Calon Chairman MSA Beradu Gagasan dalam Mimbar Bebas

Reporter: Yunita, Alfi

Suasana Mimbar Bebas Suksesi MSA FEB Undip

FEB (7/11) – Bertempat di Dome Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Universitas Diponegoro (Undip), telah dilaksanakan acara mimbar bebas oleh Management Student Association (MSA) yang merupakan serangkaian acara Suksesi 2019. Acara ini menjadi ajang pengenalan calon Chairman MSA 2020 sekaligus sarana masing-masing calon untuk memaparkan visi dan misi serta rencana kerja yang akan dibawa selama 1 tahun periode kepengurusan.

Mimbar bebas ini dihadiri oleh tiga panelis yang terdiri dari wakil ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FEB Undip, Chairman MSA, ketua Senat Mahasiswa FEB Undip, serta audiens dari mahasiswa FEB Undip. Acara dimulai dengan pengenalan calon serta pemaparan Grand Design Organization (GDO) dari masing-masing calon dan dilanjut sesi tanya jawab dengan panelis maupun audiens yang hadir. Calon Chairman nomor 1, Ekky Fahriza Zendra membawa visi “Mewujudkan Himpunan yang berintegritas yang mengedepankan sinergisitas tiap-tiap elemen di Departemen Manajemen demi kepentingan bersama”. Sementara itu,  calon Chairman nomor 2, Thadaffa Yusuf Ardanel membawa visi “Mewujudkan MSA sebagai Himpunan yang memiliki kontribusi, dedikasi, dan intelektualitas guna terwujudnya sinergi dan manfaat bagi seluruh elemen Departemen Manajemen”.

Dalam pemaparan GDO tersebut, masing-masing calon menyampaikan arahan strategis yang akan mereka bawa ke depannya ketika terpilih sebagai chairman MSA. Dalam sesi tanya jawab, berbagai pertanyaan dari panelis maupun audiens mampu dijawab dengan lancar oleh para calon chairman. Dalam sesi ini, para calon berkesempatan untuk lebih menjelaskan rencana maupun kebijakan yang akan mereka terapkan untuk kebijakan kedepannya berkaitan dengan isu-isu yang marak diperbincangkan.

Setelah penyampaian GDO dan sesi tanya-jawab dari masing-masing calon, acara dilanjut dengan sesi debat antar calon Chairman, dengan Cyntia Tiodora Silalahi sebagai moderator. Acara berlangsung dengan lancar dan damai, kedua calon menjawab dengan lancar pertanyaan maupun kasus yang dilempar oleh panelis. Isu terkait adanya program studi baru “Bisnis Digital”, pencapaian target Program Kreatifitas Mahasiswa (PKM), pencanangan sistem baru dalam pencalonan chairman dan senator, maupun isu lainnya mampu mereka tanggapi dengan lancar. Berbagai argumentasi saling mereka lempar dalam menanggapi isu-isu tersebut. Acara ditutup dengan closing statement dan promosi diri dari masing-masing calon serta closing statemen dari para panelis.

Masing-masing calon menyampaikan harapannya setelah dilaksanakannya mimbar bebas kali ini agar masyarakat manajemen paham betul bagaimana pemimpin yang mereka butuhkan. “Harapan saya, setelah mimbar bebas ini masyarakat manajemen lebih tahu bagaimana karakteristik dan pembawaan serta apa yang ingin dibawa oleh masing-masing calon, jadi masyarakat kita bisa lebih kritis untuk mengadu gagasan dari tiap-tiap calonnya,” ujar Ekky selaku calon Chairman MSA nomor urut 1. Sementara Yusuf, calon chairman nomer urut 2, berharap agar masyarakat manajemen memilih tanpa ada unsur paksaan. “Harapannya ialah masyarakat manajemen tahu sekiranya sosok pemimpin seperti apa yang dibutuhkan oleh masyarakat manajemen sehingga dia dapat menggunakan hati nuraninya dan tidak ada paksaan untuk memilih,” pungkas Yusuf.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *