
Oleh: Intan Amalina
Judul : Sunset Bersama Rosie
Penulis : Tere Liye
Penerbit : Sabak Grip Nusantara
Tebal : 410 halaman
Tahun Terbit : 2023
ISBN : 9786239607463
Sunset Bersama Rosie mengisahkan tentang perjalanan percintaan Tegar, seorang pria yang memiliki masa lalu kelam karena gagal mengungkapkan perasaannya kepada Rosie, sahabat masa kecilnya. Ketika dewasa, saat Tegar berencana untuk menyatakan perasaannya kepada Rosie dalam sebuah pendakian Gunung Rinjani, sahabat dekatnya Nathan justru lebih dulu menyatakan cinta kepada Rosie. Akhirnya, Rosie dan Nathan menikah, dan Tegar merantau ke Jakarta untuk melupakan perasaannya.
Setelah peristiwa yang membuatnya melarikan diri ke Jakarta, Tegar mencoba menjalani hidup baru dan memperbaiki hubungan pertemanan dengan Nathan dan Rosie, dan Tegar menjadi dekat dengan keluarga Rosie. Namun, kehidupan mereka berubah drastis ketika bom meledak di Pantai Jimbaran saat perayaan ulang tahun pernikahan ke-13 Rosie dan Nathan. Nathan meninggal, dan Rosie mengalami depresi berat. Tegar, yang telah bertunangan dengan Sekar, sahabat yang juga menjadi kekasihnya di Jakarta, memutuskan untuk kembali ke Gili Trawangan untuk mengurus anak-anak Rosie dan resor peninggalan Nathan.
Selama dua tahun Rosie dirawat di shelter, Tegar tidak pernah menghubungi Sekar. Ketika Rosie sembuh, mereka ke Jakarta untuk mengantar Sakura anak kedua Rosie tampil dalam acara musik. Tegar mengetahui Sekar akan bertunangan dengan orang lain. Mendengar hal ini, Tegar memohon kesempatan kedua kepada Sekar, dan mereka akhirnya kembali bersama.
Namun, saat pernikahan Tegar dan Sekar tiba, Rosie yang menghadiri acara tersebut dihadapkan pada kenyataan bahwa putrinya, Lili, menginginkan Tegar sebagai ayahnya. Ditengah dilema, Tegar harus memutuskan apakah akan melanjutkan pernikahannya dengan Sekar atau kembali kepada Rosie dan menghidupkan kembali cinta lama mereka.
Sunset Bersama Rosie adalah novel yang penuh perasaan dan emosional. Karakter Tegar yang mengalami banyak konflik dan dilema emosional membuat pembaca terhanyut dalam alur ceritanya dan terus ingin mengikuti perkembangan hubungan Tegar dan Rosie. Penulis mampu menggambarkan keindahan Gili Trawangan, latar tempat utama cerita ini, sehingga pembaca dapat merasakan suasana tempat tersebut dengan jelas.
Salah satu kekurangan dalam novel ini adalah pengulangan penjabaran peristiwa dan seringnya menampilkan alur mundur ke momen-momen di Gunung Rinjani. Alur cerita yang maju mundur terasa membingungkan dan sedikit membosankan. Akhir dari cerita ini juga sedikit menggantung, yang membuat pembaca merasa tidak puas dengan akhir cerita novel tersebut.

