Reporter: Luvita dan Tsania
Puncak Pemilihan Umum Raya Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (Pemira FEB Undip) sudah di depan mata. Dari sekian banyak mahasiswa FEB, 2 pasangan calon ketua serta wakil ketua badan eksekutif mahasiswa (Kabem-Wakabem) fakultas maju demi mengabdikan diri pada kampus kuning. Dengan berbagai latar belakang organisasi serta pengalaman, tiap-tiap pasangan membawa warnanya masing-masing dalam perjalanan Pemira tahun ini.
Calon pasangan pertama, Noor Khaafidl Razzaaq dan Insyira Risma Medya, membawa visi, “Mewujudkan BEM FEB Undip 2022 yang dapat menggapai tujuan nyata, dengan harapan baru serta berperan aktif untuk mahasiswa FEB yang lebih unggul,”. Pasangan ini memberikan nama kabinetnya “Gemintang Cipta” yang ber-tagline-kan, “Satu tuju, gapai cita, menembus batas,”
Berbeda dengan calon pasangan Kabem-Wakabem pertama, calon pasangan kedua, Muhammad Akbar dan Muchammad Subkhi Abdul Khakim menamai kabinetnya “Gemar Cipta”. Visi yang mereka bawa adalah, “Semarak gemar BEM FEB Undip sebagai katalisator dalam mewujudkan FEB Undip yang unggul untuk Undip dan Indonesia”. Karena fokus pasangan ini adalah mencipta, tagline yang mereka sematkan ialah, “Berani mulai, wujudkan karya nyata”.
Setelah seluruh rangkaian Pemira yang dilaksanakan, tentu masyarakat FEB Undip mulai mengenal kedua calon pasangan Kabem-Wakabemnya. Maka dari itu, dalam rangka menghadapi puncak pemilihan yang tidak lama lagi, Lembaga Pers Mahasiswa Economic Students (LPM Edents) mengadakan survei elektabilitas terhadap kedua pasangan. Survei ini belum sepenuhnya mencerminkan keadaan hari-h pemilihan nanti namun dapat menjadi gambaran bagi kedua pasangan calon untuk terus mempromosikan diri mereka.
Dari 3.126 lebih mahasiswa FEB secara keseluruhan, survei elektabilitas Kabem-Wakabem Pemira 2021 berhasil mengumpulkan 94 responsi. 53 responden survei ialah perempuan, sedangkan sisanya laki-laki. Umur responden berkisar antara 17 – 22 tahun dan berasal dari keempat program studi di FEB, Akuntansi, Ekonomi Islam, Ilmu Ekonomi, dan Manajemen. Para responden merupakan mahasiswa dari keempat angkatan yang saat ini masih aktif mengikuti kegiatan belajar di FEB Undip, yaitu angkatan 2018, 2019, 2020, dan 2021.











Dari hasil survei elektabilitas Kabem-Wakabem Pemira 2021 menunjukkan bahwa mahasiswa FEB Undip lebih mengetahui pasangan calon nomor urut dua, yaitu Muhammad Akbar dan Muchammad Subkhi dibandingkan dengan pasangan calon nomor urut satu, Noor Khaafidl dan Insyira Risma. Namun, ada juga mahasiswa yang masih belum mengetahui siapa saja pasangan calon ketua serta wakil ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FEB Undip 2022. Mahasiswa FEB juga lebih menyukai pasangan calon Akbar dan Subkhi dengan persentase 60,6% lebih unggul dari paslon nomor satu (39,4%).
Berdasarkan survei, ternyata mahasiswa FEB Undip lebih banyak yang ingin memilih paslon nomor urut dua (Akbar-Subkhi) jika dilakukan pemungutan suara, dengan persentase 38,3 persen. Untuk paslon nomor urut satu, terdapat 28,7% untuk memilih mereka jika dilakukan pemungutan suara. Sisanya, terdapat 33% memilih untuk tidak menjawab pertanyaan survei tersebut. Dengan persentase 31,9% mahasiswa memilih dengan alasan track record yang dimiliki paslon Akbar-Subkhi. Selanjutnya, alasan pemilihan tersebut karena visi misi, Grand Design Organization (GDO), persiapan, personality, kabinet, dan background yang dimiliki oleh paslon Akbar-Subkhi.
Dengan survei yang telah dilakukan, simpulannya adalah untuk paslon nomor urut dua (Muhammad Akbar dan Muchammad Subkhi) lebih unggul dibandingkan dengan nomor urut satu (Noor Khaafidl dan Insyira Risma). Visi misi serta track record ternyata sangat mempengaruhi terpilihnya paslon tersebut. Responden lebih mengenal dekat paslon nomor urut dua, yang mana bisa menjadi peluang untuk mereka menjadi unggul pada Pemira 2021.

