Sengketa Pemira Undip : Pengaduan dan Multitafsir

Sidang Pembacaan Putusan Perkara

Reporter: Aji, Salma, Alfi, Luthfia

Universitas Diponegoro (29/11) – Bertempat di Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Fakultas Teknik (FT) telah berlangsung acara Sidang Pemeriksaan Perkara oleh Tim Yudisial (TY) Pemilihan Umum Raya Universitas Diponegoro (PEMIRA Undip). Dalam acara pemeriksaan perkara ini TY Pemira Undip 2019 turut mengundang Sastiansyah Rizki Akbar, mahasiswa Manajemen angkatan 2017 sebagai pihak pelapor, panitia pemilih (Panlih) Pemira Undip 2019 sebagai pihak terlapor, Komisi 4 Senat Mahasiswa (SM) Undip sebagai pihak terkait dan panitia pengawas (Panwas) Pemira Undip 2019 sebagai pihak terkait.

Laporan Pengaduan Terkait Penetapan Hasil Pemira

Acara Sidang Pemeriksaan Perkara merupakan kelanjutan pengaduan terhadap Panlih Pemira Undip 2019 oleh Sastiansyah perihal total suara hasil pemilihan calon Ketua dan Wakil Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Undip 2020 pada 23 November 2019. Dengan isi gugatan yang berkaitan dengan pasal 50 ayat 1 pada Peraturan Senat Mahasiswa Universitas Diponegoro Nomor 04 Tentang Pemilihan Umum Raya Universitas Diponegoro, yang mengenai penetapan hasil pemilihan calon Ketua dan Wakil Ketua BEM Undip dapat dilaksanakan apabila calon Ketua dan Wakil Ketua BEM Undip dipilih minimal 20% dari jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT).

Berdasarkan hasil rekapitulasi yang dilakukan oleh Panlih Pemira Undip 2019 pada tanggal 20 November 2019, dengan hasil pasangan calon nomor satu yakni Adhitya Kharisma dan Fahmi mendapat suara sebanyak 7.587 suara dan pasangan calon nomor dua , R. Hilmy dan Rochmah R. mendapatkan 7.974 suara. Walaupun pasangan calon nomor urut dua mendapatkan suara tertinggi, dengan tidak tercapainya suara minimal 20% dari DPT sehingga kemenangan ini dirasa patut untuk dipertimbangka kembali oleh pihak terlapor.

Keterlambatan Fakultas Menjadi Penyebab Tidak Dipublikasikan Jumlah DPT

Kendati pemira dilaksanakan pada tanggal 19 November 2019, namun hingga hari pemilihan berlangsung masih belum ada publikasi terkait dengan jumlah DPT oleh pihak Panlih Pemira Undip 2019. Pihak Panlih berdalih bahwa hal tersebut dikarenakan adanya keterlambatan penyerahan total DPT dari Sekolah Vokasi (SV) dan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK). Pihak Panlih menjelaskan bahwa seharusnya jumlah DPT harus diserahkan pada tanggal 9 November 2019 namun hingga 27 November 2019 masih ada perbaikan, sehingga jumlah DPT yang pasti baru bisa terkumpul pada 27 November 2019.

Mengacu pada aturan Senat Mahasiswa (SM) Undip, ketidaksesuaian jumlah DPT yang dihimpun kedua belah pihak menyebabkan adanya hasil yang berbeda untuk penentuan hasil. Data mahasiswa aktif yang dihimpun oleh pelapor per 20 November 2019 dengan bersumber dari Biro Administrasi Akademik Universitas Diponegoro yaitu berjumlah 49.138 mahasiswwa, data ini memiliki selisih yang cukup jauh dengan data yang dimiliki oleh panlih yang dihimpun per 27 November 2019 yaitu 40.904 mahasiswa dengan bersumber data Biro Akademik dari setiap fakultas. Selisih ini dikarenakan adanya jadwal yudisium dan jadwal pemira berdekatan sehingga selisih ini merupakan jumlah mahasiswa yang melakukan yudisium pada waktu tersebut.

Multitafsir terhadap Pasal 50 Ayat 1

Sebagai pihak pelapor setelah melakukan konsultasi dengan pihak Ahli Hukum Tata Negara Fakultas Hukum Universitas Diponegoro yaitu Amiek Soemarmi dan Unting Sri Hardjanto memberikan tafsiran, pertama tidak dikenal adanya calon pasangan calon Ketua dan Wakil Ketua BEM Undip, tidak berpasangan tetapi bersifat perorangan. Kedua, mengenai jumlah peserta pemilih, jumlah pemilih harus minimal 20% dari DPT, dan hasil pemilihan suara diperoleh calon Ketua dan Wakil Ketua harus berjumlah minimal 20% dari DPT. Dari tafsiran ini, bila dihitung menggunakan data yang dimiliki maka hasil suara yang diperoleh oleh calon Ketua dan Wakil Ketua dengan DPT 49.138 adalah minimal sebanyak 9.827 suara. Sementara pada kenyataannya, pasangan calon terpilih hanya memperoleh 7.974 suara.

Berbeda dengan tafsiran pihak pelapor, SM Undip menafsirkan dan berdasarkan pada pengalaman sebelumnya memiliki tafsiran bahwa hasil pemilihan suara yang diperoleh calon Ketua dan Wakil Ketua BEM merupakan hasil akumulasi yang harus berjumlah minilam 20% DPT. Maka dari tafsiran ini, bila dihitung calon terpilih Ketua dan Wakil Ketua dengan DPT 40.904 adalah harus merupakan hasil akumulasi dengan jumlah minimal 8.180 suara. Maka bila disimpulkan bahwa calon terpilih sudah memenuhi syarat dengan jumlah akumulasi suara 15.961.

Economic Voice Mini Concert : Mari Bernostalgia

Economic Voice Mini Concert (EVMC)

Reporter: Aan, Aji.

FEB (29/11) Bertempat di Laboratorium Kewirausahaan Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Universitas Diponegoro, telah berlangsung Economic Voice Mini Concert (EVMC) pada pukul 17.00. Acara ini diselenggarakan oleh Economic Voice (EV) FEB Undip. Mini Concert merupakan acara tahunan yang rutin diadakan oleh EV. Tahun ini, tema yang diangkat adalah “Reminisce” yang dalam Bahasa Belanda berarti mengenang dan bernostalgia.

Tema Yang di Angkat
Tema yang diangkat dalam mini concert tahun ini adalah “Reminisce” yang dalam Bahasa Belanda berarti mengenang dan bernostalgia. Berbeda dengan mini concert tahun lalu yang mengangkat tema tentang budaya Indonesia, mini concert tahun ini lebih berfokus mengajak penonton untuk bernostalgia bersama dengan lagu popular jaman dahulu maupun lagu-lagu daerah.

Jalannya Acara
Penampilan dari EV dibagi menjadi tiga sesi. Pada sesi pertama penonton langsung diajak bernostalgia dengan dua lagu daerah, yakni pitik tungku dan jamuran. Pembawaan yang totalitas dari EV membuat mereka langsung mendapat perhatian dari penonton yang hadir.

Lalu, pada sesi kedua yaitu menyanyikan dua lagu yang popular pada jamannya. Satu lagu luar negeri dan satu lagu dalam negeri yang berjudul From This Moment dan Maha Daya Cinta. Kedua musik itu sukses dipadukan dengan baik. Pada sesi terakhir, EV membawakan tiga buah lagu yaitu Karena Cinta, Over The Rainbow, dan Berharap Tak Berpisah. Pada sesi ini menjadi puncak kemeriahan acara dan penonton juga ikut bernyanyi bersama.

Selain EV, ada juga penampilan akustik dari Economusic yang membawakan beberapa lagu yang dikemas dengan baik pada saat tengah acara.

Apresiasi dan Harapan
Mini Concert 2019 yang diadakan EV sukses membuat penonton larut dalam suasana nostalgia yang disuguhkan. Hal ini berkat konsep dan penampilan yang disuguhkan dengan totalitas oleh EV. Rini Nugraheni, selaku pembina EV, mengucapkan terima kasih kepada para panitia penyelenggara yang dapat menyelenggarakan acara ini dengan baik serta tak lupa pula kepada pendukung acara juga pengurus EV tahun 2019.

Beliau juga menyampaikan harapan yakni kepada kepengurusan selanjutnya agar dapat menghadirkan konser yang lebih baik lagi. Selain itu, Rini juga berharap bahwa acara Mini Concert ini dapat menjadikan suatu hiburan tersendiri bagi mahasiswa pada sela-sela perkuliahan dan menjelang menghadapi ujian.

Sambangi FEB Undip, Kedua Paslon Ketua dan Wakil Ketua Saling Adu Gagasan

Reporter: Aji, Alfi

Suasana Roadshow Pemira Undip di FEB

FEB (14/11) – Bertempat di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Universitas Diponegoro (Undip), telah dilaksanakan acara Roadshow Pemira Undip 2019. Acara ini dijadikan sebagai ajang untuk mengenalkan calon ketua dan calon wakil ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Undip, yaitu dari pasangan calon (Paslon) nomor satu atas nama Adhitya Kharisma dengan Fahmi dengan nama kabinet “Undip Berkharisma” serta paslon nomor urut dua atas nama Razin Hilmy Baihaqi dengan Rochmah Rizqiyanti dengan nama kabinet “Pemrakarsa Mahakarya” serta Mahasiswa Wali Amanat (MWA) Unsur Mahasiswa (UM) yaitu Ihsan Fadli calon nomor satu, dan  Tika Rahmawati sebagai calon nomor dua. Acara ini difokuskan kepada para audiens agar dapat mengenal lebih jauh para calon beserta gagasan serta visi dan misinya.

Acara ini dihadiri oleh tiga panelis yaitu Handoko Dwi Wibisono dari Senat Mahasiswa (SM) FEB Undip, Muhammad Syukron selaku Ketua BEM FEB Undip, serta Nanang selaku Kepala Bidang (Kabid) Harmonisasi Kampus (Harkam) BEM Undip. Kegiatan ini dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia raya serta mars Undip, kemudian dilanjutkan pemaparan essay dari masing-masing calon MWA. Untuk selanjutnya diadakan sesi tanya jawab oleh panelis dan audiens kepada tiap calon. Dalam sesi tanya jawab ini, Ihsan membawa gagasannya agar kedepannya fasilitas laboratorium terpadu dapat digunakan selain civitas Undip. Selanjutnya ia juga menjelaskan bahwa MWA sendiri sebagai penghubung antara mahasiswa dengan dosen. Ia juga mengungkapkan bahwa yang dibawa MWA sendiri yaitu tentang tata kelola Undip.

Selanjutnya kepada Tika, ia memaparkan program kerjanya yaitu muwacana yang di dalamnya yaitu  press release, menurutnya yang dibawa MWA yaitu sinkronisasi Biro Administrasi Kemahasiswaan (BAK) antar senat terkait Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT), mengadvokasikan, serta akses informasi yang up to date. Ia juga menambahkan bahwa MWA sendiri memiliki sembilan unsur dan 17 orang. Tika juga mengatakan bahwa yang dikerjakan MWA saat ini yaitu tentang Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) serta Program Studi Diluar Kampus Utama (PSDKU)

Acara selanjutnya yaitu dengan pemaparan dari tiap paslon ketua BEM Undip. Fahmi menyampaikan visi dari Undip Berkharisma yaitu untuk mengukir kejayaan undip, “Karisma BEM Undip 2020 untuk Mengukir Kejayaan Undip dan Indonesia,” ungkap Fahmi sebagai calon wakil Ketua BEM Undip nomor urut 1. Selanjutnya kepada calon Ketua BEM nomor urut 2, Hilmy-Anti menyampaikan visi dari Pemrakarsa Mahakarya yaitu menjadikan BEM Undip sebagai pelopor atas terbentuknya sebuah Mahakarya bersama “BEM Undip 2020 sebagai Pemrakarsa Mahakarya untuk Kejayaan Undip dan Indonesia,” terang Hilmy-Anti.

Acara ini berlangsung secara lancar dan damai meski dimulai agak lambat yaitu sekitar 1 jam dari jadwal yang semestinya. Sangat disayangkan, dalam acara ini calon Ketua BEM Undip nomor urut 1, Adhitya Kharisma tidak turut serta hadir dikarenakan kondisi kesehatan yang memburuk. Namun hal ini tak menyurutkan semangat dari Fahmi sebagai calon wakil ketua BEM Undip sekaligus partner Adhit untuk tetap menyampaikan visi, misi serta gagasan yang dibawa oleh kabinet Undip Berkharisma dengan penuh semangat.

Mengenal Lebih Dekat Calon Ketua Himpunan Akuntansi Nomor Urut Dua, Ferrel Aristo Putro

Reporter: Khaira

Ferrel Aristo Putro, Calon Ketua Himpunan Akuntansi Nomor Urut Dua

Apa latar belakang Anda mencalonkan diri menjadi ketua himpunan?


Jujur mungkin pencalonan di KMA itu berbeda dari yang lain. Mungkin dari himpunan-himpunan sebelahnya. Kalau dari KMA itu memunculkan nama dua belas besar itu dicalonkan atas keputusan Angkatan 2016 selaku kabinet yang ada sekarang dan mungkin dari pertimbangan-pertimbangan alumni. Dari pengurus KMA yang angkatan tujuh belas itu dipilih 7 besar. Mungkin aku jadi salah satu bagian yg tujuh besar. Jujur ketika aku sudah dipercaya orang istilahnya orang udah sangat percaya aku, aku tidak akan sia-siakan itu. Makanya aku ketika ada proses lagi, wawancara, aku mempersiapkan yang harus aku persiapkan mungkin ketika nantinya untuk pencalonanku. Tapi semua keputusan pencalonan ini aku tidak bisa mengendalikan karena memang semuanya atas keputusan Angkatan 16 dan mungkin alumni.

Apa visi dan misi yang Anda miliki?


Visi saya itu terwujudnya Himpunan Mahasiswa Departemen Akuntansi sebagai organisasi yang berperan aktif dalam melayani dan juga bermanfaat bagi warga Akuntansi Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro. Mungkin kalau berbicara misinya, misi saya yang pertama itu menciptakan suasana kekeluargaan dan kebersamaan dalam melayani teman-teman atau warga akuntansi. Kedua, membangun sinergitas pada seluruh angkatan akuntansi, organisasi kemahasiswaan di lingkungan kampus, dan masyarakat umum. Ketiga, memfasilitasi dan meningkatkan semangat berprestasi dalam pengembangan minat bakat, keilmuan, dan karakter mahasiswa. Ke empat, menumbuhkan rasa cinta akan akuntansi pada penurus dan warga akuntansi. Kelima, menjadikan Himpunan Mahasiswa Departemen Akuntansi sebagai sarana untuk mempersiapkan SDM yang berkualitas guna menunjang karir di masa depan. Jadi mungkin dari kelima hal itu yang ingin aku lakukan untuk pelayanan kedepannya buat teman-teman akuntansi.

Bagaimana langkah Anda untuk menggaet suara dari mahasiswa agar memilih Anda?


