
FEB (11/9) – Kelompok Studi Ekonomi Islam (KSEI) FEB Undip berkolaborasi dengan program studi Ekonomi Islam dalam menyelenggarakan Seminar Nasional pada Rabu, 11 September 2024. Membawakan tema, “Membaca Ekonomi dan Keuangan Syariah pada Pemerintahan Baru Indonesia” seminar nasional ini mendatangkan Ir.Adiwarman A.Karim., S.E.,MBA., MAEP. , Assoc. Prof. Sutan Emir Hidayat, Ph.D. hingga Prof. Dr. K.H., Ma’ruf Amin.
Sesi pertama dilangsungkan di Hall Gedung C dengan pembicara Adiwarman Karim dan Sutan Emir. Seperti biasanya, Adiwarman berbagi uang saku kepada mahasiswa yang berhasil menjawab kuis khasnya. Sedangkan Sutam Emir menjelaskan perkembangan dan potensi ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia.
Mendatangkan Ma’ruf Amin, protokol pengamanan Paspampres dijalankan dengan ketat. Azka, selalu Ketua KSEI menjelaskan bahwasanya ada pemotongan jumlah peserta yang dapat hadir dari 280 menjadi 200 peserta sesuai prosedur paspampres. Peserta yang dapat hadir pun telah melalui pendataan sebelumnya, untuk memasuki Hall KWU FEB Undip yang menjadi tempat Ma’ruf Amin mengisi seminar peserta diberikan gelang, id card, dan melalui proses screening terlebih dahulu. Tak sampai di situ, sinyal di area Hall KWU pun diputus ketika acara akan dimulai.
Dalam kesempatannya, Ma’ruf Amin menjelaskan bahwa ekonomi syariah telah mengalami pertumbuhan yang sangat pesat dalam lima tahun terakhir, “Kontribusi aktivitas usaha syariah terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional 2023 mencapai hampir 47 persen,” jelasnya. Ia pun menjelaskan rencana strategis ekonomi dan keuangan syariah yang berfokus pada produktifitas, stabilitas, perlindungan sosial, dan pemerataan ekonomi.
Ma’ruf Amin pun memberikan arahan selaku wakil presiden untuk menerapkan Pembangunan ekonomi syariah berkelanjutan yang menyeluruh dan terintegrasi. Seminar Nasional ditutup dengan apresiasi dan harapan kepada Program Studi Ekonomi Islam, Fakultas Ekonomika dan Bisnis, Universitad Diponegoro. (TG)

