Mimbar Bebas sebagai Wadah Mengenal Lebih Dekat Calon Ketua KMA FEB Undip

Reporter: Yeye, Erva

Suasana Mimbar Bebas Suksesi 2019 oleh KMA FEB Undip

FEB (12/11) – Bertempat di Dome Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Universitas Diponegoro (Undip), telah dilaksanakan acara Mimbar Bebas Suksesi 2019 oleh Keluarga Mahasiswa Akuntansi (KMA). Acara ini menjadi wadah untuk menyampaian visi dan misi serta program kerja yang akan diusung oleh kedua Calon Ketua KMA, yaitu Hizkia Efraldo Saragih dan Ferrel Aristo Putro. Suksesi 2019 yang bertemakan Think Smartly, Choose Wisely sekaligus menjadi closing dari Kepengurusan KMA periode 2018/2019.

Mimbar Bebas Suksesi 2019 dihadiri oleh Fuad, selaku Ketua Departemen Akuntansi serta keempat panelis, yaitu Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FEB Undip, Ketua Senat Mahasiswa FEB Undip, Ketua KMA periode 2018/2019, dan Sekretaris Umum KMA. Sebelum pemaparan Grand Design Organisasi (GDO), diawali dengan sambutan ketua acara, Ketua KMA Periode 2018/2019 dan Ketua Departemen Akuntansi.

Dalam sambutannya, Fuad mengungkapkan kebanggaannya kepada mahasiswa Akuntansi, khususnya KMA dan berharap bahwa ketua yang terpilih adalah yang terbaik dan mampu untuk saling berkolaborasi dengan baik.  “Ketika saya ditanya apa hal yang paling membanggakan di Akuntansi maka saya akan menjawab mahasiswa dan organ pendukungnya, yaitu KMA,” jelas Fuad.

Pemaparan GDO dimulai dengan calon Ketua KMA nomor urut satu, yaitu Hizkia Efraldo. Aldo, sapaan akrabnya, mempunyai visi “Mewujudkan KMA sebagai organisasi yang berintegritas, responsif, dan inovatif dalam mengintegrasikan pelayanan dan pengabdian bagi seluruh masyarakat akuntansi dan masyarakat umum”. Sedangkan calon Ketua KMA nomor urut dua, Ferrel Aristo Putro, mempunyai visi “Terwujudnya HMDA sebagai organisasi yang berperan aktif dalam melayani dan bermanfaat bagi warga Akuntansi FEB Undip”.

Setelah memaparkan GDO, dilanjutkan dengan sesi tanya jawab panelis, tanya jawab perwakilan masing-masing angkatan, pertanyaan undian, dan debat antar calon Ketua KMA. Menjawab pertanyaan panelis pertama, yaitu Ketua Senat Mahasiswa FEB Undip terkait apakah proker unggulan di tahun mereka, Aldo menjawab ia akan membawa internship sebagai proker andalan yang baru untuk mengobati rasa rindu para mahasiswa Akuntansi terhadap magang. Berbeda dengan Aldo, Ferrel akan menjadikan Diponegoro Accounting’s Harmony (DASH) sebagai proker unggulannya dengan mengedepankan rangkaian yang lebih besar dari sebelumnya. 

Saat ditanya mengenai pemimpin seperti apakah yang baik menurut mereka berdua dan bagaimana cara yang dilakukan ketika ada visi dan misi yang tidak terlaksana, Aldo mengatakan bahwa pemimpin itu harus realistis dan idealis. Cara yang akan dilakukan oleh Aldo ketika visi dan misi yang ia bawa tidak terlaksana adalah dengan melakukan koordinasi terlebih dahulu dan menampung aspirasi. Sedangkan Ferrel menjawab bahwa pemimpin yang baik adalah yang dapat menjaga kesatuan dan keutuhan organisasi tersebut. Menguatkan internal dan memaksimalkan pelayanan yang ada adalah cara yang akan dilakukan Ferrel.

Dalam penyampaiannya dalam mimbar bebas, kedua calon Ketua KMA berkomitmen akan terus berupaya untuk menampung semua aspirasi yang ada. Keduanya juga memiliki core value yang sama yaitu integritas. Serangkaian acara Mimbar Bebas Suksesi 2019 ditutup dengan kesimpulan dari pernyataan masing-masing calon Ketua KMA yang disampaikan oleh Moderator, Herfin Angelina.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *