Aksi Solidaritas Kembali Digelar, Warga Wadas Diadang Kawat Berduri

Reporter: Labib

aksi-solidaritas-kembali-digelar-warga-wadas-diadang-kawt-berduri

Aksi solidaritas warga Wadas kembali digelar pada Senin (6/6) pukul 11.00 WIB di Kantor Gubernur Jawa Tengah. Rangkaian aksi diantaranya meliputi Mujahadah, Ruwatan Kendi dan Konferensi Pers. Ruwatan sendiri merupakan salah satu upacara dalam kebudayaan Jawa yang ditujukan untuk membuang keburukan atau menyelamatkan sesuatu dari sebuah gangguan. Seseorang atau sesuatu yang telah diruwat diharapkan mendapat keselamatan, kesehatan dan ketentraman kembali dari Yang Maha Kuasa.

Di sisi lain, tidak sedikit warga yang kecewa atas tindakan penggunaan kawat besi untuk menutupi gerbang menuju Kantor Gubernur, ketika warga Wadas datang untuk melakukan aksi. Sebagaimana dapat dilihat dari beberapa cuitan yang kembali ramai diperbincangkan di media sosial. Pasalnya, hal itu bertolak belakang dengan penyambutan yang dilakukan oleh warga Wadas ketika Gubernur Jawa Tengah datang ke Desa Wadas beberapa pekan lalu yang disambut dengan baik oleh warga setempat.

Mengutip dari Pers Rilis, beberapa tuntutan yang kembali disuarakan pada aksi tersebut, antara lain:

  1. Hentikan rencana pertambangan di Desa Wadas.
  2. Hentikan kriminalisasi, intimidasi, dan represifitas yang dilakukan oleh aparat negara.
  3. Cabut izin Penetapan Lokasi (IPL) Pertambangan di Desa Wadas.
  4. Hentikan segala bentuk kerusakan dan eksploitasi sumber daya alam.
  5. Hentikan segala bentuk teror psikologis pelemahan perjuangan warga dalam mempertahankan tanah.
  6. Hentikan manipulasi hukum yang membodohkan warga Wadas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *