
Oleh: Tanaya An Nafi’ K
Judul Buku : Bumi
Penulis : Tere Liye
Tebal buku : 440 Halaman
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Tahun Terbit : 2014
ISBN : 978-602-033-295-6
Bumi merupakan novel fiksi karangan Tere Liye yang menceritakan tentang persahabatan antara Raib, Ali, dan Seli. Masing-masing dari mereka memiliki keunikan. Misalnya Raib yang sejak kecil menyimpan rahasia bahwa dirinya bisa menghilang dibalik telapak tangannya, Seli dapat mengeluarkan petir dari kedua tangannya, sedangkan Ali si biang kerok pemalas di sekolah justru memiliki kekuatan yang baru ia ketahui dalam perjalanan mereka disini.
Di suatu siang yang normal, terdapat kejadian di sekolah mereka yang menjadi awal dari perjalanan buku ini. Tiang Listrik yang roboh, membuat mereka bertiga terkurung di lapangan basket sekolah, hingga kemudian menggiring peristiwa yang mengejutkan semuanya. Salah satunya adalah guru paling garang di sekolah tersebut tiba-tiba mengetahui kekuatan dari masing-masing siswanya, khususnya Raib, Ali, dan Seli.
Tragedi tiang listrik yang roboh berlanjut dengan pertarungan antara mereka melawan penjahat dari pintu klan lain. Pertarungan berlangsung sengit sekaligus membingungkan bagi Raib, Ali, dan Seli tentang apa yang sebenarnya terjadi. Akhir dari pertarungan ini justru merupakan awalan dari kisah mereka yang sesungguhnya.
Novel ini memiliki tingkat deskripsi yang detail, sehingga pembaca bisa seolah-olah berada langsung dalam latar cerita tersebut. Semua dapat digambarkan dengan jelas, mulai dari karakterm suasana, hingga peristiwa yang dapat terasa seperti sungguhan. Tere Liye mengemas cerita Bumi ini dengan sangat baik. Walaupun fiksi, tetapi tidak berarti semuanya tidak masuk akal. Penjelasan yang diberikan sistematis, sehingga pembaca pun bisa amengingat dan memahami dengan mudah bagaimana aturan dalam dunia fiksi ini.
Selain itu, novel Bumi memberikan wawasan mengenai kehidupan. Misalnya tentang pentingnya persahabatan, dukungan dari keluarga adalah hal utama dan harus terus dijaga, hingga bagaimana menyelesaikan masalah diantara ribuan masalah lainnya. Tak hanya wawasan mengenai kehidupan, novel Bumi juga memberikan beberapa ilmu pengetahuan karena basis novel ini yang berupa fiksi ilmiah.
Kelebihan lain yang bisa diunggulkan adalah tentang kreativitas dari penulis. Adegan yang diceritakan dalam novel adalah sesuatu yang tidak biasa. Sehingga dapat menarik perhatian pembaca untuk bisa segera menyelesaikan akhir dari novelnya.
Cerita ini adalah karya bersambung yang dilanjutkan ke dalam novel-novel berikutnya. Hal ini dapat menghambat seseorang yang tidak memiliki budget lebih untuk terus membeli karya setelahnya. Totalnya mencapai 15 buku. Hal ini dapat menjadi boomerang karena pembaca merasa cerita ini sangat bertele-tele, hingga akhirnya mereka tak lagi melanjutkan membaca novel lanjutan dari serial Bumi.