Jadi mungkin ini balik lagi ke timses ya. Aku mengajak teman-teman yang mungkin bisa awalnya mengerti aku dulu, aku tipikal orang yang bagaimana agar mereka mau bekerja sama aku. Aku jujur tidak mau merepotkan teman-teman timses karena disini bagi KMA sendiri kan timses hanya untuk memeriahkan saja. Karena ketika nantinya aku terlalu merepotkan, aku yang kurang enak. Yang ditakutkan teman-teman timses nanti ketika umpamanya ada kurang memuaskan, mereka jadinya malas kontribusi untuk akuntansi. Makanya, aku mencari teman-teman tujuh belas, khususnya yang sudah mengenal aku, sudah mengerti aku ikut bergabung dengan timsesku. Untuk teman-teman angkatan delapan belas dan sembilan belas, aku lebih terbuka sih. Aku tidak terlalu mengincar semua pihak. Aku jujur tidak berambisi menang jadi ketua himpunan karena posisiku disini ketika aku tidak menang aku menempati posisi sebagai sekretaris umum. Karena aku mikirnya aku tidak harus jadi ketua umum untuk melayani teman-teman akuntansi, toh aku menjadi sekretaris umum. Dan misalnya aku pun ketika tidak mencalonkan ini pun aku bisa melayani teman-teman akuntansi khusunya angkatanku sendiri, akuntansi 2017, jadi dari porsi yang lain. Cuma ya itu untuk mengomentari ini aku lebih terbuka kepada teman-teman akuntansi. Kalau memang aku ngasih ini terobosanku, ini ideku. Kalau mau jadi berada di pihakku, menjadi timses aku dengan senang hati. Tapi kalau memang lebih memilih ke sebelah ya tidak apa-apa karena kondisi di sini aku takutnya menggaet mana aja dan mereka mungkin kurang paham gagasanku. Aku mementingkan perasaan mereka juga jadi timses.

Apa inovasi atau pembaharuan yang Anda tawarkan sebagai calon ketua himpunan?


Inovasi yang aku lakukan untuk menjadi ketua himpunan mungkin berbeda dengan calon satunya, Aldo. Kalau Aldo, KMA ke depannya mungkin memiliki inovasi yang cukup banyak. Kalau aku karena memang program kerja yang sudah ada, tadi sih ada 51 program kerja yang sudah ada. Menurutku 51 itu sudah banyak banget karena sudah cukup banyak karena kalau aku tambahin lagi dan malah mungkin tidak tepat sasaran. Malah istilahnya tidak efisien dalam melayani teman-teman akuntansi tuh malah sama saja bohong. Pelayananku sama aja. KMA tidak bisa naik step. Sekarang inovasiku aku ingin mengoptimalisasi dan memaksimalkan apa yang sekarang sudah ada mungkin program unggulan yang salah satunya aku ingin adakan gerakan baru itu dash. Dash itu sudah berjalan dari tahun 2010 sampai sekarang sudah sepuluh tahun. Tahun ini masuk tahun ke-sepuluhnya, tahun depan masuk tahun ke-sebelas dalam penyelenggaraannya. Aku mau ada gerakan baru. Jadi salah satu rangkaian besar dari acara lomba yang dimiliki anak Akuntansi Undip. Jadi keinginanku ketika nanti ada Dash, Diponegoro Accounting Ceremony ini, rangkaian awalnya tuh ada seminar nasional namanya forum kajian akuntansi tapi yang special edition. Forum kajian akuntansi kan memang rutin diadakan setiap bulannya setiap dua minggu sekali tapi untuk membuka acara ini isu yang dibahas forum kajian akuntansi special edition ini isu-isu terkini dan menyangkut tema Diponegoro Accounting Ceremony tahun 2020. Dan mungkin nantinya akan ada lomba-lomba olimpiade akuntansi, terus lomba accounting paper competition lomba-lomba yang topiknya masih akuntansi dan ditutup adanya training, audit training. Karena aku lihat keinginan teman-teman tuh sebenarnya teman-teman akuntansi pasti punya keinginan besar masuk jadi auditor. Karena udah jadi template gitu teman-teman akuntansi ingin masuknya ke KAP big four. Aku tidak menampik harus kasih fasilitas yang berguna untuk teman-teman akuntansi. Tapi concern ku karena evaluasi dari tahun ini, diprioritaskan teman-teman akuntansi yang sudah mendapat mata kuliah audit karena training yang udah mengundang KAP big four EY tapi karena mungkin audience nya masih belum terpetakan dan masih banyak audience yang mahasiswa baru dan masih belum mengerti tentang audit itu yang menyebabkan mereka masih bingung buat belajar ini audit gimana sih karena mungkin harus siap dulu buat masuk kelas itu. Keinginanku nanti diprioritaskan teman-teman yang menerima mata kuliah audit dan nanti mungkin dibuka utuk teman-teman yang ikut lomba DASH ini yang tidak lolos ke tahap berikutnya, mereka dapat benefit juga buat dapet pelatihani ini. Jadi pelatihan ini diprioritaskan untuk teman-teman akuntansi undip dan temen-teman akuntansi lainnya.

Apa keunggulan Anda dibandingkan dengan calon lain?


Menurut aku, aku tipikal orang yang fleksibel. Himpunan itu berfokus pada pelayanan kan. Aku mengedepankan pemimpin yang bisa memimpin semua kalangan, semua angkatan. Karena ketika kita mendengarkan aspirasi dari setiap angkatan kebutuhan semua angkatan. Kan pasti kebutuhan tiap Angkatan beda-beda kan tidak bisa kita samaratakan. Itu mungkin aku yang akan menyesuaikan. Aku ingin lebih fleksibel melayani teman-teman angkatan karena andaikan aku punya visi misi, aku punya program malah tidak tepat sasaran. Mungkin teman-teman angkatan yang bisa merasakan cuma beberapa aja. Aku jujur sedih. Karena aku disini melayani semua teman-teman akuntansi kan. Mungkin kalau bisa seribu orang yang terlayani aku bakal mewujudkan hal itu. Mungkin dari awal aku akan mengedepankan apa yang menjadi keluh kesah mereka, yang menjadi kebutuhan mereka mungkin pelan-pelan aku akan mewujudkan itu. Dan juga aku tipikal orang kalau menjadi pemimpin selalu ingin turun ke bawah buat menyelesaikan masalah. Kalau misal anggotaku tidak suka dengan gaya kepemimpinanku, aku akan turun tangan dengan ajak ngobrol. Aku akan menyampaikan dari sudut pandangku dan kalau dia tidak suka aku mau dikritik. Aku tipe orang yang mau dikritik dan fleksibel.

Kenapa mahasiswa Akun harus memilih Anda?


Karena kembali lagi dengan tagline ku Salam Metal. Metal yang aku bawa itu melayani akuntansi dengan cinta dan sepenuh hati. Ketika aku di hadapkan dengan teman-teman akuntansi aku jujur mau melayani semua angkatan akuntansi. Mungkin angkatan enam belas yang sebagian besar sudah lulus tapi masih ada beberapa yang di sini. Aku ingin berikan pelayanan yang bisa aku berikan kepada mereka. Mereka membutuhkan KMA seperti mungkin berjalan nanti aku akan buka asistensi departemen. Asistensi departemen ini kan sekarang baru ada kelas reguler. Mungkin mata kuliah-mata kuliah untuk mahasiswa tingkat satu sama tingkat dua. Aku di sini mikir kalau buat teman-teman nanti akan dihadapkan ujian komprehensif. Aku disini belum lihat KMA belum menyasar ke arah situ. KMA belum mewadahi teman-teman di tingkat atas buat membantu teman-teman akuntansi mempersiapkan ujian komprehensif. Aku akan menjadi wadah menjadi fasilitator. Satu lagi buat asistensi departemen itu aku akan membuka kelas-kelas software. Sekarang di departemen akuntansi lagi gencar-gencar nya beli software kaya Accurate untuk pembukuan akuntansi, kaya Arbutus buat audit. Nah itu aku pengen temen-temen akuntansi tuh juga bisa belajar begitu. Istilah nya mengerti sedikit lah cara mengoperasikan karena ketika teman-teman akuntansi bisa melek software, melek cara mengoperasikannya, teman-teman bisa beroperasi ketika nantinya masuk dunia kerja. Walaupun nanti tidak dipakai di dunia kerja, tidak sama dengan yang dipakai sekarang tapi minimal teman-teman sudah mengerti cara mengoperasikan di komputer. Daripada sekarang kita kan kalau tidak manual di buku paling di excel, tidak ada fasilitas lain yang bisa digunakan. Mungkin aku ingin kasih itu, bekerjasama dengan departemen. Mungkin ketika nanti aku menjadi ketua himpunan itu aku belum ada kebijakan besar, inovasi besar lainnya yang aku akan tawarkan ke teman-teman, cuma aku lihatnya dari yang sudah ada tapi masih kurang maksimal nih pingin aku kembangin lagi pingin aku disesuaikan dengan yang ada. Nantinya harapan aku pelayanan yang aku berikan kepada teman-teman akuntansi itu dapat terukur dan tepat sasaran ke semua angkatan dan semua angkatan merasakannya. Mungkin kalau misalnya tidak merasakan pelayanan jadi cemburu terus menarik diri dan tidak berpartisipasi buat akuntansi, itu yang aku takutkan. Itu sih hal kecil yang bisa aku tawarkan.

Apa harapan Anda untuk keberlangsungan suksesi himpunan kali ini?

Ya harapanku, aku sudah dua tahun jadi panitia suksesi juga sebelumnya. Harapanku kan kita ada budaya kekeluargaan tapi tidak menutup kemungkinan demokrasi tuh harus tetap jalan di sukesi ini. Jangan walaupun kita kekeluargaan suksesi anteng-anteng aja. Mungkin aku juga mau menawarkan gagasan ke teman-teman akuntansi. Aku lihat Aldo juga selalu kaya gitu, tidak ikut-ikut aja. Aku juga tidak ikut-ikut apa yang jadi pemikiran Aldo. Aku selalu menawarkan hal lain yang bisa aku kasih ke teman-teman akuntansi. Teman-teman akuntansi lebih liat gagasannya daripada rasa kekeluargaannya. Makannya aku dari awal pun buat timses aku tidak langsung narik, “kamu harus ikut aku nih”, mungkin “kamu udah kenal”. Aku terbuka, kalau kamu mau ikut aku monggo kalau tidak ya sudah. Karena prinsip aku ingin teman-teman akuntansi tidak terpecah belah juga. Misalnya aku nembak-nembak siapa yang masuk ke aku malah jatuhnya yang lain juga dapet timses yang kurang terima sama aku. Yang aku takutkan malah timbul perasaan yang menimbulkan perpecahan lah di situ. Dan juga suksesi ini pun walaupun nanti ada panas dalam demokrasinya tapi jangan sampai hilang rasa kekeluargaan, juga tetap memertahankan rasa kekeluargaan ketika nanti sudah selesai suksesi ini. Tapi di suksesi ini kita harus professional. Kalau memang mau pilih pemenang, ya sudah pilih dia. Setelah itu udah lepas. Karena nantinya aku sama Aldo yang akan memimpin KMA.

Apa yang ingin Anda sampaikan kepada mahasiswa Akun sebagai peserta dan pemilik hak suara dalam suksesi himpunan dan atau pemira ini?

Jujur dari tahun pertama aku selalu antusias buat ikut suksesi akuntansi atau pemira kampus, pemira Undip. Karena aku lihat politik kampus tuh aku ingin belajar. Aku tau dari kakak-kakak kelasku dari SMA cerita-cerita gitu ya aku sangat tertarik dengan politik kampus. Makanya dengan adanya suksesi ini aku harap teman-teman akuntansi jangan golput coba gunakan pilihan teman-teman. Kemudian buat teman-teman setelah suksesi ini aku sama Aldo bakal beriringan membangun KMA. Tapi kalau pemira FEB, pemira Undip aku harap teman-teman akuntansi jangan melihat dari identitas. Aku ingin teman-teman akuntansi melihat gagasannya apa yg ditawarkan. Mungkin yang ingin ditawarkan untuk akuntansi. Dan keinginanku juga ketika nantinya gagasan itu menarik dan punya andil besar untuk akuntansi, dapat berpeluang untuk mengajukan akuntansi ya pilih yang itu jangan identitas. Kalau kompeten ya pilih aja. Tapi jangan golput karena golput bukan pilihan bijak karena senetral-netral kita golput tuh bukan pilihan bijak. Karena kita harus memilih mana yang menurut kita paling banyak baiknya dan paling minim jeleknya, dan mungkin untuk kepentingan akuntansi khususnya kalau bisa.

Mengenal Lebih Dekat Calon Ketua Himpunan Manajemen Nomor Urut Satu, Ekky Fahriza Zendra

Reporter: Rijal

Ekky Fahriza Zendra, Calon Ketua Himpunan Manajemen Nomor Urut Satu

Apa latar belakang Anda mencalonkan diri menjadi ketua himpunan?

Sebenarnya banyak hal dalam proses perenungan juga, diskusi juga. Banyak hal yang sudah diobrolin juga, ada keraguan juga. Sampai di titik di mana kayak oke yuk berusaha dulu. Jadi seperti sudah ada proses perenungan, proses obrolan dan diskusi segala macam sampai banyak hal sudah niatan baiknya dibentuk, diwujudkan dalam tindakan terus dimantapin karena merasa bahwa sudah dua tahun di MSA, ingin membina MSA lebih baik lagi. Dan untuk tahun ke tiga ini bentuk dimana oke ingin mengabdi terus melayani. Jadi bahasanya yang tahun ke tiganya jadi pemimpinnya buat MSA.

Apa visi dan misi yang Anda miliki?

Kalau visi misinya, sebenarnya visinya aku tentang mewujudkan hubungan integritas dengan mengedepankan sinergisitas tiap kepala departemen manajemen demi kepentingan bersama. Maksudnya ini tentang bagaimana aku dan antar anggotaku membentuk himpunan yang lebih berkualitas lagi, meningkatkan kualitas yang lebih baik lagi dengan bersinergi melalui setiap elemen yang ada di manajemen atau departemen manajemen itu sendiri. Seperti, dari menjaga hubungan baik kepada departemen, memperbaiki yang kurang atau meningkatkan lagi kerekatan hubungan dengan setiap angkatan yang ada di departemen manajemen, dan juga bahkan itu memperbaiki hubungan atau meningkatkan lagi hubungan dengan entitas yang dijalani disiplin yaitu Saitama. Saitama itu dibentuk sebagai suporter dari manajemen jadi kurang tugasnya di expose, kurang diberdayakan, mungkin tahun berikutnya bisa ditingkatkan.

Bagaimana langkah Anda untuk menggaet suara mahasiswa agar memilih Anda?

Sebenarnya, cenderung idealnya mungkin tidak begitu jauh, mempersiapkan tugas-tugasnya sebaik mungkin terus setelah itu ada multiclass, ada juga kita punya OA dimana itu postingan tentang mengenalkan diri saya. Lalu ada isinya itu mengenalkan diri, ada rekam jejak saya. Juga ada hal-hal semacam itu mungkin yang di luar itupun pengenalan informal saja mungkin. Soalnya jujur angkatannya kan ada banyak dan tidak bisa kena semua lini dan saya juga berarti butuh banget bantuan timses saya dan mengelola sebaik mungkin.

Apa inovasi atau pembaharuan yang Anda tawarkan sebgai calon ketua himpunan?

Sebenarnya saya lebih agak concern tentang akademik dan mikat (minat bakat). Jadi bagaimana kita bisa menaungi mikat dari manajemen itu sendiri, entah dibuat ada mikatnya atau itu nanti bisa dibicarakan lebih lanjut dengan periode selanjutnya. Sama mungkin tentang kalau akademik itu tentang PKM dan iklim lombanya bisa dengan pencerdasan database. Database misalnya untuk PKM, PKM itu dibuat database dimana oh kita tahu nih orang-orang yang sudah tembus dari universitas atau dikti mana. Kita dibuat database dan ini datanya bisa dipakai untuk melakukan, untuk dibuat dilingkar. Dilingkar ini nanti bisa untuk ada pendampingan. Ini juga sudah ada di BEM. Mungkin kedepannya agar tidak tumpang tindih dengan BEM bisa dikomunikasikan lebih lanjut.

Apa keunggulan Anda dibandingkkan dengan calon lain?

Mungkin sebenarnya kalau ketika kita kemarin mimbar, kita semakin kelihatan kalau sebenarnya apa yang kita bawa itu sama-sama baik dan apa yang diusung itu juga tidak terlalu jauh berbeda. Mungkin core value-nya yang saya angkat itu kan ada empat, yaitu yang pertama sinergi, kedua friendly, ketiga ikhlas dan yang terakhir dedikasi. Jadi sinergi, dedikasi, friendly sama ikhlas. Jadi kalau misalnya menunjukkan, aku melakukan pendekatan yang lebih ke arah orangnya dimana kita melakukan sinergisitas buat hubungaan ke semua orang, ke setiap ormawa dan segala macam elemen yang ada di manajemen. Lalu kita melakukan pekerjaan dengan dedikasi dan dilanjutkan dengan pendekatan secara friendly ke semua orang atau personal. Dan yang selanjutnya itu kita melakukan dengan ikhlas dan itu juga didukung dengan budaya organisasi yang ingin saya angkat yaitu ada hear, melayani dan bermakna. Jadi kita mendengar semua aspirasi dari masyarakat karena kita himpunan adalah dari, oleh, untuk masyarakat manajemen itu sendiri. Jadi kita harus mendengar lalu melayani karena kita adalah pelayan buat manajemen. Semua kegiatan kita itu harus bermakna untuk dilakukan oleh pengurus sendiri dan bermakna untuk yang diakukan untuk masyarakat manajemen itu sendiri.

Kenapa mahasiswa Manajemen harus memilih Anda?

Sebenarnya aku tidak bisa kasih banyak janji, tidak bisa kasih jawaban atau tidak bisa kasih apa-apa. Hanya kalau kalian sepaham sama aku, setuju sama aku, dan kalian suka sama gagasan aku, suka cara pendekatan aku, mungkin kalian bisa pilih nomor satu.

Apa harapan Anda untuk keberlangsungan suksesi himpunan kali ini?

Sebenarnya lebih ke arah ingin semuanya bisa dapat pemimpin yang pantas.

Apa yang ingin Anda sampaikan kepada mahasiswa Manajemen sebagai peserta dan pemilik hak suara dalam suksesi himpunan dan atau pemira ini?

Pilihlah, gunakanlah hak suara kalian karena kalian yang memilih itu yang benar-benar peduli. Jadi pedulilah, kritisilah karena ini adalah buat kalian juga semua, buat satu tahun ke depan. Jadi jangan golput kalau bisa, tetap memilih dan pilihlah sesuai hati nurani kalian nanti.

Mengenal Lebih Dekat Calon Ketua Himpunan Manajemen Nomor Urut Dua, Thadaffa Yusuf Ardanel

Reporter: Sulis, Yusak

Thadaffa Yusuf Ardanel, Calon Ketua Himpunan Manajemen Nomor Urut Dua

Apa latar belakang Anda mencalonkan diri menjadi ketua himpunan?

Masalah latar belakang jujur aku di MSA ini sudah dua tahun dan keresahan-keresahan bertahun-tahun di MSA, yang pertama seperti tangapan Ekky, dimana eksklusif-an orang kalau memakai seragam MSA ini sangat-sangat beredar. Nah, aku disini satu tahun pertama mikir “kenapa sih kalau memakai seragam MSA aku diangap eksklusif? Padahal kita semua sama satu serata di sini”. Jadi intinya ingin merubah stigma orang terhadap ke eksklusif-an himpunan terhadap masyarakat manajemen biasa. Kedua aku orangnyaloyal. Kalau memang satu himpunan ya himpunan saja. Kalau dulu aku osis ya osis saja. Kalau memang punya PR yang berkelanjutan terus menerus kenapa tidak diselesaikan, kenapa malah aku tinggalkan. Oleh karena itu dedikasiku tinggi terhadap MSA menjadi salah satu faktor untuk menyelesaikan masalah-masalah yang turun temurun tidak pernah selesai

Apa visi dan misi yang Anda miliki?

Visi saya mewujudkan MSA sebagai himpunan yang memiliki kontribusi, dedikasi,dan intelektualitas guna terwujudnya sinergi dan manfaat bagi seluruh elemen Departemen Manajemen dan misinya: 1. Pengembagan pola pikir fungsionaris MSA yang mengarah kepada peningkatan kualitas program kerja yang signifikan. 2. Berperan aktif dalam mempercepat hubungan berlandaskan keselerasan dan solidarisme internal himpunan maupun seluruh civitas akademika Departemen Manajemen demi terciptannya budaya yang dipertahankan. 3. Memfokuskan tujuan dan fungsi MSA sebagai wadah aspirasi masyarakaat Manajemen untuk pedoman yang bersifat fundamental. 4. Menjadikan MSA sebagai himpunan yang memiliki nilai inklusif terhadap mahasiswa manajemen dan lembaga mahasiswa lain. 5. Maksimalisasi peran himpunan sebagai fasilitator dalam pengembangan di bidang akademik maupun non-akademik serta meningkatkan semangat pengkaryaan mahasiswa Departemen Manajemen.

Bagaimana langkah Anda untuk menggaet suara dari mahasiswa agar memilih Anda?

Aku ini orang yang lebih banyak tindakan daripada omongan. Aku lebih suka langsung gerak sana sini daripada harus memikirkan terus menerus apa yang sekiranya harus aku lakukan. Aku berusaha mendekatkan kepada semua orang nanya keluhanmu apa, yang kamu inginkan apa dan aku jujur dari dulu sampai sekarang sudah deket sama banyak orang. Sehingga sudah punya banyak pandangan untuk bisa mengapai mereka bagaimana kedepannya, apa yang mereka harapkan untuk MSA kedepannya.

Apa inovasi atau pembaharuan yang Anda tawarkan sebagai calon ketua himpunan?

Pengembalian fungsi seutuhnya dari himpunan ialah menghimpun dan ranah akademik lebih diutamakan daripada ranah non akademik. Hanya selama bertahun-tahun, MSA lebih condong kepada penyaluran masalah non akademik sedangkan akademik kita kurang teredukasi dengan baik. Nah inovasi yang aku lakukan adalah seringlah kita di sini kumpul-kumpul bersama, seringalah kita di sini saling sharing entah kamu manajemen 18, manajemen 19 maupun manajemen 17 kita disatukan karena kita manajemen. Bukan aku sebagai EO (Event Organizer) dan kalian hanya sebagai pesertanya. Tidak. Kita sama-sama satu manajemen dan fungsi MSA harus ditetapkan sampai sekarang untuk menghimpun.

Apa keunggulan Anda dibadingkan calon yang lain?

Satu, selama dua tahun di MSA aku pernah mendapat dua kali gelar staff of the month. Pertama aku sebagai vice management anniversary, aku berhasil mendatangkan satu guest dan berhasil istilahnya mem-bonding tiga angkatan. “Oh kita punya acara seromonial untuk manajemen nih kita seneng-seneng pensi bareng” dan aku sebagai vice-nya dan itu jadi latar belakang aku mendapat staff of the month pada tahun pertama. Tahun kedua aku sebagai project officer Management Event acara class meeting sama outputnya apa untuk menyalurkan minat dan bakat dalam bidang akademik, terutama atlet dan sedikit ke akademik, ada Management Icon dan lomba kecerdasan. Nah disitu aku berhasil menjadi staff of the month tahun itu karna output yang dirasakan sangat-sangat kerasa di Manajemen 17, Manajemen 18 dan Manajemen 16 itu dapat berkompetisi secara sehat sama-sama di acara tersebut.

Kenapa mahasiswa manajemen harus memilih Anda?

Sebenarnya yang perlu diketahui ialah manajemen itu tidak perlu banyak bicara, yang penting memang harus langsung direct orang itu. Di mana memang kalau kita punya gerakan kenapa kita harus memikirkan gagasan-gagasan yang harus kita lakukan. Begitu saja sih.

Apa harapan Anda untuk keberlangsungan suksesi himpunan kali ini?

Jelas, mari kita percayakan secara sehat dan masyarakaat manajemen tahu sekiranya pemimpin mana yang cocok untuk memimpin manajemen kedepannya.

Apa yang ingin Anda sampaikan pada mahasiswa manajemen sebagai peserta dan pemilik hak suara dalam suksesi himpunan dan atau pemira saat ini?

Yang jelas gunakan hati nurani. Jangan ada paksaan diantara kedua timses karena satu pilihan kalian itu merupakan satu kemajuan untuk manajemen kedepannya.

Mimbar Bebas sebagai Wadah Mengenal Lebih Dekat Calon Ketua KMA FEB Undip

Reporter: Yeye, Erva

Suasana Mimbar Bebas Suksesi 2019 oleh KMA FEB Undip

FEB (12/11) – Bertempat di Dome Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Universitas Diponegoro (Undip), telah dilaksanakan acara Mimbar Bebas Suksesi 2019 oleh Keluarga Mahasiswa Akuntansi (KMA). Acara ini menjadi wadah untuk menyampaian visi dan misi serta program kerja yang akan diusung oleh kedua Calon Ketua KMA, yaitu Hizkia Efraldo Saragih dan Ferrel Aristo Putro. Suksesi 2019 yang bertemakan Think Smartly, Choose Wisely sekaligus menjadi closing dari Kepengurusan KMA periode 2018/2019.

Mimbar Bebas Suksesi 2019 dihadiri oleh Fuad, selaku Ketua Departemen Akuntansi serta keempat panelis, yaitu Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FEB Undip, Ketua Senat Mahasiswa FEB Undip, Ketua KMA periode 2018/2019, dan Sekretaris Umum KMA. Sebelum pemaparan Grand Design Organisasi (GDO), diawali dengan sambutan ketua acara, Ketua KMA Periode 2018/2019 dan Ketua Departemen Akuntansi.

Dalam sambutannya, Fuad mengungkapkan kebanggaannya kepada mahasiswa Akuntansi, khususnya KMA dan berharap bahwa ketua yang terpilih adalah yang terbaik dan mampu untuk saling berkolaborasi dengan baik.  “Ketika saya ditanya apa hal yang paling membanggakan di Akuntansi maka saya akan menjawab mahasiswa dan organ pendukungnya, yaitu KMA,” jelas Fuad.

Pemaparan GDO dimulai dengan calon Ketua KMA nomor urut satu, yaitu Hizkia Efraldo. Aldo, sapaan akrabnya, mempunyai visi “Mewujudkan KMA sebagai organisasi yang berintegritas, responsif, dan inovatif dalam mengintegrasikan pelayanan dan pengabdian bagi seluruh masyarakat akuntansi dan masyarakat umum”. Sedangkan calon Ketua KMA nomor urut dua, Ferrel Aristo Putro, mempunyai visi “Terwujudnya HMDA sebagai organisasi yang berperan aktif dalam melayani dan bermanfaat bagi warga Akuntansi FEB Undip”.

Setelah memaparkan GDO, dilanjutkan dengan sesi tanya jawab panelis, tanya jawab perwakilan masing-masing angkatan, pertanyaan undian, dan debat antar calon Ketua KMA. Menjawab pertanyaan panelis pertama, yaitu Ketua Senat Mahasiswa FEB Undip terkait apakah proker unggulan di tahun mereka, Aldo menjawab ia akan membawa internship sebagai proker andalan yang baru untuk mengobati rasa rindu para mahasiswa Akuntansi terhadap magang. Berbeda dengan Aldo, Ferrel akan menjadikan Diponegoro Accounting’s Harmony (DASH) sebagai proker unggulannya dengan mengedepankan rangkaian yang lebih besar dari sebelumnya. 

Saat ditanya mengenai pemimpin seperti apakah yang baik menurut mereka berdua dan bagaimana cara yang dilakukan ketika ada visi dan misi yang tidak terlaksana, Aldo mengatakan bahwa pemimpin itu harus realistis dan idealis. Cara yang akan dilakukan oleh Aldo ketika visi dan misi yang ia bawa tidak terlaksana adalah dengan melakukan koordinasi terlebih dahulu dan menampung aspirasi. Sedangkan Ferrel menjawab bahwa pemimpin yang baik adalah yang dapat menjaga kesatuan dan keutuhan organisasi tersebut. Menguatkan internal dan memaksimalkan pelayanan yang ada adalah cara yang akan dilakukan Ferrel.

Dalam penyampaiannya dalam mimbar bebas, kedua calon Ketua KMA berkomitmen akan terus berupaya untuk menampung semua aspirasi yang ada. Keduanya juga memiliki core value yang sama yaitu integritas. Serangkaian acara Mimbar Bebas Suksesi 2019 ditutup dengan kesimpulan dari pernyataan masing-masing calon Ketua KMA yang disampaikan oleh Moderator, Herfin Angelina.

Mengenal Lebih Dekat Calon Ketua Himpunan Ekonomi Islam Nomor Urut Tiga, Yusuf Sufyan

Reporter: Aditya, Dwi Ratna

Yusuf Sufyan, Calon Ketua Himpunan Ekonomi Islam Nomor Urut Tiga

Apa latar belakang Anda mencalonkan diri sebagai ketua himpunan?


Latar belakangnya ungkin saya sebenarnya tidak berkemauan untuk mencalonkan diri sebagai ketua himpunan. Akan tetapi, banyak orang yang memercayakannya ke saya bahwa saya itu bisa, dan saya mampu. Nah, saya disini tidak ingin seolah-olah bahwa himpunan yang membutuhkan saya.


Tetapi seperti dua sisi, himpunan membutuhkan saya tetapi saya membutuhkan himpunan, karena apa? Karena dengan saya nanti menjadi ketua himpunan tentunya saya akan mendapatkan banyak sekali pengalaman, banyak sekali sesuatu yang bakal saya dapat ketika saya nanti tidak menjadi pemimpin. Intinya pemimpin itu nanti akan mendapatkan lebih banyak porsinya daripada staff biasa atau kadep biasanya.


Apa visi misi yang Anda miliki?


Visinya adalah terwujudnya Himpunan Mahasiswa Ekonomi Islam 2002 yang aspiratif dalam meningkatkan prestasi akademik dan juga pelayanan kemahasiswaan guna mewujudkan mahasiswa Ekonomi Islam itu sendiri yang memiliki intelektual dan juga berakhlaqul karimah. Itu visinya.


Kemudian misinya yang pertama adalah membangun solidaritas internal guna mewujudkan fondasi organisasi sehingga tercipta kinerja kepengurusan yang efektif dan efisien. Itu yang pertama. Kedua adalah aktif dan responsif memberikan pelayanan kemahasiswaan kepada seluruh mahasiswa Ekonomi Islam. Ketiga adalah mewadahi, memfasilitasi, dan mengapresiasi pengembangan minat dan bakat keilmuan dan juga kajian serta peningkatan prestasi. Keempat adalah optimalisasi media massa sebagai sarana media komunikasi dan dakwah dan juga penyampaian informasi secara akurat. Kelima adalah meningkatkan ukhuwah yang baik dengan pihak eksternal yaitu Mizan dan Kelompok Studi Ekonomi Islam.


Apa langkah yang Anda lakukan untuk menggaet suara mahasiswa agar memilih Anda?


Langkah pertama adalah tentunya dengan adanya publikasi yang menarik dan juga dapat membuat orang itu penasaran dengan apa yang akan saya usung selama satu tahun kedepan. Yang pertama dari publikasi dan yang kedua adalah dari konten yang akan hadirkan sendiri untuk himpunan yaitu dari segi proker unggulan yang benar-benar inovatif yang bener-bener dibutuhkan sama anak-anak Ekis itu sendiri dimana dari proker-proker unggulan dari inovasi-inovasi yang ada orang bisa tertarik dan orang itu melihat dari gagasannya bukan dari orangnya.


Apa inovasi atau pembaharuan yang Anda bawa untuk satu tahun kedepan?


Inovasi dan juga pembaruan ini saya hadirkan terutama dibidang akademik dan juga pelayanan kemahasiswaan karena tujuan dari himpunan itu sendiri adalah untuk menghimpun masyarakat Ekonomi Islam dan juga meningkatkan prestasi akademik dan juga pelayanan kemahasiswaan sesuai dengan visiku tadi.


Nah, di akademik itu sendiri saya menghadirkan sesuatu yang baru contohnya itu modul Ekis yang belum ada di tahun sebelumnya. Kemudian ada juga pelatihan untuk mahasiswa Ekis yaitu sekolah mawapres, kemudian ada juga syariah beauty class, kemudian festival literasi. Jadi festival literasi ini tujuannya adalah untuk meningkatkan prestasi mahasiswa Ekis khususnya dibidang literasi. Literasi itu bisa membaca, menulis buat biografi dan lain-lain. Begitu.

Apa keunggulan Anda dibandingkkan dengan calon yang lain?


Mungkin saya disini mengungkapkan keunggulan itu kan tidak bisa melalui sifat gitu kan. Kalau sifat itukan nantinya terlalu subjektif, saya tidak bisa menilai sifatku secara subyektif. Jadi aku lebih menekankan menonjolkan keunggulan ini dari dari sesuatu yang dapat dilihat.


Keunggulan itu apa? Keunggulan itu saya selama satu tahun terakhir di HM saya sebagai sekretaris. Nah, sekretaris itukan masuk di BPH atau Badan Pengurus Harian. Jadi saya secara tidak langsung bisa mengetahui peran sosok ketua itu harusnya seperti apa. Karena saya melihat secara langsung ketua himpunan yang sekarang tuh orangnya seperti apa, mereka harus ngapain.


Kemudian apa yang harus, bagaimana cara mengambil keputusan oleh seorang ketua itu gimana. Karena saya berada di divisinya mereka dan juga deket juga sama ketua himpunan yang sekarang. Jadi saya banyak mendapatkan masukan dan juga arahan dari ketua himpunan yang sekarang dibandingkan calon lain, dimana calon lain itu berada di divisi PSDM dan saya di divisi BPH.


Ya sama menurutku saya memiliki apa namanyatingkat manajemen waktu yang lebih baik, karena apa? karena disini saya tidak cuma mengikuti himpunan saja, tetapi saya juga mengikuti kegiatan ormawa lain, yaitu LPM Edents itu sendiri dimana saya berusaha loyal di kedua organisasi tersebut. Di kedua organisasi tersebut, istilahnya saya mendapatkan penilaian yang baik tidak berat salah satu artiya 50 50.


Buktinya adalah di Edents saya juga pernah menjadi istilahnya staff terbaik of the month. Di HM juga pernah staff terbaik artinya saya bisa membagi antara kedua organisasi tersebut. Memanajemen kedua organisasi tersebut secara lumayan baik.


Kenapa mahasiswa Ekonomi Islam harus memilih Anda?


Ya kenapa mahasiswa Ekis harus memilih saya karena misiku sendiri itu adalah untuk meningkatkan prestasi akademik dan pelayanan kemahasiswaan yang dimana misiku itu saya hadirkan untuk memenuhi mereka kebutuhan anak-anak Ekis sendiri. Ketika mereka memilih saya, semoga diharapkan insya Allah kebutuhan mereka selama diperkuliahan itu bisa tertunjang dengan adanya pelayanan-pelayanan dibidang kemahasiswaan dan juga peningkatan prestasi akademik.


Apa harapan Anda untuk keberlangsungan suksesi himpunan kali ini?


Ya harapan untuk keberlangsungan suksesi kali ini, semoga masyarakat Ekis seluruh angkatan, angkatan 19, 18, 17, 16, dan angkatan-angkatan sebelumnya mau menggunakan hak suaranya, mau menggunakan hak pilihnya disuksesi pemilihan kali ini.


Jadi tingkat partisipasinya itu diharapkan dapat meningkat dari tahun lalu dimana tahun lalu sebenarnya sudah bagus tetapi tahun ini dapat lebih bagus dan semoga ya nantinya siapapun yang terpilih baik paslon 1, 2, 3 mampu diterima oleh seluruh masyarakat Ekis dan masyarakat Ekis itu sendiri mau menumbuhkan bergotong royong supaya kepemimpinan HMEI tahun ini dapat berjalan lebih baik dari tahun sebelumnya.

Mengenal Lebih Dekat Calon Ketua Himpunan Ekonomi Islam Nomor Urut Dua, Arjuna Reynaldi

Reporter: Dwi Ratna Silviani

Arjuna Reynaldi, Calon Ketua Himpunan Ekonomi Islam Nomor Urut Dua

Apa latar belakang Anda mencalonkan diri menjadi ketua himpunan?

Pertama karena saya sudah mengikuti pelatihan kepemimpinan dasar. Jadi secara pribadi, saya merasa harus untuk mencalonkan diri sebagai ketua himpunan dan kedua, saya merasa saya sebagai anggota himpunan berkewajiban untuk melanjutkan kepengurusan selanjutnya.

Apa visi dan misi yang Anda miliki dalam mencanlonkan diri sebagai ketua himpunan?

Visi saya menjadikan Himpunan Ekonomi Islam sebagai fasilitator dalam melayani berbagai kebutuhan masyarakat Ekonomi Islam baik di bidang akademik maupun non-akademik. Saat kepengurusan tahun 2020 nanti, insha allah kita berfokus pada tujuan awal yaitu memberikan pelayanan. Tujuan yang kedua adalah pengembangan internal, khususnya dalam keanggotaan Himpunan Ekonomi Islam (HMEI) itu sendiri.

Misi saya, pertama menjadikan HMEI sebagai wadah setiap aspirasi dan kritik dari masyarakat Ekonomi Islam. Kedua, meningkatkan prestasi dari masyarakat Ekonomi Islam. Ketiga, menjalin harmonisasi dengan organisasi lain yang satu ruang lingkup dengan Ekonomi Islam seperti Kelompok Studi Ekonomi Islam (KSEI) dan Mizan Fakultas Ekonomika dan Bisnis Undip.

Bagaimana langkah Anda untuk mendapatkan suara dari mahasiswa agar memilih Anda?

Yang saya lakukan yaitu membangun kepercayaan dari orang-orang terhadap saya dengan cara melakukan pendekatan secara internal kepada masyarakat Ekonomi Islam, pelan-pelan berusaha berteman dengan mereka, lebih akrab dengan mereka, contohnya saya  mencoba mendekati teman-teman angkatan 2019 .

Apa Inovasi atau pembaharuan yang Anda tawarkan sebagai calon ketua Himpunan?

Inovasi saya yaitu penambahan struktur organisasi yaitu bidang seni, ditahun sebelumnya belum terdapat wadah yang menampung bidang seni, hanya menampung bidang prestasi olahraga. Khususnya di program kerja saya, akan terdapat KIS Factor, yang merupakan pengembangan minat dan bakat mahasiswa dalam bidang seni seperti band, dan lain lain.

Apa Keunggulan Anda dibandingkan dengan calon lain?

Menurut saya, saya lebih bisa merangkul dibanding calon yang lain.

Kenapa Mahasiswa Ekonomi Islam harus memilih Anda?

Karena saya berharap dapat menerapkan apa yang sudah saya rancang dalam program kerja yang sesuai dengan visi dan misi saya dan masyarakat Ekonomi Islam dapat merasakannya.

Apa harapan Anda untuk keberlangsungan suksesi himpunan kali ini?

Harapannya semoga nanti calon kedepannya dapat amanah. Siapa pun pemimpinnya dapat mendukung satu sama lain karena kita memiliki tujuan yang sama yaitu Ekonomi Islam memberi perubahan.

Apa yang ingin Anda sampaikan kepada mahasiswa Ekonomi Islam sebagai peserta dan pemilik hak suara dalam suksesi himpunan dana tau pemira ini?

Semoga menjadi pemilih yang baik dengan melihat visi dan misi dari masing-masing calon dan harapannya semoga tidak golput.

Mengenal Lebih Dekat Calon Ketua Himpunan Ekonomi Islam Nomor Urut Satu, Agam Maulana Ardi

Reporter: Dinda Caesarli

Agam Maulana Ardi, Calon Ketua Himpunan Ekonomi Islam Nomor Urut Satu

Agam Maulana Ardi atau biasa disapa Agam adalah Mahasiswa Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Universitas Diponegoro jurusan Ekonomi Islam 2018. Agam sekarang sedang mencalonkan diri menjadi ketua Himpunan Ekonomi Islam (HMEI) Nomor urut 1. Agam lahir di Jakarta, 20 April 2000. Selain menjadi calon ketua HMEI 2020. Agam sedang menjabat sebagai staff PSDM di HimpunanEkonomi Islam tahun ini.

Apa latar belakang Anda mencalonkan diri menjadi ketua Himpunan?

Faktor utama saya mencalonkan diri menjadi ketua Himpunan Ekonomi Islam 2020 adalah dorongan dan kepercayaan yang teman-teman saya berikan kepada saya, sehingga saya memutuskan untuk maju menjadi Calon Ketua Himpunan Ekonomi Islam tahun ini.

Apa visi dan misi yang Anda miliki?

Visi yang saya bawa adalah “Kembangkan potensimu, bangun karaktermu, bersama kita bermutu” dan misi yang terintegrasi menjadikan Himpunan Ekonomi Islam sebagai fungsi pelayanan  bagi mahasiwa ekonomi islam dalam meningkatkan prestasi akademik, mengembangkan potensi diri mahasiswa, serta membangun pribadi mahasiswa berdasarkan cendikiawan muslim. Dengan mengedepankan PATEN. Apa itu PATEN? Yakni kepanjangan dari Potensi Akhlak Toleransi Etika Nilai. Saya yakin dengan menerapkan PATEN dalam kepemimpinan mendatangan, akan membuat iklim Ekonomi Islam menjadi lebih baik lagi. Himpunan menjadi wadah yang tepat untuk mengembangkan potensi seorang mahasiswa Ekonomi Islam dengan memperhatikan akhlak, etika, dan nilai yang berlaku serta toleransi terhadap perbedaan yang dihadapi.

Bagaimana langkah Anda untuk menggaet suara dari mahasiswa agar memilih Anda?

Menggaet suara ya dengan menjadi saya apa adanya, maksudnya disini adalah lebih menonjolkan karakteristik, visi, misi, dan program kerja dari saya.Untuk selanjutnya para pemilih bisa memilih mana yang pantas dan baik untuk kepemimpinan HMEI 2020.

Apa inovasi dan pembaharuan yang ada tawarkan sebagai calon ketua himpunan?

Inovasi yang saya berikan yakni bertema PATEN, dengan mengedepankan PATEN maka akan terwujud mahasiswa Ekonomi Islam yang prestatif dan menjunjung nilai-nilai islam tentunya. Membahas isu-isu keagamaan yang tentu saja menjadi pembeda himpunan ini dengan himpunan yang lainnya. Dengan program kerja unggulan seperti Islamic study tour program, EKIS go to school, bisnis talk, diskusi petang, dan lain-lain. Dengan inovasi program yang saya dan tim buat, diharapkan ada pembaharuan dari segi sumber daya manusia Ekonomi Islam itu sendiri.

Apa keunggulan Anda dibandingkan dengan calon lain?

Teman-teman saya banyak yang bilang, kalau saya lebih berkharisma dan berwibawa dari pada calon-calon yang lain, bukan punya maksud tertentu saya bilang seperti ini, namun ini ialah pandangan dari teman-teman saya sendiri. Namun calon-calon lain juga punya keunggulan di bidangnya sendiri.

Kenapa mahasiswa Ekonomi Islam harus memilih Anda?

Memilih itu adalah suatu kewajiban bagi mahasiswa Ekonomi Islam. Bukan hanya memilih saya saja namun juga memilih Yusuf dan Arjun. Jangan sampai suara itu kosong alias golput. Pilihlah pemimpin yang menurut teman-teman pantas dan sanggup mengemban tugas sebagai ketua Himpunan Mahasiswa Ekonomi Islam selanjutnya, yang memberi perubahan yang lebih baik kedepannya.

Apa harapan Anda untuk keberlangsungan suksesi himpunan kali ini?

Semangat teman-teman The Founder 2019 yang sudah bekerja keras menyukseskan acara pemilihan ketua Himpunan Ekonomi Islam tahun ini. Semoga suksesi himpunan tahun ini berjalan lancar dan mencapai tujuan akhir yakni mendapatkan pimpinan yang fathonah dan amanah.

Apa yang ingin Anda sampaikan kepada mahasiswa Ekonomi Islam sebagai peserta dan pemilik hak suara dalam suksesi dan atau pemira ini?

Gunakanlah hak suara kalian sepenuhnya, jangan berlaku curang dalam pemilihan ini karena tentu saja akan  berefek untuk mahasiswa Ekonomi Islam kedepannya. Jadilah pemilih yang cerdas demi pemimpin yang amanah, yang ingin saya sampaikan ialah pilih satu, dua, atau tiga itu tidak masalah, asalkan kalian jangan golput.