Reporter: Diah

Apa latar belakang Anda mencalonkan diri menjadi ketua himpunan?
Latar belakang saya mencalonkan menjadi ketua himpunan karena saya ingin mewujudkan mimpi saya bersama Himpunan Mahasiswa Ekonomi Islam (HMEI) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Diponegoro agar dapat mengatasi keresahan dan juga dapat memenuhi kebutuhan mahasiswa Ekonomi Islam FEB Undip.
Apa visi dan misi yang Anda miliki?
Visi yang saya usung adalah semangat HMEI FEB Undip 2021 sebagai ruang karya dan pelayanan yang bersinergi, dan berakhlaqul karimah untuk kejayaan ekonomi Islam. Untuk misinya, yang pertama yaitu menciptakan internal HMEI yang bersahabat dan kompeten dengan menjunjung tinggi nilai islam. Yang kedua yaitu mengharmoniskan hubungan antara mahasiswa, alumni dan seluruh lembaga kemahasiswaan FEB Undip. Yang ketiga yaitu menjadikan HMEI sebagai sarana edukasi, advokasi, dan penjaring aspirasi mahasiswa Ekonomi Islam FEB Undip. Kemudian yang terakhir yaitu memberikan ruang berkarya untuk pengembangan potensi mahasiswa Ekonomi Islam baik akademik maupun non akademik.
Bagaimana langkah Anda untuk menggaet suara dari mahasiswa agar memilih Anda?
Strategi yang dilakukan tentunya membawa visi dan misi sesuai dengan kebutuhan dan keresahan mahasiswa Ekonomi Islam seluruh lini gitu, sehingga secara tidak langsung sudah sesuai dengan keinginan mahasiswa Ekonomi Islam itu sendiri. Selain itu, saya telah melakukan kampanye The Founder dengan mempresentasikan Grand Desaign Organisation (GDO) yang saya buat di depan seluruh mahasiswa Ekonomi Islam melalui platform MS Teams. Selain itu juga, saya melakukan kampanye tertulis melalui platform Instagram dan official account Line tentunya dengan konten yang menarik.
Apa pembaharuan yang Anda tawarkan sebagai calon ketua himpunan?
Saya akan membawa iklim yang flexible dalam Himpunan Mahasiswa Ekonomi Islam (HMEI). Saya akan memadukan sifat kekeluargaan dan juga profesionalitas, yang nantinya di harapkan pengurus HMEI 2021 akan memiliki jiwa profesionalitas ketika sedang melaksanakan suatu program kerja. Lalu di luar itu nanti diharapkan juga pengurus HMEI dapat menjadi rumah kedua bagi para pengurusnya. Selain itu, saya juga memiliki nilai-nilai yaitu akhlaqul karimah, tanggap, aktif, dan juga sinergis.
Dalam skema proker juga terdapat pembaharuan seperti ICEPRO yang jika saya terpilih menjadi Kahim (Ketua Himpunan) akan diinovasikan dengan acara berupa lomba. Selain itu, juga terdapat proker baru yang inovasi sesuai dengan kebutuhan masyarakat Ekonomi Islam seperti ada Self Improvement Leadership atau SLIP itu simple-nya pelatihan kepemimpinan di atas pra dasar jadi setara dengan EFL terus juga ada Teman Cerita. Teman Cerita ini nantinya berisi seminar tentang cara mengatasi stress gitu di tengah pandemi, kayak coping stress gitu. Terus juga ada Bincang Lima Menit (BiLiMit) tentang podcast berbagi pengalaman dengan seseorang yang telah melakukan usaha bisnis dari mahasiswa Ekonomi Islam dan juga untuk mahasiswa Ekonomi Islam tentunya. Lalu ada SCAD (Syarih Carrier Alumnie Discussion), jadi konsepnya seminar dari alumni Ekonomi Islam, isinya bagaimana sih dunia kerja untuk ke depanya gitu. Jadi, mahasiswa Ekonomi Islam dapat bercermin dari para alumni. Selain itu juga ada Ekis Turnamen karena pandemi kayak gini dan e-sport juga lagi berkembang begitu pesat sudah sepatutnya diberi fasilitas untuk berkembang bagi mereka yang memiliki potensi di bidangnya seperti itu.
Apa keunggulan Anda dibandingkan dengan calon lain?
Berbicara keunggulan dibanding dengan calon lain, keunggulan yang saya miliki adalah management yang baik dengan sifat saya yang terstruktur membuat saya terbiasa dengan segala urusan yang tertata atau ter-manage dengan baik. Saya terbiasa membuat jadwal keseharian mulai bangun tidur hingga tidur lagi. Lalu selain itu, juga pada kepengurusan tahun ini saya berada pada dua organisasi yaitu HMEI dan EECC. Hal tersebut menjadi bukti nyata bahwa saya dapat me-manage waktu dengan baik.
Di EECC sendiri saya sering diamanahi untuk menjadi ketua pelaksana ataupun koordinator pada event yang diselenggarakan oleh EECC. Sedangkan di HMEI, saya lebih sering menjadi master of ceremony (MC) dalam suatu acara. Total pada satu tahun kepengurusan ini, saya telah diamanahi untuk menjadi MC dan juga moderator sebanyak sepuluh kali. Di samping kesibukan berorganisasi, saya juga mengikuti pelatihan dasar LKMMD di Fakultas Psikologi dengan kurun waktu kurang lebih tujuh bulan dan alhamdulillah-nya mendapatkan predikat atau penghargaan peserta terbaik ke empat di LKMMD Fakultas Psikologi.
Kenapa mahasiswa Ekonomi Islam harus memilih Anda?
Selain karena visi, misi dan pengalaman, mahasiswa Ekonomi Islam harus memilih saya karena saya memiliki sifat yang humble, friendly, respectful, dan pendengar yang baik. Tetapi, yang terpenting dari itu semua Saya membawa hati yang tulus untuk kepentingan Ekonomi Islam.
Apa harapan Anda untuk keberlangsungan suksesi himpunan kali ini?
Harapannya semoga dapat berjalan dengan lancar sesuai dengan rencana dan target-targetnya dan tidak ada terjadi hal yang tidak diinginkan dan dapat lebih baik kedepannya seperti itu.
Apa yang ingin Anda sampaikan kepada mahasiswa Ekonomi Islam sebagai peserta dan pemilik hak suara dalam suksesi himpunan dan atau pemira ini?
Pesannya, “Pilihlah pemimpin yang memiliki kapabilitas, tanggung jawab, dan hati yang tulus untuk membawa kemajuan Ekonomi Islam menuju kejayaan.”

