Reporter: Fitri Widya

Apa latar belakang Anda mencalonkan diri menjadi ketua himpunan?
Di awal saya memang memiliki keinginan untuk menjadi seorang ketua himpunan karena melalui kesempatan inilah saya bisa melatih kemampuan kepemimpinan saya. Kemudian, di tengah-tengah saya sebagai staf HMEI, beberapa teman saya menyatakan dukungannya apabila saya mencalonkan diri Ketua Himpunan Mahasiswa Ekonomi Islam (HMEI). Selain itu, juga ini sebagai bentuk pengabdian saya kepada jurusan. Karena alasan itulah yang melatarbelakangi saya mencalonkan diri menjadi ketua himpunan.
Apa visi dan misi yang Anda miliki?
Visi yang saya usung ialah menjadikan HMEI 2021 sebagai organisasi yang aspresif yakni aspiratif, prestatif, dan informatif. Sedangkan terkait misi, pertama yaitu menampung dan menyalurkan aspirasi mahasiswa Ekonomi Islam. Kedua, memfasilitasi pengembangan minat dan bakat mahasiswa Ekonomi Islam. Ketiga, melayani pemenuhan kebutuhan akademik maupun non akademik mahasiswa Ekonomi Islam. Selanjutnya, misi keempat adalah menjalin hubungan yang baik dengan seluruh ormawa di FEB Undip.
Bagaimana langkah Anda untuk menggaet suara dari mahasiswa agar memilih Anda?
Cara saya menggaet suara dari mahasiswa ialah saya dan timses membuat kampanye kreatif baik berupa poster atau video. Kontennya kurang lebih seperti tentang diri saya, visi dan misi, ada juga proker inovasi yang akan saya bawa. Kita juga mengadakan Q&A yang tujuannya agar mahasiswa Ekonomi Islam yang belum atau kurang mengenal saya, harapannya bisa lebih kenal dan lebih mengetahui.
Apa pembaruan yang Anda tawarkan sebagai calon ketua himpunan?
Salah satunya melalui proker inovasi yang saya usulkan, seperti ada paid promote gratis, dimana HMEI akan membantu mahasiswa Ekonomi Islam yang memiliki bisnis dengan cara membantu mempromosikannya melalui media sosial yang dimiliki HMEI. Kemudian, ada kotak aspirasi merupakan wadah bagi teman-teman mahasiswa Ekonomi Islam yang ingin menyampaikan aspirasinya. Selanjutnya, akan menulis aspirasi tersebut melalui formulir yang disediakan oleh HMEI, kemudian disampaikan ke program studi dan ini bisa diisi secara berkala. Kemudian, ada juga asistensi. Ini merupakan sebuah kelas tambahan istilahnya, yang mana akan diadakan beberapa kali setiap bulannya, sehingga teman-teman Ekonomi Islam yang kesulitan dalam memahami mata kuliah tertentu bisa terbantu dengan adanya asistensi.
Apa keunggulan Anda dibandingkan dengan calon lain?
Di tahun 2020 saya diamanahi sebagai ketua pelaksana seminar nasional ICEPRO, yang mana seminar ICEPRO ini melibatkan panitia baik dari angkatan 2019 dan beberapa angkatan 2018. Hal ini mungkin menjadikan pengalaman tersendiri bagi saya untuk memahami karakter yang dimiliki oleh pengurus HMEI dari dua angkatan. Dan juga saya belajar bagaimana caranya menyusun atau merencanakan konsep acara seminar dengan skala nasional.
Kenapa mahasiswa Ekonomi Islam harus memilih Anda?
Karena beberapa proker inovasi yang saya bawakan tidak diusungkan oleh kadidat lain, misalnya ada asistensi, kelas bahasa arab, pelatihan SPSS, dan proker lain yang tidak diusung oleh kadidat lain. Yang mana hal tersebut juga menjadi kebutuhan bagi mahasiswa Ekonomi Islam saat ini.
Apa harapan Anda untuk keberlangsungan suksesi himpunan kali ini?
Harapan saya untuk suksesi tahun ini, semua mahasiswa Ekonomi Islam yang statusnya sebagai mahasiswa aktif bisa menggunakan hak miliknya. Sehingga, ini menjadi poin plus bagi Ekonomi Islam dalam kesuksesan dalam menyelenggarakan Pemilihan Calon Ketua Himpunan Mahasiswa Ekonomi Islam tahun 2021.
Apa yang ingin Anda sampaikan kepada mahasiswa Ekonomi Islam sebagai peserta dan pemilik hak suara dalam suksesi himpunan dan atau pemira ini?
Siapapun ketua himpunan yang akan terpilih nanti, kita sebagai mahasiswa Ekonomi Islam mari kita dukung bersama-sama untuk merealisasikan program-program yang telah gaungkan. Baik dengan cara menjadi panitia ataupun dengan cara melibatkan diri kita terhadap program yang diadakan oleh HMEI.

