Mimbas PEMIRA FEB Undip 2026 Jadi Wadah Penyampaian Gagasan Paslon

SEMARANG — Mimbar Bebas (Mimbas) Pemilihan Raya (PEMIRA) Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip) 2026 digelar pada Kamis (22/10) di Dome FEB Undip. Kegiatan ini menjadi ruang bagi pasangan calon (paslon) untuk menyampaikan visi, misi, serta program kerja sekaligus membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk mengenal lebih jauh arah kepemimpinan yang ditawarkan.

Bagi ketua pelaksana, athaya, Mimbas memiliki peran penting dalam rangkaian PEMIRA FEB Undip 2026. karena Forum ini menjadi salah satu sarana bagi mahasiswa untuk memperoleh informasi mengenai gagasan dan rencana kerja paslon sebelum menentukan pilihan.

Dalam pelaksanaannya, sejumlah isu menjadi perhatian dalam penyampaian gagasan paslon, di antaranya program pemberdayaan mahasiswa yang bersifat inklusif tanpa memandang gender serta upaya penanganan isu kesehatan mental di lingkungan kampus.

Berbeda dari pelaksanaan pemira yang menghadirkan lebih dari satu pasangan calon, PEMIRA FEB Undip 2026 tidak menyelenggarakan debat terbuka karena hanya terdapat satu paslon yang mendaftar. Meski demikian, rangkaian kegiatan tetap dilaksanakan melalui Mimbar Bebas dan agenda orasi lanjutan sebagai ruang penyampaian gagasan kepada mahasiswa.

Kondisi tersebut menjadikan penyampaian visi, misi, dan program kerja melalui forum terbuka sebagai salah satu sarana bagi mahasiswa untuk memahami rencana kepemimpinan paslon. Mahasiswa diharapkan dapat mencermati gagasan yang disampaikan dan menggunakan hak pilih berdasarkan pertimbangan masing-masing.

Selain menjadi ruang penyampaian gagasan, Mimbas juga berkaitan dengan upaya meningkatkan partisipasi mahasiswa dalam PEMIRA FEB Undip 2026. Panitia dan sivitas akademika berharap keterlibatan mahasiswa dalam menggunakan hak pilih dapat meningkat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Melalui rangkaian PEMIRA ini, mahasiswa FEB Undip diharapkan tidak hanya berpartisipasi dalam pemungutan suara, tetapi juga terlibat secara kritis dalam proses demokrasi di lingkungan kampus. Pemahaman terhadap program kerja dan arah kebijakan yang ditawarkan menjadi bagian penting dalam menentukan pilihan secara sadar dan bertanggung jawab.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *