Kreatif! Lima Mahasiswa Undip Ciptakan Buku Cerita Pop-Up sebagai Media Pembentukan Karakter bagi Anak

Semarang (15/08/2022) – Untuk memudahkan proses pembelajaran karakter bagi anak, sekelompok mahasiswa Universitas Diponegoro (Undip) melalui Program Kreativitas Mahasiswa Skema Kewirausahaan (PKM-K) tahun 2022 menciptakan sebuah inovasi berupa buku dengan berbagai fitur. Kelompok mahasiswa tersebut diketuai oleh Febiyanti Azis dengan anggota terdiri dari Ayu Diah Safitri, Muhammad Ilham, Chairullatif Aji Sadewa, dan Silvia Puspa Kumaeroh.

Produk bernama ‘Edukit’ merupakan sebuah paket berisi buku cerita dengan fitur pop-up dan augmented reality, aplikasi android, dan permainan edukatif. Produk tersebut diciptakan dengan sasaran konsumen ditujukan kepada anak usia 3 – 9 tahun. Febiyanti dan kawan-kawannya membutuhkan waktu enam bulan untuk membuat produk tersebut hingga akhirnya selesai.

Ide terciptanya produk Edukit berawal dari keprihatinan Febiyanti dan kawan-kawan atas fenomena krisis karakter pada anak yang dapat dilihat secara nyata. Contoh fenomena ini misalnya kasus pemukulan siswa, bullying, dan sebagainya. Kemerosotan karakter pada anak menjadi momok yang mengancam kualitas suatu bangsa. Maka dari itu, diperlukan adanya pembentukan karakter yang dapat ditanamkan sejak usia dini, salah satunya melalui media pembelajaran yang menarik dan interaktif.

Produk Edukit dari mahasiswa Undip ini memiliki keistimewaan tersendiri jika dibandingkan dengan produk lain yang serupa. Keistimewaan tersebut antara lain sebagai berikut.

  1. Alur cerita yang sederhana dan mudah dipahami.
  2. Desain berwarna dan menarik.
  3. Fitur pop-up untuk menarik minat pembaca.
  4. Fitur aplikasi yang meliputi menu scan augmented reality, artikel parenting, kuis interaktif, dan video edukatif.
  5. Fitur augmented reality yang memberikan kesan nyata.
  6. Dilengkapi dengan permainan edukatif yang memberikan pengalaman langsung untuk belajar karakter yang baik pada anak.

Adanya berbagai fitur tersebut memungkinkan terjadinya peran aktif baik dari anak maupun orang tua ketika menggunakan produk Edukit. “Edukit merupakan produk PKM Kewirausahaan kami sebagai media pembelajaran karakter anak pada rentang usia 3-9 tahun. Produk kami menggunakan konsep belajar sambil bermain, sehingga akan memberikan pemahaman yang lebih, terutama melalui gaya belajar audio, visual, dan kinestetik,” ujar Febiyanti Azis selaku ketua tim. “Kedepannya, tidak menutup kemungkinan bahwa produk kami akan dikembangkan lagi dengan berbagai fitur yang lebih lengkap dan dapat merangkap media pembelajaran di sektor dan tingkatan lainnya,” tambah Febiyanti. Febiyanti dan kawan-kawannya berharap inovasi Edukit bisa menjadi pilihan orang tua dan tenaga pendidik dalam pembelajaran karakter yang baik kepada anak-anak.

Informasi lebih lanjut mengenai Edukit dapat diakses melalui media sosial berikut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *