Mengenal Lebih Dekat Calon Ketua Himpunan Ekonomi Islam Nomor Urut Satu, Luthfi Firdaus

Reporter: Luthfia, Arum dan Rahayu

Apa latar belakang Anda mencalonkan diri menjadi ketua himpunan?

Latar belakang Luthfi mencalonkan diri menjadi Ketua Himpunan Mahasiswa Ekonomi Islam ialah melihat dari keresahan yang dialami oleh Luthfi dan juga teman-teman selama ini, dan keresehan itu seperti contohnya bisa dari pelayanan akademik ataupun kurangnya wadah untuk kita mengembangkan minat serta soft skill kita. nah disitu aku rasa, aku dapat membenahi apa yang sekiranya aku bisa perbaiki melalui himpunan.

Apa visi dan misi yang Anda miliki dan bagaimana langkah Anda untuk menggaet suara dari mahasiswa agar memilih Anda?

Visi dan Misi saya pada HMEI 2023 yaitu visi saya menjadikan Himpunan Mahasiswa Ekonomi Islam 2023 sebagai wadah aspirasi serta penyaluran informasi untuk mewujudkan mahasiswa Ekonomi Islam yang bermakna dan untuk mewujudkan visi itu, saya mempunyai empat misi. Yang pertama, untuk menciptakan internal HMEI yang berkompeten dan bertanggung jawab dengan berlandaskan ukhuwah islamiyah. Yang kedua, memfasilitasi dan meningkatkan prestasi mahasiswa Ekonomi Islam dalam bidang akademik maupun non akademik. Yang ketiga, mengembangkan peran media kreatif sebagai citra HMEI serta sumber informasi bagi mahasiswa Ekonomi Islam. Dan yang keempat, bersinergi dengan lembaga kemahasiswaan lain yang ada dalam lingkup fakultas maupun universitas. Dan langkah saya untuk menggaet suara dari mahasiswa EKIS yang pertama, saya harus sowan dulu ke ketua setiap angkatan. Setelah itu, saya mencari dua atau tiga orang yang sekiranya dia berpengaruh dan dipandang baik oleh setiap angkatan. Untuk apa? untuk saya ajak bekerja sama membantu saya dalam pemilihan Calon Ketua Himpunan pada tahun ini. Selain itu juga, saya memberikan propaganda dan konten-konten tentang saya di sosial media yang saya miliki.

Apa pembaharuan yang Anda tawarkan sebagai calon ketua himpunan?

Untuk pembaharuan yang akan saya berikan nanti, saya memiliki rencana kerja inovasi serta sistem budaya yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Karena, melihat dari evaluasi dari satu hingga dua tahun yang lalu, apalagi kita masih dalam adaptasi dari sistem online dan offline. Nah, itu saya yakin bahwa dari adanya rencana kerja inovasi serta sistem budaya yang berbeda akan berdampak pada kinerja pengurus serta output yang akan dirasakan oleh mahasiswa Ekonomi Islam itu lebih terasa.

Apa keunggulan Anda dibandingkan calon lain sehingga mahasiswa jurusan harus memilih anda?

Keunggulan saya, saya adalah orang yang bertanggung jawab, amanah dan dapat dipercaya. Dan saya yakin dengan dukungan dari teman-teman yang lain, saya dapat mengemban amanah ini dengan sebaik-baiknya.

Apa harapan Anda untuk keberlangsungan suksesi himpunan kali ini?

Harapannya dari suksesi ini memunculkan pemimpin yang karakteristiknya yang berbeda-beda. Bukan soal eksistensi kita ingin maju untuk menjadi ketua himpunan tapi juga ini adalah bentuk dedikasi kita kepada himpunan untuk mengabdi kita kepada himpunan bahwa kita ingin membawa himpunan atau membawa prodi ini menjadi lebih baik lagi. Sehingga menjadi himpunan kita dapat mengubah prodi menjadi lebih baik.

Apa yang ingin Anda sampaikan kepada mahasiswa (jurusan) sebagai peserta dan pemilik hak suara dalam suksesi himpunan dan pemira ini?

Ada sabda dari Rasulullah Saw. yang artinya Rasulullah kala ketika ada 3 orang musafir itu aja dia harus memilih satu orang untuk menjadi pemimpin sedangkan kita sebagai embaga kemahasiswaan yang lingkupnya lebih besar maka harus memilih pemimpin yang sekiranya dapat merubah dan membenahi prodi ekonomi Islam. Dan yang saya ketahui bahwa agama Islam melarang untuk kita sebagai umatnya tidak memilih pemimpin ataupun golput. 

Adakah keresahan yang dirasakan terhadap himpunan selama perkuliahan hingga saat ini dan ingin Anda perbaiki ke depannya?

Keresahan yang saya alami dari 1 tahun ini selama di himpunan adalah karena masih dalam tahap adaptasi dari pandemi ke normal ini jadi antar anggota dedikasinya semakin kurang serta tanggung jawab dari setiap anggota pun semakin lama semakin hilang. Nah itu akan saya perbaiki kedepannya dengan cara adanya sanksi dan SOP dari perizinan dari tahun-tahun sebelumnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *