Penulis: Azita
Judul : Clouds
Rilis : 16 Oktober 2020 (USA)
Durasi : 121 menit
Sutradara : Justin Baldoni
Produser : Justin Baldoni, Andrew Lazar, dan Casey La Scala
Pemeran : Fin Argus, Sabrina Carpenter, Madison Iseman, Lil Rel Howery, Tom
Everett Scott, Neve Campbell, dsb.
Film ini diangkat berdasarkan kisah nyata seorang remaja bernama Zachary David Sobiech. Sebuah buku berjudul Fly a Little Higher: How God Answered a Mom’s Small Prayer in a Big Way yang ditulis oleh Ibu Zach, Laura Sobiech, menjadi dasar dari cerita film Clouds. Ia merinci pengalaman keluarganya menemani Zach Sobiech berjuang melawan Osteosarcoma yang merupakan salah satu jenis kanker tulang mematikan. Saat Zach dinyatakan stadium akhir, ia ingin memanfaatkan masa-masa terakhir hidupnya sebaik mungkin. Sebelum ia menutup usia pada Mei 2013, Zach menciptakan lagu perpisahan berjudul Clouds.
Durasi film ini terbilang cukup panjang, tetapi Justin Baldoni, sutradara film Five Feet Apart,
berhasil membawakan film Clouds dengan baik, tidak membosankan, dan menguras emosi. Para pemain berhasil menyampaikan pesan cerita langsung ke dalam emosi penonton. Kerja keras tim pembuatan film terbayar tuntas karena cerita yang disajikan menggiring emosi dan menginspirasi, sehingga tidak mungkin dilewatkan untuk ditonton. Bahkan untuk beberapa orang yang mungkin tidak menyukai film seperti ini pasti akan dibuat menangis pada beberapa adegan. Clouds menyampaikan banyak pesan kehidupan yang akan membuat Anda ingin memanfaatkan hidup sebaik-baiknya.
Awal dan Jalan Cerita
Zach Sobiech mulai didiagnosis mengidap penyakit Osteosarcoma ketika ia berusia 14 tahun. Semenjak itu, ia menjalani pengobatan kemoterapi dan terus berjuang melawan penyakitnya. Zach beruntung dikelilingi orang-orang positif yang selalu mencintai dan mendukungnya bagaimanapun keadaannya. Zach memiliki seorang sahabat bernama Sammy Brown yang telah berada sisinya selama bertahun-tahun. Mereka merupakan musisi yang senang menulis lagu sebagai salah satu sarana berkomunikasi dan menyampaikan perasaan
Pada musim gugur 2012, Zach, yang berusia 17 tahun, dinyatakan stadium akhir dan hanya
dapat bertahan beberapa bulan saja. Karena itu, ia memutuskan berhenti menjalani kemoterapi dan mulai menikmati sisa hidupnya demi mewujudkan mimpi sebagai musisi dan membuat orang di sekitarnya bahagia. Dalam waktu yang terbatas, Zach dan Sammy memutuskan untuk merekam dan menerbitkan video musik yang berjudul Fix Me Up di YouTube. Mereka tidak menyangka videonya menjadi tenar. Hal itu kemudian menuntun mereka menandatangani kontrak dengan sebuah label musik. Bersama dengan Sammy, Zach
menulis lagu berjudul Clouds. Lagu tersebut mendapat banyak perhatian dan mulai
memuncaki tangga lagu Amerika Serikat.
Fakta Menarik di Balik Film
Sebelum Zach Sobiech meninggal, ia memutuskan mendirikan Zach Sobiech Osteosarcoma Fund untuk mengumpulkan dana demi perawatan dan penyembuhan kanker mematikan ini. Penghasilan dari musiknya ia sumbangkan pada penelitian Osteosarcoma dengan harapan dapat menyelamatkan nyawa anak-anak pengidap Osteosarcoma dan memberikan mereka
kehidupan yang lebih baik. Dalam waktu tujuh tahun setelah kematian Zach, para peneliti yang didanai oleh Zach Sobiech Osteosarcoma Fund telah menciptakan 16 penemuan genetik baru tentang Osteosarcoma dan mulai membuka uji klinis untuk pengobatan penyakit tersebut.
Pesan dari Zach Sobiech
Kisah Zach Sobiech sangat menginspirasi banyak orang dengan keberaniannya menghadapi kanker stadium akhir. Terlihat bahwa ia ingin mencapai mimpinya sejauh mungkin dengan waktunya yang terbatas. Sebagai manusia, tentu kita semua memiliki “waktu” sendiri-sendiri. Tidak ada yang tahu kapan kita akan meninggalkan dunia ini. Oleh karena itu, kita harus mengejar impian mulai dari sekarang. Kisah Zach membuktikan bahwa hidup merupakan hadiah dan kita memiliki kekuatan untuk memanfaatkannya sebaik mungkin. Seiring waktu, kita dapat melakukan apa pun yang kita inginkan, mencapai apa pun yang kita inginkan, dan
menjadi apa pun yang kita inginkan.
“You don’t have to find out that you’re dying….to start living” –Zach Sobiech

