencanaan bisnis menggunakan pendekatan Marketing Mix (Bauran Pemasaran) yang di dalamnya terdapat 4 aspek yang perlu diperhatikan yaitu :

  1. Product (Produk) : Dalam sebuah perencanaan bisnis hal pertama yang harus dilakukan adalah menentukan produk apa yang akan dijual. Penentuan produk harus dilakukan dengan menganalisis kebutuhan konsumen serta memenuhi kebutuhan tersebut dengan memperhatikan kualitas, desain, dan fitur yang cocok bagi konsumen di pasar.
  2. Price (Harga) : Setelah menentukan produk dan menghitung biaya yang dikeluarkan maka langkah selanjutnya adalah menentukan harga jual. Penentuan harga jual tidak boleh melebihi biaya agar bisnis mendapat profit, namun juga tidak boleh terlampau tinggi karena mempertimbangkan kemampuan konsumen serta nilai yang akan diterima dari produk kita.
  3. Place (Tempat/Distribusi) : Selanjutnya merupakan pemilihan tempat atau saluran distribusi yang dapat diakses oleh konsumen. Dalam hal ini perlu dipertimbangkan tempat atau saluran distribusi yang dapat menjangkau dan menarik lebih banyak konsumen secara optimal.
  4. Promotion (Promosi) : Terakhir adalah bagaimana pelaku UMKM dapat
    mempromosikan produk mereka dengan efektif sehingga produk dapat mencapai target konsumen. Hal yang dapat dilakukan adalah penggunaan media sosial dengan melakukan konten marketing seperti tulisan atau video serta mengikuti event pameran.
Pemaparan materi mengenai 4P.

Dalam acara dibagikan pula leaflet panduan dalam perencanaan bisnis sesuai materi yang telah disampaikan. Diharapkan dengan diberikannya leaflet panduan dalam perencanaan bisnis, peserta dapat lebih memahami materi yang disampaikan.

Penyerahan modul perencanaan bisnis.

Melalui Program ini, diharapkan para pelaku UMKM di Kelurahan Jantiharjo dapat lebih memahami pentingnya perencanaan bisnis yang matang dan mampu menerapkan strategi dengan pendekatan 4P untuk meningkatkan daya saing di pasar, merencanakan bisnis yang lebih efektif, dan tentunya meningkatkan keuntungan usaha. (Agung Samodro)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *