Orasi Ilmiah Michael Bambang Hartono dalam Sidang Senat Terbuka FEB Undip

Oleh: Fitri dan Rijal

FEB Undip (10/03) – Bertempat di Laboratorium Kewirausahaan Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip) telah dilaksanakan Sidang Senat Terbuka yang dilangsungkan pada pukul 10.00. Acara ini diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Ekonomi Islam yang diketuai oleh Nafia Dias M. selaku mahasiswa program studi Ekonomi Islam. Acara ini diadakan dalam rangka Dies Natalis Ke-60 FEB Undip. Sidang Senat Terbuka ini dihadiri oleh tamu undangan dan alumni FEB, tenaga pengajar, delegasi tiap Organisasi Mahasiswa (Ormawa), dan mahasiswa FEB Undip.

Berbagai rangkaian acara terlaksana di Sidang Senat Terbuka ini. Acara dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya oleh seluruh peserta yang hadir. Kemudian secara resmi Sidang Senat Terbuka FEB Undip dibuka oleh Ketua Senat FEB Undip, Anis Chariri. Sambutan juga turut disampaikan oleh Suharnomo selaku Dekan FEB Undip dan Yos Johan Utama selaku Rektor Undip. Acara selanjutnya yang sangat membanggakan yakni pemberian penghargaan kepada Augusty Tae Ferdinand dan Imam Ghozali atas jasa dan kontribusi untuk FEB Undip. Tak luput Penghargaan Pengabdian Terbaik juga diberikan untuk dosen dan karyawan yang telah berpulang, yakni Maruto Umar Basuki, Bejo dan Purwanto. Kemudian dilanjutkan dengan pemberian penghargaan “Outstanding Alumni Award” kepada Michael Bambang Hartono, Maryono, dan Randi Anto oleh Rektor Universitas Diponegoro.

Inti acara dari Sidang Senat Terbuka disampaikan dengan Orasi Ilmiah oleh Michael Bambang Hartono. Orasi Ilmiah tersebut mengangkat tema “Kemandirian Ekonomi Bangsa: Peluang dan Tantangan”. Dengan mengangkat tema tersebut, diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai keadaan perekoniman Indonesia saat ini kepada para peserta Sidang Senat Terbuka. Orasi diawali dengan menjelaskan bahwa FEB Undip berdiri tahun 1957 yang salah satu pendirinya adalah Soedarto. Beliau juga menjelaskan bahwa Indonesia mengalami kelonjakan perekonomian di tahun 2014 dan 2019. Michael pun menyampaikan bahwa perekonomian sekarang didominasi oleh era ekonomi digital yang masif dengan penjualan online secara cepat dan signifikan. Orasi Ilmiah ditutup dengan tiga cara menarik investor guna meningkatkan perkonomian bangsa, yakni mengubah undang-undang berkaitan dengan investasi, menurunkan pajak penghasilan, serta mempermudah regulasi.

Sidang Senat Terbuka ini lalu ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Marwini dan resmi ditutup oleh Anis Chariri. Para tamu undangan dan alumni FEB serta tenaga pengajar kemudian diajak untuk meresmikan Working Space FEB Undip lalu dilanjutkan dengan penanaman pohon tabebuya dan santap siang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *