
Seiring dengan kemajuan zaman, pertumbuhan dan pembangunan ekonomi memainkan peran krusial dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, optimalisasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menjadi salah satu fokus utama dalam mendukung perekonomian nasional.
Dalam rangka memanfaatkan peluang yang ditawarkan oleh teknologi digital, berbagai upaya telah dilakukan untuk meningkatkan daya saing dan efisiensi UMKM. Salah satu inisiatif yang diberikan oleh Mahasiswa KKN UNDIP Tim II 2023/2024 adalah program pelatihan dan pendampingan yang diadakan oleh pemerintah dan berbagai lembaga terkait, dengan tujuan mengintegrasikan teknologi digital ke dalam operasional bisnis UMKM. Program ini mencakup berbagai aspek seperti pemasaran digital, penjualan berbasis aplikasi, serta pembayaran digital. Program ini juga menjelaskan pentingnya memiliki personal branding yang baik dan mendaftarkan UMKMnya secara legal.

Program yang dilaksanakan pada hari Minggu, 28 Juli 2024. Bertempat di Pendopo Kantor Kelurahan Sudiroprajan, kegiatan ini mengundang 20 pelaku UMKM di Kelurahan Sudiroprajan. Kegiatan ini diawali dengan penjelasan mengenai kondisi sosial UMKM di Kelurahan Sudiroprajan, dilanjut dengan penjelasan tentang pentingnya NIB (Nomor Induk Berusaha) bagi UMKM guna memudahkan proses bisnisnya, penjelasan bagaimana membangun personal branding UMKM, penjelasan mengenai pemasaran berbasis digital dan pengenalan WhatsApp Bisnis sebagai salah satu platform pemasaran digital, serta penjelasan mengenai platform penjualan berbasis E-Commerce dan pengenalan QRIS sebagai metode pembayaran digital.

Antusiasme dari peserta meyakinkan para pemateri bahwa yang disampaikan dapat diterima dan diimplementasikan dengan baik. Peserta juga aktif dalam sesi diskusi serta menyampaikan minat untuk beralih ke pemasaran dan penjualan berbasis digital. Melalui program ini, diharapkan UMKM tidak hanya sekadar beradaptasi, tetapi juga mampu mengembangkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan pasar global, sehingga mereka dapat memperluas jangkauan dan menciptakan peluang baru yang lebih luas di tingkat internasional.
Reporter : Adelia Putri Qani’ah, Farah Fauziyyah, M Yoga Widiaztama, Nazila Hamidah Suci P, Nuril Maulidya Rahmah, Prasasta Aulya, Satrio Agung Guntoro, Syifa Amalia, Tri Damaito Sitohang

