Mengenal Lebih Dekat Calon Ketua Himpunan Akuntansi Nomor Urut Dua, Ferrel Aristo Putro

Reporter: Khaira

Ferrel Aristo Putro, Calon Ketua Himpunan Akuntansi Nomor Urut Dua

Apa latar belakang Anda mencalonkan diri menjadi ketua himpunan?


Jujur mungkin pencalonan di KMA itu berbeda dari yang lain. Mungkin dari himpunan-himpunan sebelahnya. Kalau dari KMA itu memunculkan nama dua belas besar itu dicalonkan atas keputusan Angkatan 2016 selaku kabinet yang ada sekarang dan mungkin dari pertimbangan-pertimbangan alumni. Dari pengurus KMA yang angkatan tujuh belas itu dipilih 7 besar. Mungkin aku jadi salah satu bagian yg tujuh besar. Jujur ketika aku sudah dipercaya orang istilahnya orang udah sangat percaya aku, aku tidak akan sia-siakan itu. Makanya aku ketika ada proses lagi, wawancara, aku mempersiapkan yang harus aku persiapkan mungkin ketika nantinya untuk pencalonanku. Tapi semua keputusan pencalonan ini aku tidak bisa mengendalikan karena memang semuanya atas keputusan Angkatan 16 dan mungkin alumni.

Apa visi dan misi yang Anda miliki?


Visi saya itu terwujudnya Himpunan Mahasiswa Departemen Akuntansi sebagai organisasi yang berperan aktif dalam melayani dan juga bermanfaat bagi warga Akuntansi Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro. Mungkin kalau berbicara misinya, misi saya yang pertama itu menciptakan suasana kekeluargaan dan kebersamaan dalam melayani teman-teman atau warga akuntansi. Kedua, membangun sinergitas pada seluruh angkatan akuntansi, organisasi kemahasiswaan di lingkungan kampus, dan masyarakat umum. Ketiga, memfasilitasi dan meningkatkan semangat berprestasi dalam pengembangan minat bakat, keilmuan, dan karakter mahasiswa. Ke empat, menumbuhkan rasa cinta akan akuntansi pada penurus dan warga akuntansi. Kelima, menjadikan Himpunan Mahasiswa Departemen Akuntansi sebagai sarana untuk mempersiapkan SDM yang berkualitas guna menunjang karir di masa depan. Jadi mungkin dari kelima hal itu yang ingin aku lakukan untuk pelayanan kedepannya buat teman-teman akuntansi.

Bagaimana langkah Anda untuk menggaet suara dari mahasiswa agar memilih Anda?


Jadi mungkin ini balik lagi ke timses ya. Aku mengajak teman-teman yang mungkin bisa awalnya mengerti aku dulu, aku tipikal orang yang bagaimana agar mereka mau bekerja sama aku. Aku jujur tidak mau merepotkan teman-teman timses karena disini bagi KMA sendiri kan timses hanya untuk memeriahkan saja. Karena ketika nantinya aku terlalu merepotkan, aku yang kurang enak. Yang ditakutkan teman-teman timses nanti ketika umpamanya ada kurang memuaskan, mereka jadinya malas kontribusi untuk akuntansi. Makanya, aku mencari teman-teman tujuh belas, khususnya yang sudah mengenal aku, sudah mengerti aku ikut bergabung dengan timsesku. Untuk teman-teman angkatan delapan belas dan sembilan belas, aku lebih terbuka sih. Aku tidak terlalu mengincar semua pihak. Aku jujur tidak berambisi menang jadi ketua himpunan karena posisiku disini ketika aku tidak menang aku menempati posisi sebagai sekretaris umum. Karena aku mikirnya aku tidak harus jadi ketua umum untuk melayani teman-teman akuntansi, toh aku menjadi sekretaris umum. Dan misalnya aku pun ketika tidak mencalonkan ini pun aku bisa melayani teman-teman akuntansi khusunya angkatanku sendiri, akuntansi 2017, jadi dari porsi yang lain. Cuma ya itu untuk mengomentari ini aku lebih terbuka kepada teman-teman akuntansi. Kalau memang aku ngasih ini terobosanku, ini ideku. Kalau mau jadi berada di pihakku, menjadi timses aku dengan senang hati. Tapi kalau memang lebih memilih ke sebelah ya tidak apa-apa karena kondisi di sini aku takutnya menggaet mana aja dan mereka mungkin kurang paham gagasanku. Aku mementingkan perasaan mereka juga jadi timses.

