Oleh: Fitri, Aditya, dan Diah

FEB Undip (9/12) – Telah dilaksanakan acara mimbar bebas yang diselenggarakan oleh Himpunan Ekonomi Islam (HMEI) FEB Undip pada pukul 13.00 melalui platform Zoom dan live streaming Youtube. Acara ini bertujuan untuk menjadi wadah bagi mahasiswa Ekonomi Islam dalam melaksanakan pesta demokrasi dalam lingkup kampus, dan memantapkan kembali calon ketua himpunan pilihannya guna membawa Ekonomi Islam yang lebih maju dari tahun sebelumnya. Mimbar bebas kali ini dihadiri oleh Darwanto sekalu Kepala Program Studi Ekonomi Islam. Turut hadir pula panelis, koordinator masing-masing angkatan, dan seluruh mahasiswa Ekonomi Islam.
Mengenal Lebih Dekat dengan Calon Ketua HMEI
Mimbar bebas dibuka oleh Wafa Nisa dan Bogi Yosafan selaku master of ceremony, kemudian dilanjutkan dengan sambutan-sambutan, dan pemaparan visi misi bagi masing-masing calon ketua himpunan Ekis. Diawali dengan calon nomor urut satu yakni M. Rizky Ramadhan, visi yang diusungnya adalah menjadikan HMEI 2021 sebagai organisasi yang apresiatif (aspiratif, prestatif, dan informatif). Sedangkan Yusuf Rausyan Fikri selaku calon nomor urut dua, dalam sesi pemaparan mengungkapkan bahwa visi yang dimiliki ialah menjadikan HMEI sebagai lembaga yang interaktif kepada mahasiswa khususnya mahasiswa ekonomi Islam untuk berkolaborasi dalam menciptakan karya. Selanjutnya, calon nomor urut tiga yaitu Alma Musa Rasyidi, visi yang disampaikan ialah semangat HMEI FEB UNDIP 2021 sebagai ruang karya dan pelayanan yang bersinergi dan berakhlakul karimah untuk kejayaan ekonomi Islam.
Dilanjutkan sesi berikutnya yaitu sesi tanya jawab yang dimoderatori langsung oleh Feri Setiawan. Pertanyaan pertama diajukan oleh Even benanda terkait tanggapan dari ketiga calon ketua himpunan perihal masalah yang sedang dihadapi oleh mahasiswa Ekonomi Islam saat ini dan langkah-langkah konkrit ke depannya untuk mengatasi persoalan tersebut. Ditanya pula terkait bagaimana cara mereka untuk mem-branding prodi ekonomi Islam FEB Undip ke depannya, baik dalam lingkup nasional maupun internasional. Pertanyaan selanjutnya dari Adli Mustagfirin tentang program kerja (proker) masing-masing calon yang membedakan dengan kepengurusan HMEI sebelumnya dan sinergi yang akan diberikan antar himpunan maupun kelembagaan mahasiswa. Berikutnya, Yusuf Sufyan selaku ketua HMEI 2020, meminta agar semua calon membacakan surah Al-Maidah ayat 57 serta menyampaikan dalil-dalil terkait Ekonomi Islam baik dalam Al-Qur’an, hadist, maupun kaidah fikih. Pertanyan selajutnya diberikan oleh masing-masing ketua angkatan Ekonomi Islam, pertanyaannya seputar koreksi HMEI sebelumnya serta bagaimana cara memperbaiknya, kelebihan dan kekurangan dari masing-masing calon, hingga strategi mereka dalam menjalankan proker khususnya pada situasi Covid-19 saat ini.
Pertanyaan demi pertanyaan telah terjawab. Selanjutnya, dibuka kesempatan bertanya untuk para partisipan. Partisipan sangat antusias dibuktikan dengan adanya tiga penanya tambahan. Pertanyaan tambahan yakni perihal cara calon ketua himpunan dalam menyongsong mahasiswa Ekonomi Islam mengembangkan prestasinya, arah HMEI ke depannya, serta kontribusi HMEI dalam membantu pengakreditasian dan pengurusan akademik.
Pesan Para Cakahim untuk Mahasiswa Ekonomi Islam
Akhir dari pemaparan dan tanya jawab oleh para calon ketua himpunan ditutup dengan closing statement dari masing-masing calon. “Gunakan hak pilih kalian tanggal 21 Desember, siapapun ketua himpunan yang terpilih nanti mari kita dukung bersama sama dalam merealisasikan prokernya dan juga kita masih bisa berkontribusi terhadap kemajuan ekonomi islam,” tutur Rizky. Tidak jauh berbeda, Yusuf juga memberikan pesan kepada para peserta untuk menggunakan hak pilih mereka nantinya. “Jangan lupa gunakan hak pilih kalian, karena hak pilih kalian menentukan nasib ekonomi islam kedepannya dan siapapun yang terpilih nanti menjadi ketua himpunan mari kita dukung dan kita bantu dalam melaksanakan prokernya. Tujuan kita adalah menjadikan himpunan lebih baik, oleh karena itu, kita tetap membantu untuk mengimplementasikan tujuan tersebut.”. Terakhir dari calon nomor urut tiga, “Gunakan suaramu tanggal 21 nanti, jangan golput. Siapapun pemimpinnya nanti, kita sebagai mahasiswa Ekonomi Islam sepatutnya tanggung jawab untuk membawa Ekonomi Islam lebih tinggi lagi. Pilihlah calon pemimpin yang sekiranya kalian tulus dan dapat membawa nama Ekonomi Islam lebih tinggi lagi,” ucap Alma Musa.
Beberapa rangkaian acara telah terlaksana, hingga akhirnya acara ditutup dengan doa bersama kemudian jargon bersama yang dipandu oleh pembawa acara. Acara selesai sekitar pukul 16.30 WIB dengan partisipan yang tercatat sekitar seratus dua puluh peserta.

