Reporter: Rijal dan Sulis

Apa latar belakang Anda mencalonkan diri menjadi ketua himpunan ?
Dibutuhkan himpunan yang aspiratif dan menjadi himpunan mahasiswa yang proaktif kepada mahasiswa untuk menunjang kebutuhan maupun aspirasi dari mahasiswa yang nantinya bisa kita tampung dengan baik karena di kondisi seperti ini banyak kebutuhan dari pihak birokrasi kampus belum disediakan dengan baik. Maka dari itu melewati himpunan sebagai Himpunan Mahasiswa Departemen Manajemen Undip kita bisa membantu teman-teman Manajemen, khususnya untuk bisa lebih aspiratif dan juga proaktif dalam melayani teman-teman Departemen Manajemen FEB Undip.
Jadi, aku pengen membuat himpunan yang lebih aspiratif dan proaktif untuk mahasiswa Departemen Undip. Ditambah lagi selama 2016-2020 ini kita di Manajemen 4 tahun udah punya jurusan IUP tapi setelah 4 tahun berjalan ini kebutuhan dari teman-teman mahasiswa IUP belum bisa terfasilitasi dengan baik oleh himpunan maupun pihak kampus juga. Maka dari itupun latar belakang aku untuk bisa membantu dan memfasilitasi dan memberikan sarana kepada teman-teman dari Manajemen IUP mengenai hak yang mereka harus dapatkan itu apa aja sih yang ternyata belum bisa difasilitasi oleh pihak kampus dengan baik dan juga belum difasilitasi dengan baik oleh pihak Himpunan Departemen Manajemen itu sendiri.
Apa visi dan misi yang Anda yang anda miliki?
Dengan visi mewujudkan himpunan mahasiswa yang aspiratif dan proaktif menuju mahasiswa manajemen yang progresif, jadi ini bermakna kita yang telah aku disebutkan di awal juga mengenai latar belakang kenapa ingin maju. Aku melihat di kondisi seperti ini himpunan mahasiswa atau lembaga legislatif yang ada di kampus itu memang sudah sifatnya mereka kan organisasi yang menaungi berbagai macam kebutuhan mahasiswa yang bisa mengadvokasi memikirkan mengenai kesejahteraan mahasiswa. Maka dari itu, di kondisi seperti ini pula banyak hal-hal yang bertansformasi dari sebelumnya kita yang contoh kita melaksanakan kuliah dari offline menjadi online, terus kita berkegiatan organisasi juga sebelumnya melakukan kegiatan secara offline menjadi online juga.
Apapun yang berkaitan dengan akademik khususnya maupun non akademik itu kan sebagai sarana dan juga wadah bagi teman-teman mahasiswa untuk mengembangkan dirinya. Maka dari itu, himpunan pun juga harus bisa memberikan wadah untuk pengembangan dari teman-teman mahasiswa Manajemen melalui aspirasi-aspirasi yang mereka sampaikan. Kemudian dari proaktif itu sendiri kita sebagai himpunan dan juga fungsioner yang ada nanti di MSA pun bisa proaktif. Ini bermakna kita itu dituntut harus inisiatif tapi bukan hanya sekadar inisiatif tanpa gerakan tanpa gebrakan, tapi kita juga inisiatif dan memberikan suatu implementasi yang nyata. Dan kemudian tanpa menyalahkan keadaan seperti ini, kitapun harus selalu bisa proaktif kepada teman-teman mahasiswa Manajemen.
Kita selaku himpunan dan bagaimana cara aku bisa mencapai visi yang aku ingin tersebut, aku punya 5 misi untuk mencapainya. Pertama, membuat iklim dan mutu kerja fungsionaris yang professional dan berasas kekeluargaan. Namanya organisasi kan kita harus bisa bekerja sama secara profesional. Kemudian tidak melulu mengenai profesionalisme yang harus dikedepankan, tapi kita jugapun harus membuat iklim kekeluargaan yang mana agar kinerja kita nantinya pun dan performa kerja kita nanti bisa lebih nge-flow karena terciptanya harmonisasi dari asas kekeluargaan itu.
Kedua, optimalisasi peran dan fungsi MSA yang sebagai instrumen mahasiswa manajemen yang aspiratif dan proaktif dalam pelayanan. Ketiga, menjalin kerjasama dan sinergis serta harmonis dengan internal organisasi di MSA antar kemahasiswaan yang ada di FEB dan luar FEB atau se-Undip dan juga alumni-alumni Manajemen dan juga civitas akademika Manajemen. Keempat, memfasilitasi pengembangan mahasiswa Manajemen dalam bidang akademik dan non akademik untuk berinovasi dengan program kerja yang tersedia.
Kelima, menciptakan media informasi yang berkualitas dan informatif dalam transformasi digital organisasi karena perkembangan jaman yang ada saat ini kita harus dituntut bisa mengoptimalkan media sosial atau dari elektronik media, sehingga penyampaian informasi lebih akurat dan lebih terukur dan juga kita sebagai mahasiswa juga sudah menggunakan media sosial dan elektronik. Dari misi tersebut kita bisa menyampaikan informasi yang informatif dan juga berkualitas sehingga salah satu outputnya bisa meningkatkan tingkat literasi dari teman-teman mahasiswa Manajemen itu sendiri.
Bagaimana langkah Anda untuk menggaet suara dari mahasiswa agar memilih Anda?
Untuk menggaet teman-teman mahasiswa Manajemen memakai metode atau strategi circle to circle, bisa dibilang aku orangnya friendly jadi ke berbagai macam orang join-join aja. Jadi, salah satu metode yang aku pakai bisa dekat dan menciptakan harmonisasi yang baik ke teman-teman Manajemen. Strategi kedua dengan media sosial aku sendiri so far ketika orasi terus kampanye di Instagram dan lain-lain. Aku juga menyebarkan informasi tersebut dan memperkenalkan diriku melalui media sosial dari Instagram dan juga Line dan dari situ pun nanti disebar ke grup-grup angkatan maupun grup per circle yang ada. Ke arah pendekatan yang lebih mengayomi.
Apa pembaharuan yang Anda tawarkan sebagai calon ketua himpunan?
Ada empat highlight di sini yang akan jadi prokerku di tahun depan.
- Manajemen sharing time, adalah suatu wadah atau platform untuk teman-teman Manajemen khususnya dari teman-teman Departemen Manajemen untuk bisa memberikan dan sebagai wadah untuk menyalurkan aspirasi dari teman-teman kepada kita selaku himpunan, dan juga apapun yang bisa kita bantu dan fasilitasi, dan juga jika berhubungan dengan pihak kampus, pihak birokrasi. Kita melalui wadah tersebut kita pun bisa menyampaikan kepada pihak-pihak yang terkait yang memiliki wewenang, yang sebenenarnya manajemen sharing time ini agenda yang sudah dilakukan secara rutin untuk sharing dengan teman-teman pengurus angkatan maupun dari komting masing-masing angkatan. Tapi aku melihat itu kalo cuma mewadahi aspirasi dari teman-teman pengurus angkatan maupun dari komting masing-masing angkatan itu kita kurang bisa menjaring aspirasi yang lebih luas. Maka dari itu, aku pengen manajemen sharing time ini atau MST ini scope dilebihluaskan lagi kita menjaring aspirasi dari teman-teman dari seluruh departemen manajemen untuk aspirasinya melalui MST.
- IUP info. IUP info ini berisi tentang informasi- informasi yang berkaitan dengan kebutuhan dari teman-teman mahasiswa IUP, begitu mulai dari single degree, double degree, short course dll.
- Bincang asik. Bincang asik ini jadi melihat kondisi sedang seperti ini mungkin kalo bincang asik ini arahnya bisa akan ke jadi podcast atau bisa melalui platform yang lain yakni nanti di dalam bincang asik ini terdapat segmen-segmen, terkait misal kita membicarakan mengenai informasi beasiswa kan memang setiap dari kemarin-kemarin setiap periode pun kita juga selalu memberikan informasi mengenai informasi beasiswa, lomba, terus informasi magang dan kerja dan lain-lain. Nah dengan itu kita nanti tidak hanya MSA dalam arti tidak hanya menyebarkan info informasi terkait itu, tetapi kita juga memberikan sebuah talkshow atau sharing session atau tips and trick mengenai hal-hal tersebut. Contoh misal sharing session atau tips and trick mengenai beasiswa, terus tips and trick fresh graduate dalam mendapat kerja, misal itu mengenai info kerja. Terus bisa juga info bincang-bincang asik mengenai perlombaan dan bagaimana sih pengalaman dari teman-teman atau kakak-kakak yang udah pernah ikut lomba itu gimana aja, cara-cara nya gimana aja. Terus bisa juga kita lanjut mengakomodir atau memberdayakan dari alumni-alumni kita. Alumni-alumni Manajemen yang sukses dalam karir maupun sukses dalam berwirausaha untuk bisa memberikan membagi pengalaman dalam kegiatan bincang yang asik ini gitu. Jadi pengembangannya bincang asik ini bisa macem-macem sih yang sesuai disebutkan tadi, mulai dari info beasiswa, info magang dan kerja, terus mengenai wirausaha dan lain-lain.
- Komunitas lomba. Jadi, nanti kita membuat sesuatu platform khusus mengenai perlombaan-perlombaan yang bisa diikuti oleh teman-teman Manajamen, salah satunya business plan, business case, terus esai dan lain-lain. Kemudian di komunitas lomba ini yang juga diselenggarakan seperti pelatihan-pelatihan.
Apa keunggulan Anda dibandingkan dengan calon lain?
Kalau proker mungkin sudah aku sebutkan ya yang empat tadi. Kalau menurut aku, empat proker yang sudah aku sebutkan juga untuk merespons transformasi yang harus kita lakukan di kondisi yang seperti ini dan juga untuk tetap meng-keep dan menjaga iklim kompetitif dan prestatif dari teman-teman mahasiswa Manajemen. Kalau dari sisi personality mungkin yang bisa diunggulkan dari aku ini, kalau dibanding dengan Fakhri mungkin ya, hal ini juga sudah kita sebutkan berdua di live Instagram MSA waktu kampanye kemarin. Kalau aku sendiri itu merupakan orang yang lebih gampang berbaur, lebih friendly, orang yang santai, orang yang tidak grasak-grusuk. Dengan hal itu, aku bukan orang yang serius banget dalam arti bukan orang yang kaku gitu. Lalu dari situ aku juga orang yang mungkin bisa dibilang lebih peka dengan keadaan. Maka dari itu, dengan aku yang orangnya peka terhadap keadaan makanya aku membuat program kerja yang dirasa memang benar-benar dibutuhkan oleh teman-teman mahasiswa Manajemen ditambah lagi yang dibutuhkan juga dalam kondisi seperti ini.
Kenapa mahasiswa manajemen harus memilih Anda?
Pertama, seperti yang sudah aku sebutkan, aku orang yang peka dengan keadaan. Jadi, dengan keadaan seperti ini kita pun juga merasa hambatan-hambatan yang kita hadapi di kondisi seperti ini. Maka dari itu, dengan sifatku yang seperti itu, aku akan berusaha membuat MSA lebih menjadi organisasi atau himpunan yang peka dengan keadaan. Outputnya nanti adalah bisa memberikan pelayanan-pelayanan yang baik kepada para mahasiswa Manajemen di dalam kondisi seperti ini maupun di dalam kondisi apa pun, sehingga kita juga bisa memberikan kebiasaan yang esensial dan juga produktif untuk teman-teman (mahasiswa Manajemen). Lalu balik lagi, aku pun juga orang yang friendly dan easy going lah bisa dibilang. Bisa sama siapa saja, ngobrol ayo-ayo saja, santai saja. Maka dari itu, aku juga ingin membuat MSA ini sebagai himpunan yang benar-benar friendly ke teman-teman Manajemen semua. Kita bisa sama-sama saling merangkul. Kita tidak ada stigma-stigma mengenai eksklusif atau yang lain, mengenai MSA ataupun organisasi lain. Maka dari itu, dari pembawaanku yang seperti ini aku mau membuat MSA memberikan pelayanan yang baik juga kepada teman-teman mahasiswa Manajemen dengan ke-friendly-an kita.
Apa harapan Anda untuk keberlangsungan suksesi himpunan kali ini?
Tentunya harapanku buat suksesi, kita semua bisa menyelesaikan pemilihan chairman MSA tahun ini dengan baik, yang mana di hari ini pun masih berlangsung masa kampanye bagi masing- masing calon. Nanti hari terakhir kampanye itu di hari Jumat dan pemilihan tanggal 21 Desember, harapanku semoga nanti di akhir pemilihan suara sampai terpilihnya hasil, dari pemungutan suara sampai selesai bisa terlaksana dengan baik semuanya. Dan yang terakhir, tentunya bisa mendapatkan chairman MSA 2021 yang amanah dan terbaik buat mahasiswa Departemen Manajemen.
Apa yang ingin Anda sampaikan kepada mahasiswa manajemen sebagai peserta dan pemilik hak suara dalam suksesi himpunan dan/atau pemira tahun ini?
Pesanku pada teman-teman Manajemen semuanya, pemilihan suara ini bukan hanya tentang hak kita melainkan juga tanggung jawab kita ke dalam demokrasi. Maka dari itu, gunakan hak suara kalian yang mana masing-masing orang memiliki satu hak suara. Gunakan hak suara kalian sebaik-baiknya, sehingga kita mahasiswa Departemen Manajemen ini bisa mendapatkan pemimpin di himpunan yang baik dan bisa memberikan suatu hal yang baik pula ke teman-teman Manajemen maupun Departemen Manajemen. Dengan aku sendiri, Muhammad Najmi Maulana sebagi calon chairman MSA 2021, aku mohon dukungannya kepada teman-teman semua untuk bisa menyelesaikan kontestasi ini dengan baik. Tentu harapannya di tahun depan nanti kita bisa sama-sama membawa MSA, Departemen Manajemen FEB Undip yang selalu lebih baik.