Apa inovasi atau pembaharuan yang Anda tawarkan sebagai calon ketua himpunan?


Inovasi yang aku lakukan untuk menjadi ketua himpunan mungkin berbeda dengan calon satunya, Aldo. Kalau Aldo, KMA ke depannya mungkin memiliki inovasi yang cukup banyak. Kalau aku karena memang program kerja yang sudah ada, tadi sih ada 51 program kerja yang sudah ada. Menurutku 51 itu sudah banyak banget karena sudah cukup banyak karena kalau aku tambahin lagi dan malah mungkin tidak tepat sasaran. Malah istilahnya tidak efisien dalam melayani teman-teman akuntansi tuh malah sama saja bohong. Pelayananku sama aja. KMA tidak bisa naik step. Sekarang inovasiku aku ingin mengoptimalisasi dan memaksimalkan apa yang sekarang sudah ada mungkin program unggulan yang salah satunya aku ingin adakan gerakan baru itu dash. Dash itu sudah berjalan dari tahun 2010 sampai sekarang sudah sepuluh tahun. Tahun ini masuk tahun ke-sepuluhnya, tahun depan masuk tahun ke-sebelas dalam penyelenggaraannya. Aku mau ada gerakan baru. Jadi salah satu rangkaian besar dari acara lomba yang dimiliki anak Akuntansi Undip. Jadi keinginanku ketika nanti ada Dash, Diponegoro Accounting Ceremony ini, rangkaian awalnya tuh ada seminar nasional namanya forum kajian akuntansi tapi yang special edition. Forum kajian akuntansi kan memang rutin diadakan setiap bulannya setiap dua minggu sekali tapi untuk membuka acara ini isu yang dibahas forum kajian akuntansi special edition ini isu-isu terkini dan menyangkut tema Diponegoro Accounting Ceremony tahun 2020. Dan mungkin nantinya akan ada lomba-lomba olimpiade akuntansi, terus lomba accounting paper competition lomba-lomba yang topiknya masih akuntansi dan ditutup adanya training, audit training. Karena aku lihat keinginan teman-teman tuh sebenarnya teman-teman akuntansi pasti punya keinginan besar masuk jadi auditor. Karena udah jadi template gitu teman-teman akuntansi ingin masuknya ke KAP big four. Aku tidak menampik harus kasih fasilitas yang berguna untuk teman-teman akuntansi. Tapi concern ku karena evaluasi dari tahun ini, diprioritaskan teman-teman akuntansi yang sudah mendapat mata kuliah audit karena training yang udah mengundang KAP big four EY tapi karena mungkin audience nya masih belum terpetakan dan masih banyak audience yang mahasiswa baru dan masih belum mengerti tentang audit itu yang menyebabkan mereka masih bingung buat belajar ini audit gimana sih karena mungkin harus siap dulu buat masuk kelas itu. Keinginanku nanti diprioritaskan teman-teman yang menerima mata kuliah audit dan nanti mungkin dibuka utuk teman-teman yang ikut lomba DASH ini yang tidak lolos ke tahap berikutnya, mereka dapat benefit juga buat dapet pelatihani ini. Jadi pelatihan ini diprioritaskan untuk teman-teman akuntansi undip dan temen-teman akuntansi lainnya.

Apa keunggulan Anda dibandingkan dengan calon lain?


Menurut aku, aku tipikal orang yang fleksibel. Himpunan itu berfokus pada pelayanan kan. Aku mengedepankan pemimpin yang bisa memimpin semua kalangan, semua angkatan. Karena ketika kita mendengarkan aspirasi dari setiap angkatan kebutuhan semua angkatan. Kan pasti kebutuhan tiap Angkatan beda-beda kan tidak bisa kita samaratakan. Itu mungkin aku yang akan menyesuaikan. Aku ingin lebih fleksibel melayani teman-teman angkatan karena andaikan aku punya visi misi, aku punya program malah tidak tepat sasaran. Mungkin teman-teman angkatan yang bisa merasakan cuma beberapa aja. Aku jujur sedih. Karena aku disini melayani semua teman-teman akuntansi kan. Mungkin kalau bisa seribu orang yang terlayani aku bakal mewujudkan hal itu. Mungkin dari awal aku akan mengedepankan apa yang menjadi keluh kesah mereka, yang menjadi kebutuhan mereka mungkin pelan-pelan aku akan mewujudkan itu. Dan juga aku tipikal orang kalau menjadi pemimpin selalu ingin turun ke bawah buat menyelesaikan masalah. Kalau misal anggotaku tidak suka dengan gaya kepemimpinanku, aku akan turun tangan dengan ajak ngobrol. Aku akan menyampaikan dari sudut pandangku dan kalau dia tidak suka aku mau dikritik. Aku tipe orang yang mau dikritik dan fleksibel.

Kenapa mahasiswa Akun harus memilih Anda?


Karena kembali lagi dengan tagline ku Salam Metal. Metal yang aku bawa itu melayani akuntansi dengan cinta dan sepenuh hati. Ketika aku di hadapkan dengan teman-teman akuntansi aku jujur mau melayani semua angkatan akuntansi. Mungkin angkatan enam belas yang sebagian besar sudah lulus tapi masih ada beberapa yang di sini. Aku ingin berikan pelayanan yang bisa aku berikan kepada mereka. Mereka membutuhkan KMA seperti mungkin berjalan nanti aku akan buka asistensi departemen. Asistensi departemen ini kan sekarang baru ada kelas reguler. Mungkin mata kuliah-mata kuliah untuk mahasiswa tingkat satu sama tingkat dua. Aku di sini mikir kalau buat teman-teman nanti akan dihadapkan ujian komprehensif. Aku disini belum lihat KMA belum menyasar ke arah situ. KMA belum mewadahi teman-teman di tingkat atas buat membantu teman-teman akuntansi mempersiapkan ujian komprehensif. Aku akan menjadi wadah menjadi fasilitator. Satu lagi buat asistensi departemen itu aku akan membuka kelas-kelas software. Sekarang di departemen akuntansi lagi gencar-gencar nya beli software kaya Accurate untuk pembukuan akuntansi, kaya Arbutus buat audit. Nah itu aku pengen temen-temen akuntansi tuh juga bisa belajar begitu. Istilah nya mengerti sedikit lah cara mengoperasikan karena ketika teman-teman akuntansi bisa melek software, melek cara mengoperasikannya, teman-teman bisa beroperasi ketika nantinya masuk dunia kerja. Walaupun nanti tidak dipakai di dunia kerja, tidak sama dengan yang dipakai sekarang tapi minimal teman-teman sudah mengerti cara mengoperasikan di komputer. Daripada sekarang kita kan kalau tidak manual di buku paling di excel, tidak ada fasilitas lain yang bisa digunakan. Mungkin aku ingin kasih itu, bekerjasama dengan departemen. Mungkin ketika nanti aku menjadi ketua himpunan itu aku belum ada kebijakan besar, inovasi besar lainnya yang aku akan tawarkan ke teman-teman, cuma aku lihatnya dari yang sudah ada tapi masih kurang maksimal nih pingin aku kembangin lagi pingin aku disesuaikan dengan yang ada. Nantinya harapan aku pelayanan yang aku berikan kepada teman-teman akuntansi itu dapat terukur dan tepat sasaran ke semua angkatan dan semua angkatan merasakannya. Mungkin kalau misalnya tidak merasakan pelayanan jadi cemburu terus menarik diri dan tidak berpartisipasi buat akuntansi, itu yang aku takutkan. Itu sih hal kecil yang bisa aku tawarkan.

Apa harapan Anda untuk keberlangsungan suksesi himpunan kali ini?

Ya harapanku, aku sudah dua tahun jadi panitia suksesi juga sebelumnya. Harapanku kan kita ada budaya kekeluargaan tapi tidak menutup kemungkinan demokrasi tuh harus tetap jalan di sukesi ini. Jangan walaupun kita kekeluargaan suksesi anteng-anteng aja. Mungkin aku juga mau menawarkan gagasan ke teman-teman akuntansi. Aku lihat Aldo juga selalu kaya gitu, tidak ikut-ikut aja. Aku juga tidak ikut-ikut apa yang jadi pemikiran Aldo. Aku selalu menawarkan hal lain yang bisa aku kasih ke teman-teman akuntansi. Teman-teman akuntansi lebih liat gagasannya daripada rasa kekeluargaannya. Makannya aku dari awal pun buat timses aku tidak langsung narik, “kamu harus ikut aku nih”, mungkin “kamu udah kenal”. Aku terbuka, kalau kamu mau ikut aku monggo kalau tidak ya sudah. Karena prinsip aku ingin teman-teman akuntansi tidak terpecah belah juga. Misalnya aku nembak-nembak siapa yang masuk ke aku malah jatuhnya yang lain juga dapet timses yang kurang terima sama aku. Yang aku takutkan malah timbul perasaan yang menimbulkan perpecahan lah di situ. Dan juga suksesi ini pun walaupun nanti ada panas dalam demokrasinya tapi jangan sampai hilang rasa kekeluargaan, juga tetap memertahankan rasa kekeluargaan ketika nanti sudah selesai suksesi ini. Tapi di suksesi ini kita harus professional. Kalau memang mau pilih pemenang, ya sudah pilih dia. Setelah itu udah lepas. Karena nantinya aku sama Aldo yang akan memimpin KMA.

Apa yang ingin Anda sampaikan kepada mahasiswa Akun sebagai peserta dan pemilik hak suara dalam suksesi himpunan dan atau pemira ini?

Jujur dari tahun pertama aku selalu antusias buat ikut suksesi akuntansi atau pemira kampus, pemira Undip. Karena aku lihat politik kampus tuh aku ingin belajar. Aku tau dari kakak-kakak kelasku dari SMA cerita-cerita gitu ya aku sangat tertarik dengan politik kampus. Makanya dengan adanya suksesi ini aku harap teman-teman akuntansi jangan golput coba gunakan pilihan teman-teman. Kemudian buat teman-teman setelah suksesi ini aku sama Aldo bakal beriringan membangun KMA. Tapi kalau pemira FEB, pemira Undip aku harap teman-teman akuntansi jangan melihat dari identitas. Aku ingin teman-teman akuntansi melihat gagasannya apa yg ditawarkan. Mungkin yang ingin ditawarkan untuk akuntansi. Dan keinginanku juga ketika nantinya gagasan itu menarik dan punya andil besar untuk akuntansi, dapat berpeluang untuk mengajukan akuntansi ya pilih yang itu jangan identitas. Kalau kompeten ya pilih aja. Tapi jangan golput karena golput bukan pilihan bijak karena senetral-netral kita golput tuh bukan pilihan bijak. Karena kita harus memilih mana yang menurut kita paling banyak baiknya dan paling minim jeleknya, dan mungkin untuk kepentingan akuntansi khususnya kalau bisa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *